<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krakatau Steel Raup Laba Rp1,17 Triliun, Naik 2 Kali Lipat</title><description>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) raup laba USD78,65 juta atau setara Rp1,17 triliun di semester I 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat"/><item><title>Krakatau Steel Raup Laba Rp1,17 Triliun, Naik 2 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat</guid><pubDate>Jum'at 02 September 2022 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat-1g8SAA32Fc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba KRAS naik dua kali lipat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/02/278/2659662/krakatau-steel-raup-laba-rp1-17-triliun-naik-2-kali-lipat-1g8SAA32Fc.jpg</image><title>Laba KRAS naik dua kali lipat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) raup laba USD78,65 juta atau setara Rp1,17 triliun di semester I 2022. Laba KRAS naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
&quot;Laba semester pertama 2022 meningkat dua kali lipat dibandingkan laba semester pertama 2021 yang sebesar USD33,02 juta atau setara dengan Rp490,7 miliar. Pencapaian ini adalah hadiah terbaik di hari ulang tahun Krakatau Steel,&quot; kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.
BACA JUGA:Kejar Pendapatan Rp2 Triliun, Anak Usaha Krakatau Steel Layani 5.000 Kapal/Tahun

Dari sisi pendapatan, emiten produsen baja plat merah ini mencatatkan peningkatan pendapatan menjadi sebesar USD1,34 miliar atau setara Rp19,88 triliun, meningkat 27% dari pendapatan perseroan di semester I 2021 yang sebesar USD1,05 miliar atau setara dengan Rp15,68 triliun.
Seiring dengan peningkatan laba dan pendapatan, EBITDA perseroan juga meningkat 5,9% menjadi sebesar USD91,0 juta di semester I 2022 dari sebelumnya sebesar USD85,9 juta di semester I 2021.
BACA JUGA:Krakatau Steel-Posco Tambah Investasi Rp52 Triliun, Erick Thohir: Penguasan Ekositem Baja

Silmy menambahkan, volume penjualan perseroan meningkat 10% menjadi sebesar 1.098.000 ton di semester I 2022 dari sebelumnya sebesar 995.000 ton di periode yang sama tahun lalu.
&quot;Ekuitas perseroan juga mengalami kenaikan 13% dari menjadi sebesar USD587 juta hingga Juni 2022 dari sebelumnya sebesar USD522 juta di Desember 2021,&amp;rdquo; lanjut Silmy.
Hingga 30 Juni 2022 ini, juga terjadi peningkatan aset perseroan sebesar 4% menjadi sebesar USD3,89 miliar dari sebelumnya USD3,74 miliar di 31 Desember 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8zMS8xLzE0NjU0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sesuai dengan tema HUT ke-52 tahun perseroan Continuing Positivity,  kinerja Krakatau Steel meneruskan tren positif dari kinerja sebelumnya  di 2021. Kami yakin ke depan perseroan akan semakin tangguh, semakin  sehat, menjadi perusahaan BUMN yang memberikan kontribusi terbaiknya  untuk kemajuan industri baja nasional,&amp;rdquo; ujar Silmy.
Sebelumnya, Silmy pernah bilang, laba perseroan di semester pertama  diperkirakan mencapai Rp941 miliar. Kemudian untuk volume penjualan  produk Krakatau Steel di semester I/2022 naik sebesar 10,5%, dari semula  995.000 ton, menjadi 1.099.000 ton.
&amp;ldquo;Begitu pula dari sisi produksi mengalami kenaikan sebesar 10,2% dari  2021 sebesar 1.008.000 ton menjadi 1.111.000 ton pada 2022,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia melanjutkan, kenaikan volume penjualan produk utama Krakatau  Steel, yakni Hot Rolled Coil dan Cold Rolled Coil, ditopang dengan  program hilirisasi Krakatau Steel yang semakin berkembang. Hingga  semester I/2022, volume penjualan produk baja hilir naik 206% menjadi  14.400 ton.
Produksi pipa baja ERW juga meningkat 21,45% menjadi 15.613 ton dari  sebelumnya sebesar 12.856 ton di 2021. Melalui kenaikan produktivitas,  pendapatan Krakatau Steel juga meningkat hingga 29,8% menjadi Rp20,6  triliun pada semester I/2022, dibandingkan periode yang sama pada tahun  lalu yang sebesar Rp15,8 triliun.
Hal ini juga didukung dengan pendapatan dari penjualan produk baja  hilir yang meningkat 179% menjadi Rp218 miliar, dari tahun sebelumnya  yang sebesar Rp122 miliar. Produk-produk yang berhasil dijual adalah  varian baja ringan hollow, genteng metal, KS-5 atap, floordeck, baja  CNP, guard rail, serta lima penambahan produk baja hilir di 2022 yaitu  baja tower, cut to length overflow, custom section &amp;amp; flange, join  plate, dan mini plate.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) raup laba USD78,65 juta atau setara Rp1,17 triliun di semester I 2022. Laba KRAS naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
&quot;Laba semester pertama 2022 meningkat dua kali lipat dibandingkan laba semester pertama 2021 yang sebesar USD33,02 juta atau setara dengan Rp490,7 miliar. Pencapaian ini adalah hadiah terbaik di hari ulang tahun Krakatau Steel,&quot; kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.
BACA JUGA:Kejar Pendapatan Rp2 Triliun, Anak Usaha Krakatau Steel Layani 5.000 Kapal/Tahun

