<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senang Kemasan UMKM Papua Bagus, Jokowi: Tolong Masuk ke Digital</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin UMKM di Papua masuk ke platform digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital"/><item><title>Senang Kemasan UMKM Papua Bagus, Jokowi: Tolong Masuk ke Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital-3uG1RDOqqW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ingin UMKM masuk platform digital (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2657988/senang-kemasan-umkm-papua-bagus-jokowi-tolong-masuk-ke-digital-3uG1RDOqqW.jpg</image><title>Jokowi ingin UMKM masuk platform digital (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin UMKM di Papua masuk ke platform digital. Presiden mengaku melihat banyak produk-produk UMKM potensial yang ditinjaunya sebelum menghadiri seremoni penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada usaha mikro kecil (UMK) perorangan di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Bagi 2.700 NIB ke Pelaku UMKM di Papua, Jokowi: Segera Akses Modal ke Bank

&quot;Saya senang tadi lihat beberapa produk yang ada di depan, packaging sudah bagus, kemasan bagus, produknya sudah bagus. Kaget betul bahwa di Papua produknya sudah sebagus itu dengan kemasan yang baik,&quot; kata Presiden dilansir dari Antara.
Menurut Presiden, dengan memanfaatkan platform digital, para pelaku UMKM Papua bisa mengembangkan pasar mereka hingga ke pulau-pulau lain bahkan luar negeri.
BACA JUGA:Akses Permodalan Dijamin Mudah, UMKM Diminta Segera Urus NIB

&quot;Ada kopi, ada jus nenas, ada abon tuna, macam-macam. Tolong masukkan itu ke platform digital, ke ekosistem digital, gunakan itu, sehingga berjualannya tidak hanya di tanah Papua, tapi bisa melompat ke luar Provinsi Papua, ke Jawa, ke pulau-pulau lain, bahkan ke luar negara,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yOS80LzE1MjU4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Apabila para pelaku UMKM belum yakin untuk memasuki platform  e-commerce besar, Presiden mengingatkan bahwa mereka bisa memulai hal  tersebut dengan memanfaatkan kanal media sosial yang ada.
&quot;Kalau mau ini dulu, ya jualan lewat Facebook boleh, jualan lewat IG  (Instagram) boleh, tapi kalau bisa masuk ke platform-platform  e-commerce. Saya enggak menyebutkan namanya, banyak sekali, saya kira  produk-produk seperti yang saya lihat tadi akan cepat penjualannya dan  sangat laku,&quot; ujarnya.
Pembagian NIB di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, diikuti sedikitnya 2.700 pelaku UMK perorangan penerima.
Menurut laporan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman  Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, hingga saat ini di Papua baru terdaftar  20 ribu pelaku usaha di sistem Online Single Submission (OSS).
Bahlil menyatakan pihaknya menargetkan angka tersebut bisa meningkat setidaknya hingga 200 ribu pelaku usaha terdaftar di OSS.
Selain Menteri Investasi/Kepala BKPM, dalam kegiatan tersebut  Presiden juga didampingi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki,  Menteri BUMN Erick Thohir, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin UMKM di Papua masuk ke platform digital. Presiden mengaku melihat banyak produk-produk UMKM potensial yang ditinjaunya sebelum menghadiri seremoni penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada usaha mikro kecil (UMK) perorangan di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Bagi 2.700 NIB ke Pelaku UMKM di Papua, Jokowi: Segera Akses Modal ke Bank

&quot;Saya senang tadi lihat beberapa produk yang ada di depan, packaging sudah bagus, kemasan bagus, produknya sudah bagus. Kaget betul bahwa di Papua produknya sudah sebagus itu dengan kemasan yang baik,&quot; kata Presiden dilansir dari Antara.
Menurut Presiden, dengan memanfaatkan platform digital, para pelaku UMKM Papua bisa mengembangkan pasar mereka hingga ke pulau-pulau lain bahkan luar negeri.
BACA JUGA:Akses Permodalan Dijamin Mudah, UMKM Diminta Segera Urus NIB

&quot;Ada kopi, ada jus nenas, ada abon tuna, macam-macam. Tolong masukkan itu ke platform digital, ke ekosistem digital, gunakan itu, sehingga berjualannya tidak hanya di tanah Papua, tapi bisa melompat ke luar Provinsi Papua, ke Jawa, ke pulau-pulau lain, bahkan ke luar negara,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yOS80LzE1MjU4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Apabila para pelaku UMKM belum yakin untuk memasuki platform  e-commerce besar, Presiden mengingatkan bahwa mereka bisa memulai hal  tersebut dengan memanfaatkan kanal media sosial yang ada.
&quot;Kalau mau ini dulu, ya jualan lewat Facebook boleh, jualan lewat IG  (Instagram) boleh, tapi kalau bisa masuk ke platform-platform  e-commerce. Saya enggak menyebutkan namanya, banyak sekali, saya kira  produk-produk seperti yang saya lihat tadi akan cepat penjualannya dan  sangat laku,&quot; ujarnya.
Pembagian NIB di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, diikuti sedikitnya 2.700 pelaku UMK perorangan penerima.
Menurut laporan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman  Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, hingga saat ini di Papua baru terdaftar  20 ribu pelaku usaha di sistem Online Single Submission (OSS).
Bahlil menyatakan pihaknya menargetkan angka tersebut bisa meningkat setidaknya hingga 200 ribu pelaku usaha terdaftar di OSS.
Selain Menteri Investasi/Kepala BKPM, dalam kegiatan tersebut  Presiden juga didampingi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki,  Menteri BUMN Erick Thohir, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.</content:encoded></item></channel></rss>
