<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Globe Kita Terang (GLOB) Turun 62,39% Jadi Rp531,37 Juta</title><description>Laba PT Globe Kita Terang (GLOB) turun 62,39% menjadi Rp531,37 juta di semester I 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta"/><item><title>Laba Globe Kita Terang (GLOB) Turun 62,39% Jadi Rp531,37 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2022 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta-BT2DzA4HV7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba GLOB alami penurunan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/24/278/2653583/laba-globe-kita-terang-glob-turun-62-39-jadi-rp531-37-juta-BT2DzA4HV7.jpg</image><title>Laba GLOB alami penurunan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Laba PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) turun 62,39% menjadi Rp531,37 juta di semester I 2022. Emiten produk telekomunikasi ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp30,28 miliar di semester I/2022.
Capaian itu meningkat 65,21% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp18,33 miliar.
BACA JUGA:Emiten Otto Toto Sugiri (EDGE) Suntik Modal Anak Usaha Rp70,11 Miliar

Dalam dua tahun terakhir, GLOB baru saja mengumumkan diversifikasi bisnisnya, yang tak hanya menjual produk seluler, tetapi juga merambah ke produk lifestyle seperti mesin kopi dan biji kopi.
Kendati demikian, kontribusi terbesar pemasukan GLOB masih berasal dari penjualan telepon seluler senilai Rp14,25 miliar. Adapun mesin dan peralatan kopi mampu menduduki urutan kedua yang menyerap sebesar Rp12,66 miliar. Sedangkan penjualan kartu perdana dan voucher isi ulang memberi pendapatan sebanyak Rp3,35 miliar.
BACA JUGA:Kabar Duka! Istri Pendiri Emiten Sri Rejeki Isman (Sritex) Meninggal Dunia

Setelah serangkaian beban, maka GLOB mampu mengamankan laba bersih senilai Rp531,37 juta, alias lebih rendah 62,39% dari paruh pertama tahun 2021 sebesar Rp1,41 miliar. Penurunan ini membuat laba per saham dasar GLOB menjadi Rp0,5, dari semula Rp1,21. Demikian isi laporan keuangan GLOB di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/8/2022).Penyusutan laba terjadi akibat adanya setumpuk beban pendapatan yang  membengkak. Diketahui, pos terbesar datang dari beban pokok senilai  Rp28,49 miliar, beban penjualan Rp996,02 juta, dan umum-administrasi  Rp1,26 miliar.
Neraca per 30 Juni 2022 menunjukkan nilai aset GLOB mencapai Rp11,24  miliar, lebih rendah 16,19% dari akhir 2021 senilai Rp13,42 miliar.  Kewajiban pembayaran/liabilitas sebanyak Rp864,83 miliar, sedangkan  ekuitas mengalami defisit sebanyak Rp853,58 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Laba PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) turun 62,39% menjadi Rp531,37 juta di semester I 2022. Emiten produk telekomunikasi ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp30,28 miliar di semester I/2022.
Capaian itu meningkat 65,21% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp18,33 miliar.
BACA JUGA:Emiten Otto Toto Sugiri (EDGE) Suntik Modal Anak Usaha Rp70,11 Miliar

Dalam dua tahun terakhir, GLOB baru saja mengumumkan diversifikasi bisnisnya, yang tak hanya menjual produk seluler, tetapi juga merambah ke produk lifestyle seperti mesin kopi dan biji kopi.
Kendati demikian, kontribusi terbesar pemasukan GLOB masih berasal dari penjualan telepon seluler senilai Rp14,25 miliar. Adapun mesin dan peralatan kopi mampu menduduki urutan kedua yang menyerap sebesar Rp12,66 miliar. Sedangkan penjualan kartu perdana dan voucher isi ulang memberi pendapatan sebanyak Rp3,35 miliar.
BACA JUGA:Kabar Duka! Istri Pendiri Emiten Sri Rejeki Isman (Sritex) Meninggal Dunia

Setelah serangkaian beban, maka GLOB mampu mengamankan laba bersih senilai Rp531,37 juta, alias lebih rendah 62,39% dari paruh pertama tahun 2021 sebesar Rp1,41 miliar. Penurunan ini membuat laba per saham dasar GLOB menjadi Rp0,5, dari semula Rp1,21. Demikian isi laporan keuangan GLOB di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/8/2022).Penyusutan laba terjadi akibat adanya setumpuk beban pendapatan yang  membengkak. Diketahui, pos terbesar datang dari beban pokok senilai  Rp28,49 miliar, beban penjualan Rp996,02 juta, dan umum-administrasi  Rp1,26 miliar.
Neraca per 30 Juni 2022 menunjukkan nilai aset GLOB mencapai Rp11,24  miliar, lebih rendah 16,19% dari akhir 2021 senilai Rp13,42 miliar.  Kewajiban pembayaran/liabilitas sebanyak Rp864,83 miliar, sedangkan  ekuitas mengalami defisit sebanyak Rp853,58 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
