<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran BBM Subsidi Pakai Data Orang Miskin, Menteri ESDM: Tepat Sasaran</title><description>Penyaluran BBM subsidi akan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran"/><item><title>Penyaluran BBM Subsidi Pakai Data Orang Miskin, Menteri ESDM: Tepat Sasaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran</guid><pubDate>Kamis 25 Agustus 2022 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran-b8rW0Rpn4P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyaluran BBM subsidi pakai data orang miskin (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654077/penyaluran-bbm-subsidi-pakai-data-orang-miskin-menteri-esdm-tepat-sasaran-b8rW0Rpn4P.jpg</image><title>Penyaluran BBM subsidi pakai data orang miskin (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Penyaluran BBM subsidi akan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penyaluran BBM subsidi menggunakan data tersebut dinilai akan tepat sasaran.
&quot;Dengan data ini untuk tepat sasaran bisa dilaksanakan dan kemudian bantuan langsung ini bisa dialokasikan lebih tepat lagi,&quot; kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, ditulis Kamis (25/8/2022).
BACA JUGA:Bansos Cair jika Harga BBM Naik
Dia menuturkan penggunaan data terpadu kesejahteraan sosial membutuhkan koordinasi dengan instansi terkait.
Selain penggunaan DTKS, pemerintah juga menggulirkan program-program pembatasan mulai dari peraturan yang sedang digodok hingga digitalisasi SPBU bekerjasama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mendapatkan data-data kendaraan.
BACA JUGA:Ngeri! Ini Modus Truk Zombie Penghisap BBM Subsidi
&quot;Biasanya dalam BPKB kendaraan, STNK, itu ada CC sekian liter dan kapasitas volume yang selama ini banyak dimodifikasi yang tadinya cuma 60 liter dimodifikasi menjadi 100 liter, ada juga yang sampai 400 liter. Kebanyakan bukan mengangkut komoditas tetapi mengangkut BBM yang arahnya meleset,&quot; tutur dia.
&quot;Ini adalah tahapan yang sedang dalam kajian kami,&quot; tambahnya.Adapun, Menteri ESDM mengharapkan razia aparat bisa diintensifkan  kembali terhitung sejak semester kedua sampai akhir tahun ini, sehingga  kasus-kasus penimbunan BBM bersubsidi dapat terungkap dan pelakunya  menerima ganjaran hukum.
Sejauh ini, pemerintah masih mengkaji harga BBM subsidi yang akan  naik dan dampaknya terhadap inflasi, sehingga membutuhkan koordinasi  dengan kementerian terkait lainnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mengusulkan  kepada Kementerian ESDM untuk membentuk satuan tugas pengawasan  distribusi bahan bakar minyak agar penyalurannya kepada masyarakat bisa  lebih tepat sasaran.
Menurutnya, pemerintah tidak mempunyai satuan tugas pengawasan karena  melimpahkan tugas kepada BPH Migas. Sementara itu, BPH Migas memiliki  keterbatasan kemampuan dan jaringan ke akar rumput yang tidak begitu  kuat.</description><content:encoded>JAKARTA - Penyaluran BBM subsidi akan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penyaluran BBM subsidi menggunakan data tersebut dinilai akan tepat sasaran.
&quot;Dengan data ini untuk tepat sasaran bisa dilaksanakan dan kemudian bantuan langsung ini bisa dialokasikan lebih tepat lagi,&quot; kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, ditulis Kamis (25/8/2022).
BACA JUGA:Bansos Cair jika Harga BBM Naik
Dia menuturkan penggunaan data terpadu kesejahteraan sosial membutuhkan koordinasi dengan instansi terkait.
Selain penggunaan DTKS, pemerintah juga menggulirkan program-program pembatasan mulai dari peraturan yang sedang digodok hingga digitalisasi SPBU bekerjasama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mendapatkan data-data kendaraan.
BACA JUGA:Ngeri! Ini Modus Truk Zombie Penghisap BBM Subsidi
&quot;Biasanya dalam BPKB kendaraan, STNK, itu ada CC sekian liter dan kapasitas volume yang selama ini banyak dimodifikasi yang tadinya cuma 60 liter dimodifikasi menjadi 100 liter, ada juga yang sampai 400 liter. Kebanyakan bukan mengangkut komoditas tetapi mengangkut BBM yang arahnya meleset,&quot; tutur dia.
&quot;Ini adalah tahapan yang sedang dalam kajian kami,&quot; tambahnya.Adapun, Menteri ESDM mengharapkan razia aparat bisa diintensifkan  kembali terhitung sejak semester kedua sampai akhir tahun ini, sehingga  kasus-kasus penimbunan BBM bersubsidi dapat terungkap dan pelakunya  menerima ganjaran hukum.
Sejauh ini, pemerintah masih mengkaji harga BBM subsidi yang akan  naik dan dampaknya terhadap inflasi, sehingga membutuhkan koordinasi  dengan kementerian terkait lainnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mengusulkan  kepada Kementerian ESDM untuk membentuk satuan tugas pengawasan  distribusi bahan bakar minyak agar penyalurannya kepada masyarakat bisa  lebih tepat sasaran.
Menurutnya, pemerintah tidak mempunyai satuan tugas pengawasan karena  melimpahkan tugas kepada BPH Migas. Sementara itu, BPH Migas memiliki  keterbatasan kemampuan dan jaringan ke akar rumput yang tidak begitu  kuat.</content:encoded></item></channel></rss>
