<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bumi Resources Minerals (BRMS) Kantongi Laba Rp56,71 Miliar, Turun 13% di Semester I-2022</title><description>PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan anak usaha mencatatkan laba  bersih senilai USD3,81 juta setara Rp56,71 miliar (kurs Rp14.848).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022"/><item><title>Bumi Resources Minerals (BRMS) Kantongi Laba Rp56,71 Miliar, Turun 13% di Semester I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022-1AZBaE6NwN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba BMRS alami penurunan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/278/2658225/bumi-resources-minerals-brms-kantongi-laba-rp56-71-miliar-turun-13-di-semester-i-2022-1AZBaE6NwN.jpg</image><title>Laba BMRS alami penurunan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan anak usaha mencatatkan laba bersih senilai USD3,81 juta setara Rp56,71 miliar (kurs Rp14.848). Laba emiten tambang milik Grup Bakrie ini turun 13,69% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai USD4,42 juta. Performa keuangan itu membuat laba per 1.000 saham dasar BRMS turun menjadi USD0,03, dari semula USD0,05.
BACA JUGA:Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Terbang 1.600% Jadi Rp986 Miliar, Emiten Bakrie Untung Besar Gegara Ini 

Penyusutan laba tak terlepas dari adanya penurunan pendapatan usaha 9,51% menjadi USD5,53 juta. Jika dibandingkan semester pertama tahun lalu, BRMS menyerap pemasukan senilai USD6,12 juta. Demikian laporan keuangan di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/8/2022).
Kontribusi terbesar pemasukan BRMS berasal dari penjualan emas di PT Bhumi Satu Inti sebanyak USD4,88 juta, disusul bisnis jasa pertambangan di Bellridge Holdings Limited sebanyak USD650 ribu. Sedangkan penjualan emas ke PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tampak nihil dibandingkan periode tahun lalu.
BACA JUGA:Bumi Resources Cetak Kenaikan Laba Jadi Rp617,89 Miliar

Saat pendapatan turun, beban pokok BRMS justru membengkak 71,41% mencapai USD2,41 juta. Sebagian besar datang dari kenaikan bahan baku mencapai USD1,42 juta, disusul biaya overhead, pertambangan, dan permurnian di bawah USD1 juta. Namun, beban usaha tampak menyusut 25,88% yoy, yang disebabkan adanya penurunan biaya lain-lain yang cukup signifikan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Neraca BRMS di semester I/2022 menunjukkan ada kenaikan total aset  sebanyak 6,69% mencapai USD1,04 miliar dari akhir 2021 di angka  USD980,44 juta. Kewajiban pembayaran atau liabilitas tumbuh 0,51%  senilai USD101,3 juta, sedangkan modal/ekuitas tumbuh 7,40% sebanyak  USD944,74 juta.
Hingga 30 Juni 2022, BRMS menggenggam kas dari aktivitas operasi  sebanyak USD1,25 juta, dan memiliki USD59,71 juta dari aktivitas  pendanaan yang sebagian besar berasal dari dana penawaran umum terbatas.  Adapun perseroan menggelontorkan kas sebanyak USD80,43 juta untuk  aktivitas investasi, seperti pembelian aset tetap, pembayaran properti  pertambangan, hingga uang muka pabrik.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan anak usaha mencatatkan laba bersih senilai USD3,81 juta setara Rp56,71 miliar (kurs Rp14.848). Laba emiten tambang milik Grup Bakrie ini turun 13,69% year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai USD4,42 juta. Performa keuangan itu membuat laba per 1.000 saham dasar BRMS turun menjadi USD0,03, dari semula USD0,05.
BACA JUGA:Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Terbang 1.600% Jadi Rp986 Miliar, Emiten Bakrie Untung Besar Gegara Ini 

Penyusutan laba tak terlepas dari adanya penurunan pendapatan usaha 9,51% menjadi USD5,53 juta. Jika dibandingkan semester pertama tahun lalu, BRMS menyerap pemasukan senilai USD6,12 juta. Demikian laporan keuangan di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/8/2022).
Kontribusi terbesar pemasukan BRMS berasal dari penjualan emas di PT Bhumi Satu Inti sebanyak USD4,88 juta, disusul bisnis jasa pertambangan di Bellridge Holdings Limited sebanyak USD650 ribu. Sedangkan penjualan emas ke PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tampak nihil dibandingkan periode tahun lalu.
BACA JUGA:Bumi Resources Cetak Kenaikan Laba Jadi Rp617,89 Miliar

Saat pendapatan turun, beban pokok BRMS justru membengkak 71,41% mencapai USD2,41 juta. Sebagian besar datang dari kenaikan bahan baku mencapai USD1,42 juta, disusul biaya overhead, pertambangan, dan permurnian di bawah USD1 juta. Namun, beban usaha tampak menyusut 25,88% yoy, yang disebabkan adanya penurunan biaya lain-lain yang cukup signifikan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Neraca BRMS di semester I/2022 menunjukkan ada kenaikan total aset  sebanyak 6,69% mencapai USD1,04 miliar dari akhir 2021 di angka  USD980,44 juta. Kewajiban pembayaran atau liabilitas tumbuh 0,51%  senilai USD101,3 juta, sedangkan modal/ekuitas tumbuh 7,40% sebanyak  USD944,74 juta.
Hingga 30 Juni 2022, BRMS menggenggam kas dari aktivitas operasi  sebanyak USD1,25 juta, dan memiliki USD59,71 juta dari aktivitas  pendanaan yang sebagian besar berasal dari dana penawaran umum terbatas.  Adapun perseroan menggelontorkan kas sebanyak USD80,43 juta untuk  aktivitas investasi, seperti pembelian aset tetap, pembayaran properti  pertambangan, hingga uang muka pabrik.</content:encoded></item></channel></rss>
