<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp15,9 Triliun, Naik 104%</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru sebesar Rp15,9 triliun hingga Juli 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104"/><item><title>Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp15,9 Triliun, Naik 104%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2022 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104-yTRqSNlpCO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/24/278/2653377/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp15-9-triliun-naik-104-yTRqSNlpCO.jpg</image><title>Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru sebesar Rp15,9 triliun hingga Juli 2022. Jumlah ini naik 104%, dibandingkan perolehan kontrak pada Juli 2021 yang lalu sebesar Rp7,8 triliun.
Berdasarkan sumber dana, realisasi kontrak baru ADHI yang berasal dari pemerintah sebesar 14%, BUMN dan BUMD sebesar 7%, sementara proyek kepemilikian swasta sebesar 79%.
BACA JUGA:Adhi Karya Raup Pembayaran 2 Proyek Senilai Rp2,8 Triliun

Sedangkan, berdasarkan lini bisnis, kontribusi kontrak baru didominasi lini engineering dan konstruksi sebesar 87%, bisnis properti dan hospitality sebesar 8% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
&quot;Pencapaian pada kontrak baru kali ini, tidak hanya pada nilai kontrak yang diraih, tetapi juga pada kompetensi yang terus dikembangkan secara berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (24/8/2022).
BACA JUGA:Pendapatan Capai Rp6,32 Triliun, Laba Adhi Karya Naik 23,5% di Semester I-2022 

Adapun, beberapa tambahan kontrak besar yang diperoleh ADHI pada Juli 2022 antara lain. proyek Construction Service Work Unit Rate (CS-WUR) di Riau, Masjid Raya Batam Center, serta pekerjaan MRT Fase 2A Contract Package 202 (CP 202).Sebagaimana diketahui, PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menetapkan  Shimizu ADHI Joint Venture (SAJV) sebagai kontraktor pelaksana  pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP202. Proyek konstruksi MRT Fase 2A CP  202 ini merupakan kerja sama Shimizu dan ADHI dengan porsi ADHI sebesar  35%.
Sebelumnya, SAJV juga telah bekerja sama dalam pembangunan MRT  Jakarta Fase 2A CP201 (Bundaran HI-Harmoni). Sebagai informasi, proyek  MRT Fase 2A CP 202 ini meliputi pembangunan tiga buah stasiun bawah  tanah, serta jalur tunnel atau terowongan bawah tanah dari Harmoni  sampai dengan Mangga Besar.
Melalui pekerjaan proyek ini, perseroan terus melakukan pengembangan  kompetensi di bidang prasarana perkeretaapian. Setelah sebelumnya  mengerjakan proyek prasarana LRT Jabodebek dengan struktur elevated,  ADHI meningkatkan pengembangan kompetensi di prasarana perkeretaapian  dengan struktur underground.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru sebesar Rp15,9 triliun hingga Juli 2022. Jumlah ini naik 104%, dibandingkan perolehan kontrak pada Juli 2021 yang lalu sebesar Rp7,8 triliun.
Berdasarkan sumber dana, realisasi kontrak baru ADHI yang berasal dari pemerintah sebesar 14%, BUMN dan BUMD sebesar 7%, sementara proyek kepemilikian swasta sebesar 79%.
BACA JUGA:Adhi Karya Raup Pembayaran 2 Proyek Senilai Rp2,8 Triliun

Sedangkan, berdasarkan lini bisnis, kontribusi kontrak baru didominasi lini engineering dan konstruksi sebesar 87%, bisnis properti dan hospitality sebesar 8% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
&quot;Pencapaian pada kontrak baru kali ini, tidak hanya pada nilai kontrak yang diraih, tetapi juga pada kompetensi yang terus dikembangkan secara berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (24/8/2022).
BACA JUGA:Pendapatan Capai Rp6,32 Triliun, Laba Adhi Karya Naik 23,5% di Semester I-2022 

Adapun, beberapa tambahan kontrak besar yang diperoleh ADHI pada Juli 2022 antara lain. proyek Construction Service Work Unit Rate (CS-WUR) di Riau, Masjid Raya Batam Center, serta pekerjaan MRT Fase 2A Contract Package 202 (CP 202).Sebagaimana diketahui, PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menetapkan  Shimizu ADHI Joint Venture (SAJV) sebagai kontraktor pelaksana  pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP202. Proyek konstruksi MRT Fase 2A CP  202 ini merupakan kerja sama Shimizu dan ADHI dengan porsi ADHI sebesar  35%.
Sebelumnya, SAJV juga telah bekerja sama dalam pembangunan MRT  Jakarta Fase 2A CP201 (Bundaran HI-Harmoni). Sebagai informasi, proyek  MRT Fase 2A CP 202 ini meliputi pembangunan tiga buah stasiun bawah  tanah, serta jalur tunnel atau terowongan bawah tanah dari Harmoni  sampai dengan Mangga Besar.
Melalui pekerjaan proyek ini, perseroan terus melakukan pengembangan  kompetensi di bidang prasarana perkeretaapian. Setelah sebelumnya  mengerjakan proyek prasarana LRT Jabodebek dengan struktur elevated,  ADHI meningkatkan pengembangan kompetensi di prasarana perkeretaapian  dengan struktur underground.</content:encoded></item></channel></rss>
