<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Garuda: Dana PMN Bukan untuk Bayar Utang</title><description>Garuda Indonesia memastikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp7,5 triliun tidak dialokasikan untuk membayar utang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang"/><item><title>Dirut Garuda: Dana PMN Bukan untuk Bayar Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang-oJ6GwCYN9L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia tak pakai dana PMN untuk bayar utang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656852/dirut-garuda-dana-pmn-bukan-untuk-bayar-utang-oJ6GwCYN9L.jpg</image><title>Garuda Indonesia tak pakai dana PMN untuk bayar utang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Garuda Indonesia memastikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp7,5 triliun tidak dialokasikan untuk membayar utang. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan anggaran PMN dipakai untuk menambah alat produksi.
&quot;Dana PNM tersebut tidak kita pergunakan untuk membayar hutang melainkan untuk penambahan alat produksi,&quot; tegasnya saat Market Review IDX Channel di Jakarta, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Tambah 120 Pesawat, Ini Alasan Dirut Garuda Indonesia

Dia menjelaskan, untuk mencapai target penambahan 120 pesawat hingga akhir tahun tidak diwujudkan melalui pembelian pesawat baru melainkan dengan dilakukannya restorasi pesawat.
&quot;Saat ini kita sangat berterima kasih kepada GMF AeroAsia yang sudah mengoptimalkan restorasi pesawat khususnya Boeing 737-800,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:8 Fakta Garuda Indonesia Tambah Pesawat, Erick Thohir Pastikan Korupsi Garuda Tak Terulang

Dia melanjutkan bahwa saat ini Garuda Indonesia mengoptimalkan penerbangan domestik terkhusus penerbangan yang intensitasnya rendah bahkan hanya satu kali sehari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjQxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita juga berharap kerja sama dari Angkasa Pura I dan II untuk bisa  mengaktifkan kembali bandara yang biasanya sore udah tutup untuk bisa  membuka bandara tersebut hingga malam,&quot; tambahnya.
Lebih lanjut Irfan menyatakan bahwa saat ini Garuda juga banyak  menjalin kerja sama dengan berbagai brand untuk meningkatkan engagement.
&quot;Tidak hanya itu, Garuda juga menyediakan berbagai promo agar Garuda  dijangkau oleh lebih banyak masyarakat dan seluruh masyarakat bisa  merasakan sensasi penerbangan dengan garuda,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Garuda Indonesia memastikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp7,5 triliun tidak dialokasikan untuk membayar utang. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan anggaran PMN dipakai untuk menambah alat produksi.
&quot;Dana PNM tersebut tidak kita pergunakan untuk membayar hutang melainkan untuk penambahan alat produksi,&quot; tegasnya saat Market Review IDX Channel di Jakarta, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Tambah 120 Pesawat, Ini Alasan Dirut Garuda Indonesia

Dia menjelaskan, untuk mencapai target penambahan 120 pesawat hingga akhir tahun tidak diwujudkan melalui pembelian pesawat baru melainkan dengan dilakukannya restorasi pesawat.
&quot;Saat ini kita sangat berterima kasih kepada GMF AeroAsia yang sudah mengoptimalkan restorasi pesawat khususnya Boeing 737-800,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:8 Fakta Garuda Indonesia Tambah Pesawat, Erick Thohir Pastikan Korupsi Garuda Tak Terulang

Dia melanjutkan bahwa saat ini Garuda Indonesia mengoptimalkan penerbangan domestik terkhusus penerbangan yang intensitasnya rendah bahkan hanya satu kali sehari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS80LzE1MjQxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita juga berharap kerja sama dari Angkasa Pura I dan II untuk bisa  mengaktifkan kembali bandara yang biasanya sore udah tutup untuk bisa  membuka bandara tersebut hingga malam,&quot; tambahnya.
Lebih lanjut Irfan menyatakan bahwa saat ini Garuda juga banyak  menjalin kerja sama dengan berbagai brand untuk meningkatkan engagement.
&quot;Tidak hanya itu, Garuda juga menyediakan berbagai promo agar Garuda  dijangkau oleh lebih banyak masyarakat dan seluruh masyarakat bisa  merasakan sensasi penerbangan dengan garuda,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
