<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Bansos Tambahan Rp24 Triliun Cair Awal September 2022</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantalan sosial untuk pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022"/><item><title>5 Fakta Bansos Tambahan Rp24 Triliun Cair Awal September 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022-uUiwW6fSXh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos pengalihan subsidi BBM (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/320/2656997/5-fakta-bansos-tambahan-rp24-triliun-cair-awal-september-2022-uUiwW6fSXh.jpg</image><title>Bansos pengalihan subsidi BBM (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menambah anggaran bansos Rp24 miliar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantalan sosial untuk pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dengan total Rp24,17 triliun.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan pers bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Berikut adalah fakta mengenai bansos tambahan Rp24 triliun yang dirangkum Okezone, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Bagikan Bansos Subsidi BBM, Jokowi: Ringankan Beban Masyarakat

1. Pengalihan subsidi BBM
 
Sri Mulyani menjelaskan bansos tambahan ini merupakan bentuk pengalihan subsidi BBM.
&quot;Diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Kemenkeu: Bansos Tambahan Bukan dari Anggaran Subsidi BBM

2. Jaga daya beli masyarakat
 
Sri Mulyani mengatakan bahwa pemberian bantalan sosial tersebut diberikan agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
&quot;Dalam rangka untuk meningkatkan daya beli mereka terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global memang perlu direspon,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMi8xLzE1MjIyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. BLT kelompok miskin
Sri Mulyani menjelaskan bahwa bantalan sosial tambahan tersebut akan  diberikan kepada 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat  dalam bentuk bantuan langsung tunai pengalihan subsidi BBM sebesar  Rp12,4 triliun
&quot;Jadi 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat yang akan  mendapatkan anggaran sebesar Rp12,4 triliun yang akan mulai dibayarkan  oleh ibu Mensos Rp150 selama 4 kali. Jadi dalam hal ini ibu Mensos akan  membayarkannya 2 kali Rp300 pertama dan Rp300 kedua,&quot; jelasnya.
&quot;Itu akan dibayarkan melalui berbagai saluran kantor pos di seluruh Indonesia untuk 20,65 juta keluarga penerima,&quot; imbuhnya.
4. BLT pekerja
Selain itu, kata Sri Mulyani, Presiden Jokowi juga menginstruksikan  untuk membantu 16 juta pekerja yang memiliki gaji maksimum Rp3,5 juta  perbulan dengan bantuan sebesar Rp600 dengan total anggaran Rp9,6  triliun
&quot;Menakertrans akan segera menerbitkan juknisnya sehingga langsung  bisa dilakukan pembayaran kepada para pekerja tersebut,&quot; ungkapnya.
5. Bantu sektor transportasi
Lalu ketiga, juga akan dilakukan pembayaran oleh pemerintah daerah  dengan menggunakan 2% dari dana transfer umum yaitu DAU dan DBH sebanyak  Rp2,17 triliun dalam rangka membantu sektor transportasi seperti  angkutan umum, ojek dan bahkan nelayan dan tambahan perlindungan sosial.
Menkeu mengatakan bantuan yang akan disalurkan pekan ini itu  diharapkan bisa mengurangi tekanan kepada masyarakat dan mengurangi  kemiskinan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menambah anggaran bansos Rp24 miliar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan bantalan sosial untuk pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dengan total Rp24,17 triliun.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan pers bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Berikut adalah fakta mengenai bansos tambahan Rp24 triliun yang dirangkum Okezone, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Bagikan Bansos Subsidi BBM, Jokowi: Ringankan Beban Masyarakat

1. Pengalihan subsidi BBM
 
Sri Mulyani menjelaskan bansos tambahan ini merupakan bentuk pengalihan subsidi BBM.
&quot;Diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Kemenkeu: Bansos Tambahan Bukan dari Anggaran Subsidi BBM

2. Jaga daya beli masyarakat
 
Sri Mulyani mengatakan bahwa pemberian bantalan sosial tersebut diberikan agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
&quot;Dalam rangka untuk meningkatkan daya beli mereka terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global memang perlu direspon,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMi8xLzE1MjIyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. BLT kelompok miskin
Sri Mulyani menjelaskan bahwa bantalan sosial tambahan tersebut akan  diberikan kepada 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat  dalam bentuk bantuan langsung tunai pengalihan subsidi BBM sebesar  Rp12,4 triliun
&quot;Jadi 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat yang akan  mendapatkan anggaran sebesar Rp12,4 triliun yang akan mulai dibayarkan  oleh ibu Mensos Rp150 selama 4 kali. Jadi dalam hal ini ibu Mensos akan  membayarkannya 2 kali Rp300 pertama dan Rp300 kedua,&quot; jelasnya.
&quot;Itu akan dibayarkan melalui berbagai saluran kantor pos di seluruh Indonesia untuk 20,65 juta keluarga penerima,&quot; imbuhnya.
4. BLT pekerja
Selain itu, kata Sri Mulyani, Presiden Jokowi juga menginstruksikan  untuk membantu 16 juta pekerja yang memiliki gaji maksimum Rp3,5 juta  perbulan dengan bantuan sebesar Rp600 dengan total anggaran Rp9,6  triliun
&quot;Menakertrans akan segera menerbitkan juknisnya sehingga langsung  bisa dilakukan pembayaran kepada para pekerja tersebut,&quot; ungkapnya.
5. Bantu sektor transportasi
Lalu ketiga, juga akan dilakukan pembayaran oleh pemerintah daerah  dengan menggunakan 2% dari dana transfer umum yaitu DAU dan DBH sebanyak  Rp2,17 triliun dalam rangka membantu sektor transportasi seperti  angkutan umum, ojek dan bahkan nelayan dan tambahan perlindungan sosial.
Menkeu mengatakan bantuan yang akan disalurkan pekan ini itu  diharapkan bisa mengurangi tekanan kepada masyarakat dan mengurangi  kemiskinan.</content:encoded></item></channel></rss>
