<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Kantongi Rp19 Triliun dari Lelang SUN</title><description>Pemerintah mengantongi dana Rp19 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun"/><item><title>Pemerintah Kantongi Rp19 Triliun dari Lelang SUN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun</guid><pubDate>Selasa 30 Agustus 2022 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun-HjRclRSY5P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lelang SUN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/30/320/2657682/pemerintah-kantongi-rp19-triliun-dari-lelang-sun-HjRclRSY5P.jpg</image><title>Lelang SUN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengantongi dana Rp19 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN). Adapun penawaran yang masuk di lelang pasar perdana mencapai Rp47,24 triliun.
Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi lelang ini mencapai target indikatif Rp19 triliun.
BACA JUGA:Waskita Realty Terbitkan Surat Utang Rp725 Miliar
Untuk seri SPN03221130, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,4189%. Penawaran untuk seri yang jatuh tempo 30 November 2022 ini mencapai Rp4,95 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 2,35% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,1%, demikian dilansir dari Antara, Selasa (30/8/2022).
Lalu seri SPN12230526, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2,6 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,66377%. Penawaran untuk seri yang jatuh tempo 26 Mei 2023 ini mencapai Rp6,54 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 3,6% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,9%.
BACA JUGA:XL Axiata (EXCL) Bakal Terbitkan Surat Utang Rp3 Triliun
Kemudian seri FR0095, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,56141%. Penawaran untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Agustus 2028 ini mencapai Rp5,44 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 6,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 6,82%.
Untuk seri FR0096, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp5,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,17985%. Penawaran untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Februari 2033 ini mencapai Rp17,85 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,15% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,31%.Untuk seri FR0093, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,4  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,18617%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Juli 2037 ini mencapai Rp1,19  triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,1% dan imbal  hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,35%.
Untuk seri FR0097, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp7,2  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,13991%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Juni 2043 ini mencapai Rp9,32  triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,12% dan imbal  hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,32%.
Untuk seri FR0089, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,45  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,25901%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Agustus 2051 ini mencapai  Rp1,92 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,23% dan  imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,4%.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengantongi dana Rp19 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN). Adapun penawaran yang masuk di lelang pasar perdana mencapai Rp47,24 triliun.
Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi lelang ini mencapai target indikatif Rp19 triliun.
BACA JUGA:Waskita Realty Terbitkan Surat Utang Rp725 Miliar
Untuk seri SPN03221130, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,4189%. Penawaran untuk seri yang jatuh tempo 30 November 2022 ini mencapai Rp4,95 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 2,35% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,1%, demikian dilansir dari Antara, Selasa (30/8/2022).
Lalu seri SPN12230526, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2,6 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,66377%. Penawaran untuk seri yang jatuh tempo 26 Mei 2023 ini mencapai Rp6,54 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 3,6% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,9%.
BACA JUGA:XL Axiata (EXCL) Bakal Terbitkan Surat Utang Rp3 Triliun
Kemudian seri FR0095, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,56141%. Penawaran untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Agustus 2028 ini mencapai Rp5,44 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 6,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk 6,82%.
Untuk seri FR0096, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp5,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,17985%. Penawaran untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Februari 2033 ini mencapai Rp17,85 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,15% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,31%.Untuk seri FR0093, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,4  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,18617%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Juli 2037 ini mencapai Rp1,19  triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,1% dan imbal  hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,35%.
Untuk seri FR0097, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp7,2  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,13991%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Juni 2043 ini mencapai Rp9,32  triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,12% dan imbal  hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,32%.
Untuk seri FR0089, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,45  triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,25901%. Penawaran  untuk obligasi negara yang jatuh tempo 15 Agustus 2051 ini mencapai  Rp1,92 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,23% dan  imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,4%.</content:encoded></item></channel></rss>
