<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Minati SUN Tenor Panjang, Ini Alasannya</title><description>Investor melirik investasi pada seri Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor jangka panjang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya"/><item><title>Investor Minati SUN Tenor Panjang, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 30 Agustus 2022 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya-4oqklLK7ZU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minat investor terhadap investasi SUN tinggi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/30/320/2657739/investor-minati-sun-tenor-panjang-ini-alasannya-4oqklLK7ZU.jpg</image><title>Minat investor terhadap investasi SUN tinggi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Investor melirik investasi pada seri Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor jangka panjang. Kementerian Keuangan mencatat tingginya minat investor mempengaruhi hasil lelang SUN rutin pada Selasa.
&quot;Dibandingkan lelang sebelumnya, minat investor pada lelang kali ini didominasi oleh SUN dengan tenor yang lebih panjang,&quot; kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Deni Ridwan dilansir dari Antara, Selasa (30/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Realty Terbitkan Surat Utang Rp725 Miliar

Dia mengatakan%tase SUN dengan tenor 11 tahun (FR0096) dan 21 tahun (FR0097) mencapai 57,53% dari total penawaran masuk dan 67,63% dari total awarded bids.
Menurut dia, incoming bids terbesar terjadi tenor 11 tahun yaitu sebesar Rp17,85 triliun atau 37,79% dari total incoming bids dan dimenangkan sebesar Rp5,65 triliun atau 29,74% dari total awarded bids.
BACA JUGA:Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Terbitkan Surat Utang Rp2,2 Triliun

Sementara itu, jumlah penawaran dari investor asing tercatat lebih rendah dari lelang sebelumnya menjadi Rp6,35 triliun, meski penawaran tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata sejak awal tahun yaitu Rp6,13 triliun.
&quot;Minat investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 dan 21 tahun yaitu Rp3,34 triliun atau 52,69% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp1,77 triliun atau 9,32% dari total awarded bids,&quot; kata Deni.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNS80LzE1MTk2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini  cenderung mixed mengikuti perkembangan pasar terkini. Untuk SUN seri  FR0096, WAY yang dimenangkan lebih tinggi 12bps dibandingkan dengan WAY  lelang sebelumnya.
&quot;Namun untuk SUN seri FR0097, WAY yang dimenangkan lebih rendah 5bps dibandingkan dengan WAY lelang sebelumnya,&quot; katanya.
Secara keseluruhan, Deni memastikan kondisi lelang kali ini  dipengaruhi situasi pasar keuangan global yang dipengaruhi oleh  ekspektasi sikap hawkish The Fed untuk rapat FOMC mendatang, normalisasi  tingkat suku bunga di zona Eropa dan perlambatan ekonomi AS dan  Tiongkok.
Dengan penawaran masuk mencapai Rp47,25 triliun atau 2,49 kali dari  target indikatif, pemerintah memenangkan permintaan sebesar Rp19 triliun  atau sesuai target indikatif, mengingat yield SBN wajar di pasar  sekunder serta kondisi pasar masih volatile beberapa waktu ke depan.</description><content:encoded>JAKARTA - Investor melirik investasi pada seri Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor jangka panjang. Kementerian Keuangan mencatat tingginya minat investor mempengaruhi hasil lelang SUN rutin pada Selasa.
&quot;Dibandingkan lelang sebelumnya, minat investor pada lelang kali ini didominasi oleh SUN dengan tenor yang lebih panjang,&quot; kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Deni Ridwan dilansir dari Antara, Selasa (30/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Realty Terbitkan Surat Utang Rp725 Miliar

Dia mengatakan%tase SUN dengan tenor 11 tahun (FR0096) dan 21 tahun (FR0097) mencapai 57,53% dari total penawaran masuk dan 67,63% dari total awarded bids.
Menurut dia, incoming bids terbesar terjadi tenor 11 tahun yaitu sebesar Rp17,85 triliun atau 37,79% dari total incoming bids dan dimenangkan sebesar Rp5,65 triliun atau 29,74% dari total awarded bids.
BACA JUGA:Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Terbitkan Surat Utang Rp2,2 Triliun

Sementara itu, jumlah penawaran dari investor asing tercatat lebih rendah dari lelang sebelumnya menjadi Rp6,35 triliun, meski penawaran tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata sejak awal tahun yaitu Rp6,13 triliun.
&quot;Minat investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 dan 21 tahun yaitu Rp3,34 triliun atau 52,69% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp1,77 triliun atau 9,32% dari total awarded bids,&quot; kata Deni.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNS80LzE1MTk2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini  cenderung mixed mengikuti perkembangan pasar terkini. Untuk SUN seri  FR0096, WAY yang dimenangkan lebih tinggi 12bps dibandingkan dengan WAY  lelang sebelumnya.
&quot;Namun untuk SUN seri FR0097, WAY yang dimenangkan lebih rendah 5bps dibandingkan dengan WAY lelang sebelumnya,&quot; katanya.
Secara keseluruhan, Deni memastikan kondisi lelang kali ini  dipengaruhi situasi pasar keuangan global yang dipengaruhi oleh  ekspektasi sikap hawkish The Fed untuk rapat FOMC mendatang, normalisasi  tingkat suku bunga di zona Eropa dan perlambatan ekonomi AS dan  Tiongkok.
Dengan penawaran masuk mencapai Rp47,25 triliun atau 2,49 kali dari  target indikatif, pemerintah memenangkan permintaan sebesar Rp19 triliun  atau sesuai target indikatif, mengingat yield SBN wajar di pasar  sekunder serta kondisi pasar masih volatile beberapa waktu ke depan.</content:encoded></item></channel></rss>
