<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: 68% Elpiji 3 Kg Dinikmati Orang Mampu</title><description>Elpiji 3 kg yang dikhususkan bagi masyarakat miskin ternyata dinikmati oleh kalangan orang mampu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu"/><item><title>Sri Mulyani: 68% Elpiji 3 Kg Dinikmati Orang Mampu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu</guid><pubDate>Jum'at 26 Agustus 2022 21:36 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu-PAJGpeiRbQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elpiji 3 kg masih dinikmati orang kaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/26/320/2655431/sri-mulyani-68-elpiji-3-kg-dinikmati-orang-mampu-PAJGpeiRbQ.jpg</image><title>Elpiji 3 kg masih dinikmati orang kaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Elpiji 3 kg yang dikhususkan bagi masyarakat miskin ternyata dinikmati oleh kalangan orang mampu. Sebanyak 68% konsumsi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi dinikmati oleh rumah tangga mampu atau golongan 60% masyarakat kaya, yakni 5,07 Metric Ton (MT).
Sementara itu, hanya 32% konsumsi LPG 3 kg yang dinikmati masyarakat tidak mampu atau 40% golongan rumah tangga terbawah, yaitu sebesar 2,39 juta MT.
BACA JUGA:Cek Harga Gas Elpiji Hari Ini, 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg

&quot;Jadi ini relatif sedikit memang dibanding Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, namun salah sasarannya lebih banyak,&quot; ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dilansir dari Antara, Jumat (26/8/2022).
BACA JUGA:Perhatian! Harga Gas Elpiji 3 Kg Tidak Naik sejak 2007

Dia melanjutkan, kondisi tersebut tak berbeda jauh dengan konsumsi pertamax yang mendapatkan subsidi dari PT Pertamina, dimana 86% konsumsi Pertamax, yang saat ini tidak sesuai dengan harga keekonomiannya, dinikmati oleh 60% masyarakat terkaya di Indonesia atau sebanyak 4,51 juta kiloliter (kl).
Sedangkan kelompok 40% masyarakat terbawah hanya mengonsumsi pertamax sebanyak 760 ribu kl atau 14%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xNS80LzE1MDY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun Pertamina menanggung selisih harga keekonomian pertamax  sebesar Rp17.300 per liter dengan harga jual eceran sebesar Rp12.500 per  liter, yakni Rp4.800 per liter atau 27,7% dari harga keekonomiannya.
Dengan demikian, Bendahara Negara tersebut menilai subsidi energi  senilai Rp502 triliun yang diberikan dan berpotensi meningkat menjadi  Rp698 triliun pada tahun ini justru dinikmati mayoritas oleh kelompok  menengah atas.
&quot;Kelompok yang paling miskin justru mendapatkan manfaat sangat kecil dari subsidi ini,&quot; tutur Menkeu.</description><content:encoded>JAKARTA - Elpiji 3 kg yang dikhususkan bagi masyarakat miskin ternyata dinikmati oleh kalangan orang mampu. Sebanyak 68% konsumsi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi dinikmati oleh rumah tangga mampu atau golongan 60% masyarakat kaya, yakni 5,07 Metric Ton (MT).
Sementara itu, hanya 32% konsumsi LPG 3 kg yang dinikmati masyarakat tidak mampu atau 40% golongan rumah tangga terbawah, yaitu sebesar 2,39 juta MT.
BACA JUGA:Cek Harga Gas Elpiji Hari Ini, 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg

&quot;Jadi ini relatif sedikit memang dibanding Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, namun salah sasarannya lebih banyak,&quot; ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dilansir dari Antara, Jumat (26/8/2022).
BACA JUGA:Perhatian! Harga Gas Elpiji 3 Kg Tidak Naik sejak 2007

Dia melanjutkan, kondisi tersebut tak berbeda jauh dengan konsumsi pertamax yang mendapatkan subsidi dari PT Pertamina, dimana 86% konsumsi Pertamax, yang saat ini tidak sesuai dengan harga keekonomiannya, dinikmati oleh 60% masyarakat terkaya di Indonesia atau sebanyak 4,51 juta kiloliter (kl).
Sedangkan kelompok 40% masyarakat terbawah hanya mengonsumsi pertamax sebanyak 760 ribu kl atau 14%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xNS80LzE1MDY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun Pertamina menanggung selisih harga keekonomian pertamax  sebesar Rp17.300 per liter dengan harga jual eceran sebesar Rp12.500 per  liter, yakni Rp4.800 per liter atau 27,7% dari harga keekonomiannya.
Dengan demikian, Bendahara Negara tersebut menilai subsidi energi  senilai Rp502 triliun yang diberikan dan berpotensi meningkat menjadi  Rp698 triliun pada tahun ini justru dinikmati mayoritas oleh kelompok  menengah atas.
&quot;Kelompok yang paling miskin justru mendapatkan manfaat sangat kecil dari subsidi ini,&quot; tutur Menkeu.</content:encoded></item></channel></rss>
