<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WIKA Beton (WTON) Raup Pendapatan Rp1,85 Triliun, Naik 47,16%</title><description>PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,85 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16"/><item><title>WIKA Beton (WTON) Raup Pendapatan Rp1,85 Triliun, Naik 47,16%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16-Hs8BwlHATs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan WTON alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/278/2658149/wika-beton-wton-raup-pendapatan-rp1-85-triliun-naik-47-16-Hs8BwlHATs.jpg</image><title>Pendapatan WTON alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,85 triliun. Pendapatan WTON tumbuh sebesar 47,16% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp1,26 triliun.
Sementara laba bersih sebesar Rp60,29 miliar atau meningkat sebesar 68,59% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp35,76 miliar. Lalu perolehan omzet kontrak baru hingga Juli 2022 tercatat sebesar Rp3,81 triliun atau meningkat 35,24% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp2,81 triliun.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp3,5 Triliun

Proyek-proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 68,01%, disusul proyek di sektor properti sebesar 15,65%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 10,66%, lainnya berasal dari sektor pertambangan dan industri masing-masing menyumbang sebesar 3,23% dan 2,45%.
Proyek-proyek tersebut di antaranya adalah Ancol Timur &amp;ndash; Pluit Toll Road, Manyar Smelter Project, Coastal Area Kota Balikpapan, Jalan Tol Indrapura Kisaran, Lotte Line Project Cilegon, Peningkatan Jalur KA Medan Labuhan &amp;ndash; Rantau Parapat, Pemasangan Pipa SPAM Jatiluhur, Peningkatan Kapasitas Jalan Tol Cikampek KM 50 s.d. KM 67, Semarang &amp;ndash; Demak Toll Road, Makassar New Port Access Toll Road dan sejumlah proyek lainnya.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Tunjuk Komisaris Baru

Dengan sejumlah pencapaian positif yang WIKA Beton raih di semester 2 tahun 2022 ini, WIKA Beton membuktikan bahwa kinerja usahanya nyaris pulih kembali pasca pandemi Covid-19 melanda tanah air. Perseroan juga menyebutkan, realisasi kontrak baru hingga Juli 2022 sebesar Rp3,81 triliun. Perolehan ini bertumbuh sebesar 35% secara tahunan atau year-on-year ( YoY) dari Rp2,82 triliun.
Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk, Dedi Indra seperti dikutip Kontan pernah bilang, beberapa proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton ini didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 68,01%, disusul proyek di sektor properti sebesar 15,65%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 10,66%, lainnya berasal dari sektor pertambangan dan industri masing-masing menyumbang sebesar 3,23% dan 2,45%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dedi menambahkan, WIKA Beton masih tetap optimistis dapat mencapai  target kontrak baru di akhir tahun sebesar Rp7,35 triliun. Hal tersebut  karena menilai kondisi perekonomian nasional berangsur pulih pasca  pandemi Covid-19.  &quot;WIKA Beton juga intensif memperkuat sinergi dengan  WIKA Group guna memperluas pangsa pasarnya,&quot; tambah Dedi.
Sementara itu, capex yang sudah terserap hingga Maret 2022 adalah  sebesar Rp32,5 miliar yang sebagian besar digunakan untuk pembelian  tanah di Boyolali dan Bogor, serta pembelian peralatan penunjang  produksi. WTON juga baru saja mengambil alih saham PT Wijaya Karya  Pracetak Gedung (WPG) sebesar 2% atau sejumlah 10 juta lembar saham yang  semula dimiliki PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE).
Komposisi pemegang saham WPG pun berubah, yang semula dimiliki WTON  sebesar 49% atau sebanyak 245.000.000 lembar saham menjadi sebesar 51%  atau sebanyak 255.000.000 lembar saham. Akuisisi tersebut menegaskan  dari yang semula WPG merupakan perusahaan asosiasi WTON berubah menjadi  anak perusahaan WTON.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,85 triliun. Pendapatan WTON tumbuh sebesar 47,16% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp1,26 triliun.
Sementara laba bersih sebesar Rp60,29 miliar atau meningkat sebesar 68,59% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp35,76 miliar. Lalu perolehan omzet kontrak baru hingga Juli 2022 tercatat sebesar Rp3,81 triliun atau meningkat 35,24% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu senilai Rp2,81 triliun.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp3,5 Triliun

Proyek-proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 68,01%, disusul proyek di sektor properti sebesar 15,65%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 10,66%, lainnya berasal dari sektor pertambangan dan industri masing-masing menyumbang sebesar 3,23% dan 2,45%.
Proyek-proyek tersebut di antaranya adalah Ancol Timur &amp;ndash; Pluit Toll Road, Manyar Smelter Project, Coastal Area Kota Balikpapan, Jalan Tol Indrapura Kisaran, Lotte Line Project Cilegon, Peningkatan Jalur KA Medan Labuhan &amp;ndash; Rantau Parapat, Pemasangan Pipa SPAM Jatiluhur, Peningkatan Kapasitas Jalan Tol Cikampek KM 50 s.d. KM 67, Semarang &amp;ndash; Demak Toll Road, Makassar New Port Access Toll Road dan sejumlah proyek lainnya.
BACA JUGA:Wijaya Karya Beton (WTON) Tunjuk Komisaris Baru

Dengan sejumlah pencapaian positif yang WIKA Beton raih di semester 2 tahun 2022 ini, WIKA Beton membuktikan bahwa kinerja usahanya nyaris pulih kembali pasca pandemi Covid-19 melanda tanah air. Perseroan juga menyebutkan, realisasi kontrak baru hingga Juli 2022 sebesar Rp3,81 triliun. Perolehan ini bertumbuh sebesar 35% secara tahunan atau year-on-year ( YoY) dari Rp2,82 triliun.
Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk, Dedi Indra seperti dikutip Kontan pernah bilang, beberapa proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru WIKA Beton ini didominasi oleh proyek di bidang infrastruktur sebesar 68,01%, disusul proyek di sektor properti sebesar 15,65%, kemudian proyek di sektor energi sebesar 10,66%, lainnya berasal dari sektor pertambangan dan industri masing-masing menyumbang sebesar 3,23% dan 2,45%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dedi menambahkan, WIKA Beton masih tetap optimistis dapat mencapai  target kontrak baru di akhir tahun sebesar Rp7,35 triliun. Hal tersebut  karena menilai kondisi perekonomian nasional berangsur pulih pasca  pandemi Covid-19.  &quot;WIKA Beton juga intensif memperkuat sinergi dengan  WIKA Group guna memperluas pangsa pasarnya,&quot; tambah Dedi.
Sementara itu, capex yang sudah terserap hingga Maret 2022 adalah  sebesar Rp32,5 miliar yang sebagian besar digunakan untuk pembelian  tanah di Boyolali dan Bogor, serta pembelian peralatan penunjang  produksi. WTON juga baru saja mengambil alih saham PT Wijaya Karya  Pracetak Gedung (WPG) sebesar 2% atau sejumlah 10 juta lembar saham yang  semula dimiliki PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE).
Komposisi pemegang saham WPG pun berubah, yang semula dimiliki WTON  sebesar 49% atau sebanyak 245.000.000 lembar saham menjadi sebesar 51%  atau sebanyak 255.000.000 lembar saham. Akuisisi tersebut menegaskan  dari yang semula WPG merupakan perusahaan asosiasi WTON berubah menjadi  anak perusahaan WTON.</content:encoded></item></channel></rss>
