<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subsidi Energi Rp502,4 Triliun Bisa Bangun 3.333 RS hingga Rampungkan Tol Trans Sumatera</title><description>Anggaran subsidi energi dalam APBN tembus Rp502,4 triliun. Anggaran tersebut meningkat untuk menambal subsidi BBM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera"/><item><title>Subsidi Energi Rp502,4 Triliun Bisa Bangun 3.333 RS hingga Rampungkan Tol Trans Sumatera</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera</guid><pubDate>Jum'at 26 Agustus 2022 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera-9H4A6Xjk6D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran subsidi BBM bisa untuk bangun rumah sakit dan jalan tol (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655335/subsidi-energi-rp502-4-triliun-bisa-bangun-3-333-rs-hingga-rampungkan-tol-trans-sumatera-9H4A6Xjk6D.jpg</image><title>Anggaran subsidi BBM bisa untuk bangun rumah sakit dan jalan tol (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Anggaran subsidi energi dalam APBN tembus Rp502,4 triliun. Anggaran tersebut meningkat untuk menambal subsidi BBM di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan anggaran subsidi dan kompensasi Rp502,4 triliun sangatlah besar. Akan tetapi, subsidi dan kompensasi energi yang dianggarkan pemerintah ternyata lebih banyak dinikmati oleh konsumen masyarakat golongan mampu.
BACA JUGA:Sri Mulyani: 95% Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya!

&quot;Dari sisi anggaran, uangnya ratusan triliun, apalagi kalau Rp502,4 triliun naik dapat tambahan Rp698 triliun, ratusan triliun itu yang banyak menikmati adalah kelompok  menengah atas. Yang paling miskin justru mendapatkan sangat kecil,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat(26/8/2022).
BACA JUGA:6 Fakta Harga BBM Pertalite dan Pertamax yang Sebenarnya, Jangan Kaget jika Naik!

Dia pun memberikan gambaran, anggaran besar Rp502,4 triliun bisa dipakai untuk apa saja dalam APBN. Angka ini bisa membangun 3.333 rumah sakit (RS) kelas menengah atau Rp150 miliar per RS, jika Menteri Kesehatan meminta anggaran supaya bisa membangun RS hingga ke seluruh pelosok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Atau bisa membangun 227.886 sekolah dasar (SD) dengan biaya Rp2,19  miliar per SD. Bisa juga kita membangun 3.501 ruas tol baru dengan biaya  Rp142,8 miliar per km. Ini bisa nyelesaiin semua tol di Sumatera sih  menurut saya, bahkan lewat, karena kemarin masih ada yang belum  tersambung,&quot; ungkap Sri.
Tak hanya itu saja, anggaran Rp502,4 triliun ini juga bisa membangun  41.666 Puskesmas dengan biaya Rp12 miliar per unit di seluruh pelosok  tanah air, terutama di daerah-daerah 3T, yang mereka jelas tidak  menikmati subsidi Rp502,4 triliun tadi,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggaran subsidi energi dalam APBN tembus Rp502,4 triliun. Anggaran tersebut meningkat untuk menambal subsidi BBM di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan anggaran subsidi dan kompensasi Rp502,4 triliun sangatlah besar. Akan tetapi, subsidi dan kompensasi energi yang dianggarkan pemerintah ternyata lebih banyak dinikmati oleh konsumen masyarakat golongan mampu.
BACA JUGA:Sri Mulyani: 95% Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya!

&quot;Dari sisi anggaran, uangnya ratusan triliun, apalagi kalau Rp502,4 triliun naik dapat tambahan Rp698 triliun, ratusan triliun itu yang banyak menikmati adalah kelompok  menengah atas. Yang paling miskin justru mendapatkan sangat kecil,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat(26/8/2022).
BACA JUGA:6 Fakta Harga BBM Pertalite dan Pertamax yang Sebenarnya, Jangan Kaget jika Naik!

Dia pun memberikan gambaran, anggaran besar Rp502,4 triliun bisa dipakai untuk apa saja dalam APBN. Angka ini bisa membangun 3.333 rumah sakit (RS) kelas menengah atau Rp150 miliar per RS, jika Menteri Kesehatan meminta anggaran supaya bisa membangun RS hingga ke seluruh pelosok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNi80LzE1MjQ2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Atau bisa membangun 227.886 sekolah dasar (SD) dengan biaya Rp2,19  miliar per SD. Bisa juga kita membangun 3.501 ruas tol baru dengan biaya  Rp142,8 miliar per km. Ini bisa nyelesaiin semua tol di Sumatera sih  menurut saya, bahkan lewat, karena kemarin masih ada yang belum  tersambung,&quot; ungkap Sri.
Tak hanya itu saja, anggaran Rp502,4 triliun ini juga bisa membangun  41.666 Puskesmas dengan biaya Rp12 miliar per unit di seluruh pelosok  tanah air, terutama di daerah-daerah 3T, yang mereka jelas tidak  menikmati subsidi Rp502,4 triliun tadi,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
