<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Harga BBM Subsidi bagai Buah Simalakama</title><description>Pemerintah berencana menaikkan harga BBM subsidi. Pilihan menaikkan harga BBM ibarat buah simalakama bagi pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama"/><item><title>Kenaikan Harga BBM Subsidi bagai Buah Simalakama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama</guid><pubDate>Kamis 25 Agustus 2022 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama-onDPpksUzi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kenaikan harga BBM bagai buah simalakama (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654206/kenaikan-harga-bbm-subsidi-bagai-buah-simalakama-onDPpksUzi.jpeg</image><title>Kenaikan harga BBM bagai buah simalakama (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan harga BBM subsidi. Pilihan menaikkan harga BBM ibarat buah simalakama bagi pemerintah.
Namun Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai menaikkan harga BBM langkah tepat. Dia mengatakan bahwa harga jual pertalite di bawah harga keekonomian, sedangkan di sisi lain, jika dilakukan penambahan subsidi justru akan membuat beban anggaran meningkat.
BACA JUGA:Bansos Dipastikan Cair meski Subsidi BBM 2023 Dipangkas

&amp;ldquo;Kalau harga tidak naik sesuai keekonomian, maka Pemerintah tetap harus menambah subsidi. Sedangkan penambahan subsidi, terbentur kapasitas fiskal yang terbatas. Semakin besar subsidi, beban anggaran juga meningkat,&amp;rdquo; kata Fabby di Jakarta, Kamis (25/8/2022).
Selain itu, jika Pemerintah tidak meningkatkan harganya, maka akan membuat konsumsi BBM menjadi tidak rasional.
BACA JUGA:Anggota DPR: Saat Minyak Dunia Turun Kok Harga BBM Enggak Turun Pak?

&amp;ldquo;Subsidi harga BBM juga mendorong konsumsi BBM pengguna jadi tidak rasional. Ini akan mendorong kenaikan konsumsi BBM,&amp;rdquo; tegasnya.
Untuk itu, Fabby mendukung kenaikan harga Pertalite, apalagi saat ini praktik subsidi pada Pertalite justru banyak yang salah sasaran dimana banyak masyarakat mampu yang memiliki mobil justru turut menikmati Pertalite yang notabene BBM subsidi.
Namun demikian, dia mengingatkan agar Pemerintah juga berhati-hati  dalam mengambil kebijakan karena kenaikan BBM subsidi, tentu berdampak  terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi bagi Pemerintah, ini buah simalakama. Sama-sama pilihan yang  sulit. Makanya, saya mendukung kenaikan harga BBM dengan catatan  Pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial,&amp;rdquo; jelas Fabby dalam  keterangannya.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah juga harus melarang penggunaan  Pertalite oleh mobil pribadi, sehingga hanya motor yang bisa menggunakan  BBM subsidi tersebut.
&amp;ldquo;Cara ini membuat kuota subsidi bisa tetap terjaga,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan harga BBM subsidi. Pilihan menaikkan harga BBM ibarat buah simalakama bagi pemerintah.
Namun Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai menaikkan harga BBM langkah tepat. Dia mengatakan bahwa harga jual pertalite di bawah harga keekonomian, sedangkan di sisi lain, jika dilakukan penambahan subsidi justru akan membuat beban anggaran meningkat.
BACA JUGA:Bansos Dipastikan Cair meski Subsidi BBM 2023 Dipangkas

&amp;ldquo;Kalau harga tidak naik sesuai keekonomian, maka Pemerintah tetap harus menambah subsidi. Sedangkan penambahan subsidi, terbentur kapasitas fiskal yang terbatas. Semakin besar subsidi, beban anggaran juga meningkat,&amp;rdquo; kata Fabby di Jakarta, Kamis (25/8/2022).
Selain itu, jika Pemerintah tidak meningkatkan harganya, maka akan membuat konsumsi BBM menjadi tidak rasional.
BACA JUGA:Anggota DPR: Saat Minyak Dunia Turun Kok Harga BBM Enggak Turun Pak?

&amp;ldquo;Subsidi harga BBM juga mendorong konsumsi BBM pengguna jadi tidak rasional. Ini akan mendorong kenaikan konsumsi BBM,&amp;rdquo; tegasnya.
Untuk itu, Fabby mendukung kenaikan harga Pertalite, apalagi saat ini praktik subsidi pada Pertalite justru banyak yang salah sasaran dimana banyak masyarakat mampu yang memiliki mobil justru turut menikmati Pertalite yang notabene BBM subsidi.
Namun demikian, dia mengingatkan agar Pemerintah juga berhati-hati  dalam mengambil kebijakan karena kenaikan BBM subsidi, tentu berdampak  terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi bagi Pemerintah, ini buah simalakama. Sama-sama pilihan yang  sulit. Makanya, saya mendukung kenaikan harga BBM dengan catatan  Pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial,&amp;rdquo; jelas Fabby dalam  keterangannya.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah juga harus melarang penggunaan  Pertalite oleh mobil pribadi, sehingga hanya motor yang bisa menggunakan  BBM subsidi tersebut.
&amp;ldquo;Cara ini membuat kuota subsidi bisa tetap terjaga,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
