<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beda Hitungan Kenaikan Harga Pertalite Versi Menteri ESDM dan Sri Mulyani, Apa Kata Pertamina?</title><description>Rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis pertalite dan solar masih dibahas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina"/><item><title>Beda Hitungan Kenaikan Harga Pertalite Versi Menteri ESDM dan Sri Mulyani, Apa Kata Pertamina?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 07:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina-iZFjMkWxwy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BBM Pertalite (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656360/beda-hitungan-kenaikan-harga-pertalite-versi-menteri-esdm-dan-sri-mulyani-apa-kata-pertamina-iZFjMkWxwy.jpg</image><title>BBM Pertalite (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis pertalite dan solar masih dibahas. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi agar kenaikan harga BBM dihitung secara hati-hati.
Namun, kini muncul hitungan harga BBM pertalite dan solar tanpa subsidi alias harga keekonomian.
BACA JUGA:Intip Harga BBM Pertalite hingga Solar Tanpa Subsidi, Ini Besarannya
Menteri ESDM Arifin Tasrif mempunyai hitungan harga keekonomian Pertalite mencapai Rp17.200 per liter dari harga saat ini Rp7.650 per liter.
Kemudian, harga keekonomian Solar adalah sebesar Rp17.600 per liter. Adapun keekonomian Pertamax adalah sebesar Rp19.900 per liter
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, harga keekonomian Pertalite seharusnya dijual di kisaran Rp14.450 per liter. Sementara, untuk harga keekonomian solar senilai Rp13.950 per liter.
Menanggapi hal ini, Corporate Secretary  Pertamina Patra Niaga Irto ginting mengatakan, penetapan harga BBM subsidi merupakan kewenangan Pemerintah. Pihaknya hanya menunggu penugasan dari pemerintah.
BACA JUGA:Bukan dengan Naikkan Harga BBM, Pemerintah Diminta Lakukan Ini demi APBN
&quot;Kebijakan harga BBM subsidi kewenangannya ada di Pemerintah,&quot; kata Irto kepada Okezone, Jakarta, Senin (29/8/2022).Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh dampak dari rencana kenaikan harga BBM subsidi seperti pertalite dan solar dihitung secara cermat.
Menurutnya jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli masyarakat.
&quot;Jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli rakyat, menurunkan konsumsi rumah tangga,&quot; kata Jokowi.
Jokowi juga mengingatkan dampak lainnya dari rencana kenaikan harga BBM adalah menimbulkan inflasi.
&quot;Kemudian juga nanti yang harus dihitung juga menaikkan inflasi yang tinggi kemudian juga menurunkan pertumbuhan ekonomi semuanya saya suruh ngitung betul sebelum diputuskan,&quot; tegas Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis pertalite dan solar masih dibahas. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi agar kenaikan harga BBM dihitung secara hati-hati.
Namun, kini muncul hitungan harga BBM pertalite dan solar tanpa subsidi alias harga keekonomian.
BACA JUGA:Intip Harga BBM Pertalite hingga Solar Tanpa Subsidi, Ini Besarannya
Menteri ESDM Arifin Tasrif mempunyai hitungan harga keekonomian Pertalite mencapai Rp17.200 per liter dari harga saat ini Rp7.650 per liter.
Kemudian, harga keekonomian Solar adalah sebesar Rp17.600 per liter. Adapun keekonomian Pertamax adalah sebesar Rp19.900 per liter
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, harga keekonomian Pertalite seharusnya dijual di kisaran Rp14.450 per liter. Sementara, untuk harga keekonomian solar senilai Rp13.950 per liter.
Menanggapi hal ini, Corporate Secretary  Pertamina Patra Niaga Irto ginting mengatakan, penetapan harga BBM subsidi merupakan kewenangan Pemerintah. Pihaknya hanya menunggu penugasan dari pemerintah.
BACA JUGA:Bukan dengan Naikkan Harga BBM, Pemerintah Diminta Lakukan Ini demi APBN
&quot;Kebijakan harga BBM subsidi kewenangannya ada di Pemerintah,&quot; kata Irto kepada Okezone, Jakarta, Senin (29/8/2022).Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh dampak dari rencana kenaikan harga BBM subsidi seperti pertalite dan solar dihitung secara cermat.
Menurutnya jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli masyarakat.
&quot;Jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli rakyat, menurunkan konsumsi rumah tangga,&quot; kata Jokowi.
Jokowi juga mengingatkan dampak lainnya dari rencana kenaikan harga BBM adalah menimbulkan inflasi.
&quot;Kemudian juga nanti yang harus dihitung juga menaikkan inflasi yang tinggi kemudian juga menurunkan pertumbuhan ekonomi semuanya saya suruh ngitung betul sebelum diputuskan,&quot; tegas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
