<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar AS Kokoh, Investor Menanti Pidato Jerome Powell</title><description>Indeks dolar AS menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell"/><item><title>Indeks Dolar AS Kokoh, Investor Menanti Pidato Jerome Powell</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell</guid><pubDate>Kamis 25 Agustus 2022 06:53 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell-PfS78CVyNW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS menguat (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654034/indeks-dolar-as-kokoh-investor-menanti-pidato-jerome-powell-PfS78CVyNW.jpg</image><title>Dolar AS menguat (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Indeks dolar AS menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar menguat karena pelaku pasar menunggu pidato penting oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk petunjuk baru tentang seberapa agresif bank sentral dalam pertempurannya melawan inflasi.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Dolar AS

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, naik 0,05% menjadi 108,67, bertahan sedikit di bawah level tertinggi 20 tahun di 109,29 yang dicapai pada 14 Juli, demikian dilansir dari Antara, Kamis (25/8/2022).
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD0,9965 dari USD0,9963 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,1788 dari USD1,1818 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,6906 dari USD0,6922.
BACA JUGA:Dolar AS Meroket Usai Pejabat The Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga 

Dolar AS dibeli 137,09 yen Jepang, lebih tinggi dari 136,85 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9670 franc Swiss dari 0,9647 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2976 dolar Kanada dari 1,2964 dolar Kanada.
Powell akan membuat pidato utama pada Jumat (26/8/2022) di simposium bank-bank sentral Jackson Hole.&quot;Pasar akan mendengarkan setiap kata yang Tuan Powell katakan untuk  mengumpulkan wawasan tentang berapa banyak Fed akan menaikkan suku pada  21 September,&quot; Kevin Matras, wakil presiden eksekutif di Zacks  Investment Research, mengatakan Rabu (24/8/2022) dalam sebuah catatan.
&quot;Selain itu, mereka akan mencari petunjuk tentang apa yang terjadi setelah itu,&quot; katanya.
Para pedagang berjangka dana Fed memperkirakan peluang 61% bahwa Fed  akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin lagi pada pertemuan  September, dan probabilitas 39% untuk kenaikan 50 basis poin.
Greenback dapat mengembalikan beberapa keuntungannya pada Jumat  (26/8/2022) jika Powell mengungkapkan kekhawatiran tentang dampak  pengetatan moneter.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks dolar AS menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar menguat karena pelaku pasar menunggu pidato penting oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk petunjuk baru tentang seberapa agresif bank sentral dalam pertempurannya melawan inflasi.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Dolar AS

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, naik 0,05% menjadi 108,67, bertahan sedikit di bawah level tertinggi 20 tahun di 109,29 yang dicapai pada 14 Juli, demikian dilansir dari Antara, Kamis (25/8/2022).
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD0,9965 dari USD0,9963 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,1788 dari USD1,1818 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,6906 dari USD0,6922.
BACA JUGA:Dolar AS Meroket Usai Pejabat The Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga 

Dolar AS dibeli 137,09 yen Jepang, lebih tinggi dari 136,85 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9670 franc Swiss dari 0,9647 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2976 dolar Kanada dari 1,2964 dolar Kanada.
Powell akan membuat pidato utama pada Jumat (26/8/2022) di simposium bank-bank sentral Jackson Hole.&quot;Pasar akan mendengarkan setiap kata yang Tuan Powell katakan untuk  mengumpulkan wawasan tentang berapa banyak Fed akan menaikkan suku pada  21 September,&quot; Kevin Matras, wakil presiden eksekutif di Zacks  Investment Research, mengatakan Rabu (24/8/2022) dalam sebuah catatan.
&quot;Selain itu, mereka akan mencari petunjuk tentang apa yang terjadi setelah itu,&quot; katanya.
Para pedagang berjangka dana Fed memperkirakan peluang 61% bahwa Fed  akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin lagi pada pertemuan  September, dan probabilitas 39% untuk kenaikan 50 basis poin.
Greenback dapat mengembalikan beberapa keuntungannya pada Jumat  (26/8/2022) jika Powell mengungkapkan kekhawatiran tentang dampak  pengetatan moneter.</content:encoded></item></channel></rss>
