<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stok Pertalite Habis di Oktober 2022, Sri Mulyani: Disubsidi Rp6.800 per Liter</title><description>Stok Pertalite dan Solar subsidi akan habis pada Oktober 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter"/><item><title>Stok Pertalite Habis di Oktober 2022, Sri Mulyani: Disubsidi Rp6.800 per Liter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter</guid><pubDate>Jum'at 26 Agustus 2022 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter-pww7LCkZeJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stok Pertalite dan Solar subsidi akan habis Oktober 2022 (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655286/stok-pertalite-habis-di-oktober-2022-sri-mulyani-disubsidi-rp6-800-per-liter-pww7LCkZeJ.jpg</image><title>Stok Pertalite dan Solar subsidi akan habis Oktober 2022 (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Stok Pertalite dan Solar subsidi akan habis pada Oktober 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan peningkatan konsumsi BBM terjadi seiring pemulihan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
BACA JUGA:Ini Harga BBM Pertalite Asli Tanpa Disubsidi, Rp17.200 per Liter!

&quot;Proyeksi konsumsi Solar sebesar 17,44 juta KL atau sudah 115% dari kuota, dan proyeksi konsumsi Pertalite 29,07 juta KL atau 126% dari kuota. Yang jadi masalah, semua subsidi Rp502,4 triliun itu akan habis di bulan Oktober,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat(26/8/2022).
Dia menyampaikan tren harga minyak dunia terus melonjak naik. Outlook perkiraan harga internasional (Brent) oleh EIA diproyeksikan sepanjang tahun ini harga minyak di USD104,8 per barel dan berdasarkan forecast consensus, harga minyak ada di USD105 per barel.
BACA JUGA:Daftar Lengkap Harga BBM di RI Tanpa Subsidi: Pertalite Rp17.200/Liter, Pertamax Rp19.900/Liter

Dia mencontohkan, di kondisi saat ini harga Solar dijual ke masyarakat hanya Rp5.150 per liter, sebesar 37% dari harga keekonomiannya yang berada di Rp13.950 per liter, artinya masyarakat dan seluruh perekonomian mendapatkan subsidi 63% dari harga keekonomian atau riil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk Pertalite juga sama, harga di masyarakat itu Rp7.650 per  liter, kalau sekarang ICP di USD105 dan kurs nilai tukar Rupiahnya di  Rp14.700 per USD, maka harga Pertalite harusnya di Rp14.450 per liter,  artinya harga Pertalite sekarang ini adalah 53% rakyat yang mengkonsumsi  dan menggunakan Pertalite setiap liternya mendapatkan subsidi Rp6.800,&quot;  ujar Sri
Pertamax yang harganya sekarang di Rp12.500 per liter, harusnya harga  keekonomiannya di Rp17.300 per liter. Bahkan, sebut dia, Pertamax  sekalipun yang dikonsumsi oleh mobil-mobil bagus dan pemiliknya mampu,  setiap liternya mereka mendapatkan subsidi Rp4.800. LPG yang sekarang  harga jual per kg adalah Rp4.250, dengan harga dan kurs sekarang,  harusnya harganya Rp18.500 per kg.
&quot;Ini berarti setiap kg LPG konsumen mendapatkan subsidi Rp14.230.  Jadi tiap masyarakat beli LPG 3 kg, kita bayangkan maka mereka  mendapatkan Rp42 ribu lebih subsidi,&quot; ungkap Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Stok Pertalite dan Solar subsidi akan habis pada Oktober 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan peningkatan konsumsi BBM terjadi seiring pemulihan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
BACA JUGA:Ini Harga BBM Pertalite Asli Tanpa Disubsidi, Rp17.200 per Liter!

&quot;Proyeksi konsumsi Solar sebesar 17,44 juta KL atau sudah 115% dari kuota, dan proyeksi konsumsi Pertalite 29,07 juta KL atau 126% dari kuota. Yang jadi masalah, semua subsidi Rp502,4 triliun itu akan habis di bulan Oktober,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat(26/8/2022).
Dia menyampaikan tren harga minyak dunia terus melonjak naik. Outlook perkiraan harga internasional (Brent) oleh EIA diproyeksikan sepanjang tahun ini harga minyak di USD104,8 per barel dan berdasarkan forecast consensus, harga minyak ada di USD105 per barel.
BACA JUGA:Daftar Lengkap Harga BBM di RI Tanpa Subsidi: Pertalite Rp17.200/Liter, Pertamax Rp19.900/Liter

Dia mencontohkan, di kondisi saat ini harga Solar dijual ke masyarakat hanya Rp5.150 per liter, sebesar 37% dari harga keekonomiannya yang berada di Rp13.950 per liter, artinya masyarakat dan seluruh perekonomian mendapatkan subsidi 63% dari harga keekonomian atau riil.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk Pertalite juga sama, harga di masyarakat itu Rp7.650 per  liter, kalau sekarang ICP di USD105 dan kurs nilai tukar Rupiahnya di  Rp14.700 per USD, maka harga Pertalite harusnya di Rp14.450 per liter,  artinya harga Pertalite sekarang ini adalah 53% rakyat yang mengkonsumsi  dan menggunakan Pertalite setiap liternya mendapatkan subsidi Rp6.800,&quot;  ujar Sri
Pertamax yang harganya sekarang di Rp12.500 per liter, harusnya harga  keekonomiannya di Rp17.300 per liter. Bahkan, sebut dia, Pertamax  sekalipun yang dikonsumsi oleh mobil-mobil bagus dan pemiliknya mampu,  setiap liternya mereka mendapatkan subsidi Rp4.800. LPG yang sekarang  harga jual per kg adalah Rp4.250, dengan harga dan kurs sekarang,  harusnya harganya Rp18.500 per kg.
&quot;Ini berarti setiap kg LPG konsumen mendapatkan subsidi Rp14.230.  Jadi tiap masyarakat beli LPG 3 kg, kita bayangkan maka mereka  mendapatkan Rp42 ribu lebih subsidi,&quot; ungkap Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
