<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Kartu Sembako Cair, 18,8 Juta Keluarga Dapat Bansos Rp600.000 Tanpa Potongan</title><description>Program kartu sembako cair berupa bansos Rp600.000 tanpa potongan. Bansos sembako diberikan ke 18,8 juta keluarga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan"/><item><title>Program Kartu Sembako Cair, 18,8 Juta Keluarga Dapat Bansos Rp600.000 Tanpa Potongan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan</guid><pubDate>Jum'at 26 Agustus 2022 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan-ZWfQxgMY3V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos Rp600.000 cair tanpa potongan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655304/program-kartu-sembako-cair-18-8-juta-keluarga-dapat-bansos-rp600-000-tanpa-potongan-ZWfQxgMY3V.jpg</image><title>Bansos Rp600.000 cair tanpa potongan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Program kartu sembako cair berupa bansos Rp600.000 tanpa potongan. Bansos sembako diberikan ke 18,8 juta keluarga.
Program Kartu Sembako yang menyasar pada 18,8 juta KPM, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng sebesar Rp7,2 triliun atau setara 23,9 kita penerima manfaat, serta BLT desa sebesar Rp17,1 triliun atau setara 7,5 juta KPM.
BACA JUGA:Simak Ya! Ini Cara Cek Penerima Bansos Online untuk Dapat BLT Balita hingga BLT Sekolah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjabarkan realisasi penggunaan anggaran untuk program penanganan Covid-19 mencapai 28,9% atau Rp35,4 triliun dari pagu Rp122,54 triliun.
&quot;Terkait program kenangan covid dan pemilihan Ekonomi Naisonal, ini penanganan kesehatan 35,4 triliun sudah digunakan setara 28,9% dari pagu Rp122,54 triliun, ini digunakan untuk penananganan pasien, Insentif nakes, pengadaan vaksin, dan dukungan belanja daerah,&quot; ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers evaluasi PPKM, dikutip Jumat (26/8/2022).
BACA JUGA:Peringatan! Bansos Rp600 Ribu Cair Jangan Dipakai Beli Rokok, Apalagi Miras

Dari realisasi tersebut, anggaran yang digunakan untuk program perlindungan masyarakat sudah digunakan Rp82,3 triliun. Untuk&amp;nbsp;Program Keluarga Harapan&amp;nbsp;sebesar Rp53,2 triliun atau setara 10 juta Keluarga Penerima Manfaat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS8xLzE1MjQzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk program penanganan pedagang kaki lima dan warung nelayan  sekitar Rp1,3 triliun dan Kartu Prakerja Rp8,9 triliun untuk 2,5 juta  peserta,&quot; sambungnya.
Selain itu, realisasi anggaran untuk penguatan pemulihan ekonomi juga  sudah terealisasi 33,8% dari total pagu Rp178,32 triliun. Pada program  ini juga dilakukan untuk program ketahan pangan, pengembangan kawasan  industri, serta dukungan UMKM dan insentif perpajakan.
&quot;Jadi disini fungsi APBN sebagai absorber terus dilaksanakan, dan  program PC PEN dilakukan sesuai dengan dinamika yang ada,&quot; kata Menko  Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Program kartu sembako cair berupa bansos Rp600.000 tanpa potongan. Bansos sembako diberikan ke 18,8 juta keluarga.
Program Kartu Sembako yang menyasar pada 18,8 juta KPM, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng sebesar Rp7,2 triliun atau setara 23,9 kita penerima manfaat, serta BLT desa sebesar Rp17,1 triliun atau setara 7,5 juta KPM.
BACA JUGA:Simak Ya! Ini Cara Cek Penerima Bansos Online untuk Dapat BLT Balita hingga BLT Sekolah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjabarkan realisasi penggunaan anggaran untuk program penanganan Covid-19 mencapai 28,9% atau Rp35,4 triliun dari pagu Rp122,54 triliun.
&quot;Terkait program kenangan covid dan pemilihan Ekonomi Naisonal, ini penanganan kesehatan 35,4 triliun sudah digunakan setara 28,9% dari pagu Rp122,54 triliun, ini digunakan untuk penananganan pasien, Insentif nakes, pengadaan vaksin, dan dukungan belanja daerah,&quot; ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers evaluasi PPKM, dikutip Jumat (26/8/2022).
BACA JUGA:Peringatan! Bansos Rp600 Ribu Cair Jangan Dipakai Beli Rokok, Apalagi Miras

Dari realisasi tersebut, anggaran yang digunakan untuk program perlindungan masyarakat sudah digunakan Rp82,3 triliun. Untuk&amp;nbsp;Program Keluarga Harapan&amp;nbsp;sebesar Rp53,2 triliun atau setara 10 juta Keluarga Penerima Manfaat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS8xLzE1MjQzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk program penanganan pedagang kaki lima dan warung nelayan  sekitar Rp1,3 triliun dan Kartu Prakerja Rp8,9 triliun untuk 2,5 juta  peserta,&quot; sambungnya.
Selain itu, realisasi anggaran untuk penguatan pemulihan ekonomi juga  sudah terealisasi 33,8% dari total pagu Rp178,32 triliun. Pada program  ini juga dilakukan untuk program ketahan pangan, pengembangan kawasan  industri, serta dukungan UMKM dan insentif perpajakan.
&quot;Jadi disini fungsi APBN sebagai absorber terus dilaksanakan, dan  program PC PEN dilakukan sesuai dengan dinamika yang ada,&quot; kata Menko  Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
