<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Subsidi BBM Ditambah tapi Apakah Sudah Tepat Sasaran?</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kalau anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih banyak dinikmati orang kaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran"/><item><title>Sri Mulyani: Subsidi BBM Ditambah tapi Apakah Sudah Tepat Sasaran?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2022 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran-vwVDGkjETm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/28/320/2656016/sri-mulyani-subsidi-bbm-ditambah-tapi-apakah-sudah-tepat-sasaran-vwVDGkjETm.jpg</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kalau anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih banyak dinikmati orang kaya.
Diketahui, anggaran subsidi energi sebesar Rp502,4 triliun.
Namun, dia menyebut BBM subsidi lebih banyak dinikmati oleh golongan masyarakat yang lebih mampu.
&quot;Subsidi BBM ditambah untuk membantu masyarakat, tapi apakah sudah tepat sasaran?&quot; ujarnya melalui akun resmi Instagram @smindrawati pada Sabtu (27/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:BBM Subsidi Dinikmati Orang Kaya, Sri Mulyani: Bukan Mengurangi Kemiskinan tapi Ciptakan Kesenjangan
Menururtnya, anggaran subsidi ini menjadi tak adil dan malah membuat kemiskinan bertambah.
&quot;Apabila terus dibiarkan, anggaran subsidi dan kompensasi harus ditambah. Namun, masalahnya, siapa yang menikmati anggaran subsidi ini?&quot; katanya.&quot;Anggaran subsidi jadi salah sasaran dan tidak adil. Bukan mengurangi kemiskinan, tapi justru menciptakan kesenjangan,&quot; lanjutnya.
Dia pun memprediksi kalau kuota BBM bersubsidi yang dianggarkan dalam APBN 2022 diperkirakan akan habis pada Oktober mendatang.
Apalagi harga minyak mentah masih terus naik akan mencapai USD105/barel pada akhir tahun, lebih tinggi dari asumsi makro pada Perpres 98/2022, yaitu USD100/barel.
Sedangkan nilai tukar Dolar ke Rupiah juga berada di angka Rp14.700, lebih tinggi dari asumsi sebesar Rp14.450.
Kini, dia tengah memastikan kebijakan subdisi dan kompensasi akan disesuaikan agar APBN dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kalau anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih banyak dinikmati orang kaya.
Diketahui, anggaran subsidi energi sebesar Rp502,4 triliun.
Namun, dia menyebut BBM subsidi lebih banyak dinikmati oleh golongan masyarakat yang lebih mampu.
&quot;Subsidi BBM ditambah untuk membantu masyarakat, tapi apakah sudah tepat sasaran?&quot; ujarnya melalui akun resmi Instagram @smindrawati pada Sabtu (27/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:BBM Subsidi Dinikmati Orang Kaya, Sri Mulyani: Bukan Mengurangi Kemiskinan tapi Ciptakan Kesenjangan
Menururtnya, anggaran subsidi ini menjadi tak adil dan malah membuat kemiskinan bertambah.
&quot;Apabila terus dibiarkan, anggaran subsidi dan kompensasi harus ditambah. Namun, masalahnya, siapa yang menikmati anggaran subsidi ini?&quot; katanya.&quot;Anggaran subsidi jadi salah sasaran dan tidak adil. Bukan mengurangi kemiskinan, tapi justru menciptakan kesenjangan,&quot; lanjutnya.
Dia pun memprediksi kalau kuota BBM bersubsidi yang dianggarkan dalam APBN 2022 diperkirakan akan habis pada Oktober mendatang.
Apalagi harga minyak mentah masih terus naik akan mencapai USD105/barel pada akhir tahun, lebih tinggi dari asumsi makro pada Perpres 98/2022, yaitu USD100/barel.
Sedangkan nilai tukar Dolar ke Rupiah juga berada di angka Rp14.700, lebih tinggi dari asumsi sebesar Rp14.450.
Kini, dia tengah memastikan kebijakan subdisi dan kompensasi akan disesuaikan agar APBN dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
