<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Patok Kurs Rupiah Rp14.700-Rp15.200 Tahun Depan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mematok kurs Rupiah pada 2023 di rentang Rp15.200 hingga Rp14.700 per dolar AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan"/><item><title>Sri Mulyani Patok Kurs Rupiah Rp14.700-Rp15.200 Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan-KvbtD4k2iL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kurs Rupiah 2023 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2658101/sri-mulyani-patok-kurs-rupiah-rp14-700-rp15-200-tahun-depan-KvbtD4k2iL.jpg</image><title>Kurs Rupiah 2023 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mematok kurs Rupiah pada 2023 di rentang Rp15.200 hingga Rp14.700 per dolar AS. Proyeksi tersebut berdasarkan adanya peningkatan tekanan eksternal, yang dipengaruhi oleh pengetatan moneter global yang berlanjut, serta adanya potensi stagflasi.
BACA JUGA:Sri Mulyani Pede Defisit APBN 2023 Kembali di Bawah 3% Pasca-Pandemi Covid-19 

Ia menyampaikan, peningkatan risiko global sejalan dengan arah pengetatan moneter Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara maju lainnya, yang turut memberikan tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah hingga pertengahan 2023 mendatang.
BACA JUGA:Bisa Jadi Beban, Sri Mulyani: Subsidi BBM Persempit APBN 2023

&quot;Tahun ini kita sudah melihat pressure deviasi dari asumsi APBN 2022. Tadinya kita di Rp14.350, lalu kita naikkan ke Rp14.450 Dan sekarang levelnya ada di Rp14.700 hingga mendekati Rp14.800,&quot; kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Rabu (31/8/2022).
Sementara itu, terkait suku bunga Surat Utang Negara (SUN) acuan 10 tahun pada 2023 diperkirakan sebesar 7,9%, dengan range 7,34% hingga 9,16%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMS80LzE1MjIyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, tingkat suku bunga SUN tahun depan dibayangi oleh risiko  ketidakpastian pasar keuangan, seiring berlanjutnya pengetatan moneter  global.
&quot;Kita tidak bisa menafikan bahwa pressure dari global dengan kenaikan  suku bunga yang sangat hawkish oleh AS, Eropa dan Inggris, pasti akan  memberikan imbas kepada pasar obligasi global termasuk Indonesia,&quot;  ungkap bendahara negara tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mematok kurs Rupiah pada 2023 di rentang Rp15.200 hingga Rp14.700 per dolar AS. Proyeksi tersebut berdasarkan adanya peningkatan tekanan eksternal, yang dipengaruhi oleh pengetatan moneter global yang berlanjut, serta adanya potensi stagflasi.
BACA JUGA:Sri Mulyani Pede Defisit APBN 2023 Kembali di Bawah 3% Pasca-Pandemi Covid-19 

Ia menyampaikan, peningkatan risiko global sejalan dengan arah pengetatan moneter Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara maju lainnya, yang turut memberikan tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah hingga pertengahan 2023 mendatang.
BACA JUGA:Bisa Jadi Beban, Sri Mulyani: Subsidi BBM Persempit APBN 2023

&quot;Tahun ini kita sudah melihat pressure deviasi dari asumsi APBN 2022. Tadinya kita di Rp14.350, lalu kita naikkan ke Rp14.450 Dan sekarang levelnya ada di Rp14.700 hingga mendekati Rp14.800,&quot; kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Rabu (31/8/2022).
Sementara itu, terkait suku bunga Surat Utang Negara (SUN) acuan 10 tahun pada 2023 diperkirakan sebesar 7,9%, dengan range 7,34% hingga 9,16%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMS80LzE1MjIyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, tingkat suku bunga SUN tahun depan dibayangi oleh risiko  ketidakpastian pasar keuangan, seiring berlanjutnya pengetatan moneter  global.
&quot;Kita tidak bisa menafikan bahwa pressure dari global dengan kenaikan  suku bunga yang sangat hawkish oleh AS, Eropa dan Inggris, pasti akan  memberikan imbas kepada pasar obligasi global termasuk Indonesia,&quot;  ungkap bendahara negara tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
