<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas Sebut Harga Telur Turun Lagi dalam 2 Minggu</title><description>Zulkifli Hasan menargetkan harga telur ayam dapat kembali normal dalam dua pekan ke depan dengan upaya menstabilkan permintaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu"/><item><title>Mendag Zulhas Sebut Harga Telur Turun Lagi dalam 2 Minggu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu</guid><pubDate>Kamis 25 Agustus 2022 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu-snGHsh12EO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/25/320/2654425/mendag-zulhas-sebut-harga-telur-turun-lagi-dalam-2-minggu-snGHsh12EO.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menargetkan harga telur ayam dapat kembali normal dalam dua pekan ke depan dengan upaya menstabilkan permintaan dan meningkatkan produksi.
Zulhas, sapaan akrabnya, menjelaskan kenaikan harga telur dalam beberapa terakhir karena melonjaknya permintaan, sementara suplai atau produksi tidak memadai.
BACA JUGA:Harga Telur Naik Imbas Bansos, Mendag Zulhas: Bukan Salah Mensos

&amp;ldquo;Mudah-mudahan paling lambat dua minggu sudah normal harga telur ayam. Walaupun itu juga nanti akan kita tambah ayam untuk petelur itu,&amp;rdquo; katanya, Kamis (25/8/2022).
Salah satu faktor penyebab meningkatnya permintaan telur, kata Zulhas, adalah program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat dengan salah satu bantuannya adalah telur ayam. Karena pengadaan bansos itu, permintaan telur ayam melonjak di berbagai daerah.
&amp;ldquo;Ini rapel uangnya (uang bansos) tiga bulan agak banyak, jadi ada permintaan selama lima hari mendadak, pasar kurang pasokannya.. Biasa kalau pasokan kurang dikit, kaget, harga naik,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Tembus 32.000/Kg, Wapres: Mudah-mudahan Temporary Saja

Zulhas mengaku sudah bertemu para perwakilan pengusaha telur. Para pelaku usaha meminta agar skema penyaluran bansos dibuat secara periodik agar produksi dapat mencukupi permintaan.&amp;ldquo;Sarannya, bisa tidak bansos tiap bulan karena telur itu kan tidak bisa cepat. Jadi kalau bisa tiap bulan, sehingga ketika dibelanjakan tidak ada permintaan yang mendadak banyak,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Zulhas, rata-rata harga telur saat ini sebesar Rp31 ribu kilogram. Ia ingin mampu menurunkan harga telur di titik keseimbangan agar tidak terlalu membebani konsumen dan tetap mampu memberikan keuntungan terhadap peternak.
&amp;ldquo;Telur ayam memang Rp31 ribu sekarang, tapi waktu saya duduk (dilantik menjadi Mendag) Rp32 ribu. Sekarang Rp31 ribu sempat turun sampai Rp26 ribu-Rp25 ribu. Memang harga sedang itu Rp27 ribu-Rp28ribu itu untung peternaknya. Harga Rp31 ribu kemahalan,&amp;rdquo; kata Zulhas.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menargetkan harga telur ayam dapat kembali normal dalam dua pekan ke depan dengan upaya menstabilkan permintaan dan meningkatkan produksi.
Zulhas, sapaan akrabnya, menjelaskan kenaikan harga telur dalam beberapa terakhir karena melonjaknya permintaan, sementara suplai atau produksi tidak memadai.
BACA JUGA:Harga Telur Naik Imbas Bansos, Mendag Zulhas: Bukan Salah Mensos

&amp;ldquo;Mudah-mudahan paling lambat dua minggu sudah normal harga telur ayam. Walaupun itu juga nanti akan kita tambah ayam untuk petelur itu,&amp;rdquo; katanya, Kamis (25/8/2022).
Salah satu faktor penyebab meningkatnya permintaan telur, kata Zulhas, adalah program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat dengan salah satu bantuannya adalah telur ayam. Karena pengadaan bansos itu, permintaan telur ayam melonjak di berbagai daerah.
&amp;ldquo;Ini rapel uangnya (uang bansos) tiga bulan agak banyak, jadi ada permintaan selama lima hari mendadak, pasar kurang pasokannya.. Biasa kalau pasokan kurang dikit, kaget, harga naik,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Tembus 32.000/Kg, Wapres: Mudah-mudahan Temporary Saja

Zulhas mengaku sudah bertemu para perwakilan pengusaha telur. Para pelaku usaha meminta agar skema penyaluran bansos dibuat secara periodik agar produksi dapat mencukupi permintaan.&amp;ldquo;Sarannya, bisa tidak bansos tiap bulan karena telur itu kan tidak bisa cepat. Jadi kalau bisa tiap bulan, sehingga ketika dibelanjakan tidak ada permintaan yang mendadak banyak,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Zulhas, rata-rata harga telur saat ini sebesar Rp31 ribu kilogram. Ia ingin mampu menurunkan harga telur di titik keseimbangan agar tidak terlalu membebani konsumen dan tetap mampu memberikan keuntungan terhadap peternak.
&amp;ldquo;Telur ayam memang Rp31 ribu sekarang, tapi waktu saya duduk (dilantik menjadi Mendag) Rp32 ribu. Sekarang Rp31 ribu sempat turun sampai Rp26 ribu-Rp25 ribu. Memang harga sedang itu Rp27 ribu-Rp28ribu itu untung peternaknya. Harga Rp31 ribu kemahalan,&amp;rdquo; kata Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
