<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkeu: Bansos Tambahan Bukan dari Anggaran Subsidi BBM</title><description>Kementerian Keuangan memastikan bansos tambahan tidak menggunakan anggaran subsidi BBM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm"/><item><title>Kemenkeu: Bansos Tambahan Bukan dari Anggaran Subsidi BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm-RSp1Q1ty8U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos tidak menggunakan anggaran subsidi BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656886/kemenkeu-bansos-tambahan-bukan-dari-anggaran-subsidi-bbm-RSp1Q1ty8U.jpg</image><title>Bansos tidak menggunakan anggaran subsidi BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan memastikan bansos tambahan tidak menggunakan anggaran subsidi BBM. Adapun anggaran subsidi dan kompensasi BBM yang sudah dialokasikan adalah sebesar Rp502,4 triliun.
BACA JUGA:Harga BBM Mau Naik, BLT Rp300.000 dan Rp600.000 Masuk Kantong

&quot;Ini anggarannya langsung dari anggaran bansos yang tersedia pada tahun ini, bukan dari subsidi,&quot; ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata di Kantor Dirjen Anggaran Kemenkeu di Jakarta, Senin(29/8/2022).
Hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan soal tambahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat sebagai bantalan di tengah naiknya harga.
BACA JUGA:BLT Rp600.000 Cair Minggu Depan, Ini Cara Cek Nama Pekerja yang Dapat Bantuan 

Pemerintah sebelumnya sudah menyiapkan anggaran perlindungan sosial atau bansos sebesar Rp431,5 triliun untuk tahun ini. Anggaran ini mencakup  Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, BLT Desa, Kartu Prakerja, JKN, bantuan pendidikan, BLT Minyak Goreng, dan Bantuan PKL Warung dan Nelayan.Dalam konferensi pers terpisah, Sri Mulyani mengatakan bahwa  pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk  pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun.
&quot;Bantuan ini memang diberikan untuk meningkatkan daya beli  masyarakat, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang  tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global yang  perlu direspon,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan memastikan bansos tambahan tidak menggunakan anggaran subsidi BBM. Adapun anggaran subsidi dan kompensasi BBM yang sudah dialokasikan adalah sebesar Rp502,4 triliun.
BACA JUGA:Harga BBM Mau Naik, BLT Rp300.000 dan Rp600.000 Masuk Kantong

&quot;Ini anggarannya langsung dari anggaran bansos yang tersedia pada tahun ini, bukan dari subsidi,&quot; ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata di Kantor Dirjen Anggaran Kemenkeu di Jakarta, Senin(29/8/2022).
Hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan soal tambahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat sebagai bantalan di tengah naiknya harga.
BACA JUGA:BLT Rp600.000 Cair Minggu Depan, Ini Cara Cek Nama Pekerja yang Dapat Bantuan 

Pemerintah sebelumnya sudah menyiapkan anggaran perlindungan sosial atau bansos sebesar Rp431,5 triliun untuk tahun ini. Anggaran ini mencakup  Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, BLT Desa, Kartu Prakerja, JKN, bantuan pendidikan, BLT Minyak Goreng, dan Bantuan PKL Warung dan Nelayan.Dalam konferensi pers terpisah, Sri Mulyani mengatakan bahwa  pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk  pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun.
&quot;Bantuan ini memang diberikan untuk meningkatkan daya beli  masyarakat, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang  tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global yang  perlu direspon,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
