<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tok! Waskita Karya Rights Issue Saham Rp3,9 Triliun</title><description>PT Waskita Karya (Persero) Tbk bakal menerbitkan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun"/><item><title>Tok! Waskita Karya Rights Issue Saham Rp3,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 22:11 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun-mUt7mOiGsW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita bakal rights issue (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/278/2657026/tok-waskita-karya-rights-issue-saham-rp3-9-triliun-mUt7mOiGsW.jpg</image><title>Waskita bakal rights issue (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk bakal menerbitkan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue sebesar Rp3,9 triliun. Langkah ini untuk menyehatkan keuangan perseroan dan menyelesaikan pembangunan ruas jalan tol pada beberapa wilayah di Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah menyertakan sebesar Rp3 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam right issue ini, dan berharap sebesar Rp900 miliar sisanya dapat dihimpun dari publik.
BACA JUGA:Waskita Karya (WSKT) Tambah Modal Anak Usaha Rp34 Miliar

Dia berharap komposisi kepemilikan saham setelah right issue dari pemerintah sebesar 75,35 persen dan publik sebesar 24,65 persen atau tetap sama seperti kepemilikan saat ini.
&quot;Dimana pemerintah dalam hal ini perkiraan komposisi kepemilikan setelah right issue tergantung bagaimana masyarakat akan mengambil haknya. Dalam hal ini pemerintah memasukkan PMN sebesar Rp3 triliun, dengan harapan publik men-generate masuk dengan Rp0,9 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani dilansir dari Antara, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek di Timor Leste Rp322 Miliar

Menurutnya right issue akan digunakan untuk mempercepat peningkatan kinerja keuangan Waskita agar terjadi perbaikan rasio keuangan dan arus kas operasi, pendapatan usaha kembali ke kapasitas normal, serta laba bersih bernilai positif.
Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban mengatakan right issue yang akan dilaksanakan pada November 2022 ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan dan menyehatkan keuangan perseroan melalui delapan stream, serta menyelesaikan pekerjaan berbagai proyek jalan tol.Ia mengatakan delapan stream penyehatan itu terdiri dari divestasi,  penjaminan pemerintah, restrukturisasi utang induk, restrukturisasi  utang anak, PMN, restrukturisasi bisnis, penyelesaian ruas tol khusus  dan perbaikan kinerja terus menerus, efisiensi Good Corporate Governance  (GCG) dan manajemen risiko.
Ia menjelaskan pada triwulan-II tahun ini program penyehatan keuangan  telah menjadikan Waskita membukukan keuntungan sebesar Rp293 miliar,  dari yang sebelumnya sepanjang 2021 mengalami kerugian sebesar Rp1,8  triliun.
Pada periode tersebut, Waskita juga mengalami kenaikan corporate  rating dari BBB dengan negative outlook menjadi BBB dengan stabile  outlook dari Pefindo Indonesia.
Selain itu, dana hasil right issue juga akan digunakan untuk  menyelesaikan beberapa ruas tol yang selama triwulan-II telah berhasil  dilakukan divestasi sebanyak lima ruas tol yang memberikan keuntungan  bagi perusahaan.
Ia menyebut dana sebesar Rp2 miliar dari PMN akan digunakan untuk  pembangunan ruas Tol Kayu Agung- Betung dan sebesar Rp996 miliar  digunakan untuk pembangunan ruas Tol Ciawi-Sukabumi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk bakal menerbitkan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue sebesar Rp3,9 triliun. Langkah ini untuk menyehatkan keuangan perseroan dan menyelesaikan pembangunan ruas jalan tol pada beberapa wilayah di Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah menyertakan sebesar Rp3 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam right issue ini, dan berharap sebesar Rp900 miliar sisanya dapat dihimpun dari publik.
BACA JUGA:Waskita Karya (WSKT) Tambah Modal Anak Usaha Rp34 Miliar

Dia berharap komposisi kepemilikan saham setelah right issue dari pemerintah sebesar 75,35 persen dan publik sebesar 24,65 persen atau tetap sama seperti kepemilikan saat ini.
&quot;Dimana pemerintah dalam hal ini perkiraan komposisi kepemilikan setelah right issue tergantung bagaimana masyarakat akan mengambil haknya. Dalam hal ini pemerintah memasukkan PMN sebesar Rp3 triliun, dengan harapan publik men-generate masuk dengan Rp0,9 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani dilansir dari Antara, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek di Timor Leste Rp322 Miliar

Menurutnya right issue akan digunakan untuk mempercepat peningkatan kinerja keuangan Waskita agar terjadi perbaikan rasio keuangan dan arus kas operasi, pendapatan usaha kembali ke kapasitas normal, serta laba bersih bernilai positif.
Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban mengatakan right issue yang akan dilaksanakan pada November 2022 ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan dan menyehatkan keuangan perseroan melalui delapan stream, serta menyelesaikan pekerjaan berbagai proyek jalan tol.Ia mengatakan delapan stream penyehatan itu terdiri dari divestasi,  penjaminan pemerintah, restrukturisasi utang induk, restrukturisasi  utang anak, PMN, restrukturisasi bisnis, penyelesaian ruas tol khusus  dan perbaikan kinerja terus menerus, efisiensi Good Corporate Governance  (GCG) dan manajemen risiko.
Ia menjelaskan pada triwulan-II tahun ini program penyehatan keuangan  telah menjadikan Waskita membukukan keuntungan sebesar Rp293 miliar,  dari yang sebelumnya sepanjang 2021 mengalami kerugian sebesar Rp1,8  triliun.
Pada periode tersebut, Waskita juga mengalami kenaikan corporate  rating dari BBB dengan negative outlook menjadi BBB dengan stabile  outlook dari Pefindo Indonesia.
Selain itu, dana hasil right issue juga akan digunakan untuk  menyelesaikan beberapa ruas tol yang selama triwulan-II telah berhasil  dilakukan divestasi sebanyak lima ruas tol yang memberikan keuntungan  bagi perusahaan.
Ia menyebut dana sebesar Rp2 miliar dari PMN akan digunakan untuk  pembangunan ruas Tol Kayu Agung- Betung dan sebesar Rp996 miliar  digunakan untuk pembangunan ruas Tol Ciawi-Sukabumi.</content:encoded></item></channel></rss>
