<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Harga BBM Naik 1 September, Menko Luhut:  Kita Tunggu Presiden</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menjawab kabar naiknya harga BBM yang rencananya dilakukan Kamis (1/9/2022) besok.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden"/><item><title>Kabar Harga BBM Naik 1 September, Menko Luhut:  Kita Tunggu Presiden</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden-g4D2vyF6Xr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/320/2658423/kabar-harga-bbm-naik-1-september-menko-luhut-kita-tunggu-presiden-g4D2vyF6Xr.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>BALI - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab kabar naiknya harga BBM yang rencananya dilakukan Kamis (1/9/2022) besok.
&quot;Soal BBM, kita tunggu presiden,&quot; kata Luhut di Mambal, Badung, Bali, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Harga BBM Bakal Naik 1 September 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Luhut lantas menyoroti dampak inflasi yang akan terjadi jika harga BBM naik. Dia minta pemerintah daerah kompak menghadapi inflasi pangan.
&quot;Saya kira kalau semua semua setiap provinsi setiap kabupaten tadi kita monitor inflasinya masing-masing itu saya kira akan bisa kurangi inflasi,&quot; terangnya.
Menurutnya, yang membuat gejolak saat ini adalah inflasi pangan yang sudah mencapai 11,4%. Hal itu disebabkan tingginya harga telur, bawang dan cabai rawit.
BACA JUGA:Harga BBM Pertalite Dikabarkan Naik 1 September, Begini Kondisi SPBU di Jakarta

Dia menilai angka inflasi pangan sekarang ini masih tergolong rendah, karena hanya 2,84% dari maintain di bawah 7%.Luhut yakin jika semua daerah kompak, inflasi akan bisa dikurangi jauh lebih rendah. &quot;Itu nanti berdampak 0,25 persen kepada inflasi kita,&quot; imbuhnya.
Dia juga meminta TNI Polri turun membantu pemerintah daerah sehingga laju inflasi bisa dipantau sampai tingkat kecamatan.
Luhut juga meminta pengamat tidak usah bersilang pendapat jika tidak mengerti masalahnya secara dalam. &quot;Kalau ada yang masih ingin tau bisa datang ke saya dan kita jelaskan detail,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BALI - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab kabar naiknya harga BBM yang rencananya dilakukan Kamis (1/9/2022) besok.
&quot;Soal BBM, kita tunggu presiden,&quot; kata Luhut di Mambal, Badung, Bali, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Harga BBM Bakal Naik 1 September 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Luhut lantas menyoroti dampak inflasi yang akan terjadi jika harga BBM naik. Dia minta pemerintah daerah kompak menghadapi inflasi pangan.
&quot;Saya kira kalau semua semua setiap provinsi setiap kabupaten tadi kita monitor inflasinya masing-masing itu saya kira akan bisa kurangi inflasi,&quot; terangnya.
Menurutnya, yang membuat gejolak saat ini adalah inflasi pangan yang sudah mencapai 11,4%. Hal itu disebabkan tingginya harga telur, bawang dan cabai rawit.
BACA JUGA:Harga BBM Pertalite Dikabarkan Naik 1 September, Begini Kondisi SPBU di Jakarta

Dia menilai angka inflasi pangan sekarang ini masih tergolong rendah, karena hanya 2,84% dari maintain di bawah 7%.Luhut yakin jika semua daerah kompak, inflasi akan bisa dikurangi jauh lebih rendah. &quot;Itu nanti berdampak 0,25 persen kepada inflasi kita,&quot; imbuhnya.
Dia juga meminta TNI Polri turun membantu pemerintah daerah sehingga laju inflasi bisa dipantau sampai tingkat kecamatan.
Luhut juga meminta pengamat tidak usah bersilang pendapat jika tidak mengerti masalahnya secara dalam. &quot;Kalau ada yang masih ingin tau bisa datang ke saya dan kita jelaskan detail,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
