<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Pemerintah Membayar Utang Luar Negeri, Bisa Lunas?</title><description>Cara pemerintah membayar utang luar negeri. Sebagaimana diketahui,  utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat mengalami penurunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas"/><item><title>Cara Pemerintah Membayar Utang Luar Negeri, Bisa Lunas?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas-8ZTOXNcjZ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara pemerintah membayar utang luar negeri (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656994/cara-pemerintah-membayar-utang-luar-negeri-bisa-lunas-8ZTOXNcjZ7.jpg</image><title>Cara pemerintah membayar utang luar negeri (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Cara pemerintah membayar utang luar negeri. Sebagaimana diketahui, utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat mengalami penurunan menjadi Rp5.933 triliun.
Di mana, utang tersebut tercatat pada akhir kuartal II-2022. Perkembangan tersebut disebabkan penurunan posisi ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor swasta.
BACA JUGA:Sri Mulyani Pamer Rasio Utang RI Turun Jadi 37,9% Kurang dari 2 Tahun

Adapun posisi ULN triwulan II 2022 mengalami kontraksi sebesar 3,4%, lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 0,9%.
Dilansir Okezone, Senin (29/8/2022), penurunan posisi ULN Pemerintah antara lain karena adanya pelunasan pinjaman bilateral, komersial, dan multilateral yang jatuh tempo selama periode April hingga Juni 2022.
BACA JUGA:5 Fakta Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp5.933 Triliun, Cek Rincian hingga Penyebabnya

Penarikan ULN pada triwulan-II 2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Dukungan ULN Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas pada triwulan II-2022 antara lain mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial 24,6% dari total ULN Pemerintah), sektor jasa pendidikan 16,6%, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 15,1%, sektor konstruksi 14,2%, serta sektor jasa keuangan dan asuransi 11,7%.
Posisi ULN Pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir  seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,7%  dari total ULN Pemerintah.
ULN swasta menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Posisi  ULN swasta pada triwulan II 2022 tercatat sebesar USD207,1 miliar,  sedikit turun dari USD207,4 miliar pada triwulan I-2022.
Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 1,1%, lebih rendah  dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 1,5%.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Cara pemerintah membayar utang luar negeri. Sebagaimana diketahui, utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat mengalami penurunan menjadi Rp5.933 triliun.
Di mana, utang tersebut tercatat pada akhir kuartal II-2022. Perkembangan tersebut disebabkan penurunan posisi ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor swasta.
BACA JUGA:Sri Mulyani Pamer Rasio Utang RI Turun Jadi 37,9% Kurang dari 2 Tahun

Adapun posisi ULN triwulan II 2022 mengalami kontraksi sebesar 3,4%, lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 0,9%.
Dilansir Okezone, Senin (29/8/2022), penurunan posisi ULN Pemerintah antara lain karena adanya pelunasan pinjaman bilateral, komersial, dan multilateral yang jatuh tempo selama periode April hingga Juni 2022.
BACA JUGA:5 Fakta Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp5.933 Triliun, Cek Rincian hingga Penyebabnya

Penarikan ULN pada triwulan-II 2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Dukungan ULN Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas pada triwulan II-2022 antara lain mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial 24,6% dari total ULN Pemerintah), sektor jasa pendidikan 16,6%, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 15,1%, sektor konstruksi 14,2%, serta sektor jasa keuangan dan asuransi 11,7%.
Posisi ULN Pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir  seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,7%  dari total ULN Pemerintah.
ULN swasta menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Posisi  ULN swasta pada triwulan II 2022 tercatat sebesar USD207,1 miliar,  sedikit turun dari USD207,4 miliar pada triwulan I-2022.
Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 1,1%, lebih rendah  dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 1,5%.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