Dari sisi pendapatan, emiten produsen baja plat merah ini mencatatkan peningkatan pendapatan menjadi sebesar USD1,34 miliar atau setara Rp19,88 triliun, meningkat 27% dari pendapatan perseroan di semester I 2021 yang sebesar USD1,05 miliar atau setara dengan Rp15,68 triliun.
Seiring dengan peningkatan laba dan pendapatan, EBITDA perseroan juga meningkat 5,9% menjadi sebesar USD91,0 juta di semester I 2022 dari sebelumnya sebesar USD85,9 juta di semester I 2021.
BACA JUGA:Krakatau Steel-Posco Tambah Investasi Rp52 Triliun, Erick Thohir: Penguasan Ekositem Baja

Silmy menambahkan, volume penjualan perseroan meningkat 10% menjadi sebesar 1.098.000 ton di semester I 2022 dari sebelumnya sebesar 995.000 ton di periode yang sama tahun lalu.
&quot;Ekuitas perseroan juga mengalami kenaikan 13% dari menjadi sebesar USD587 juta hingga Juni 2022 dari sebelumnya sebesar USD522 juta di Desember 2021,&amp;rdquo; lanjut Silmy.
Hingga 30 Juni 2022 ini, juga terjadi peningkatan aset perseroan sebesar 4% menjadi sebesar USD3,89 miliar dari sebelumnya USD3,74 miliar di 31 Desember 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8zMS8xLzE0NjU0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sesuai dengan tema HUT ke-52 tahun perseroan Continuing Positivity,  kinerja Krakatau Steel meneruskan tren positif dari kinerja sebelumnya  di 2021. Kami yakin ke depan perseroan akan semakin tangguh, semakin  sehat, menjadi perusahaan BUMN yang memberikan kontribusi terbaiknya  untuk kemajuan industri baja nasional,&amp;rdquo; ujar Silmy.
Sebelumnya, Silmy pernah bilang, laba perseroan di semester pertama  diperkirakan mencapai Rp941 miliar. Kemudian untuk volume penjualan  produk Krakatau Steel di semester I/2022 naik sebesar 10,5%, dari semula  995.000 ton, menjadi 1.099.000 ton.
&amp;ldquo;Begitu pula dari sisi produksi mengalami kenaikan sebesar 10,2% dari  2021 sebesar 1.008.000 ton menjadi 1.111.000 ton pada 2022,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia melanjutkan, kenaikan volume penjualan produk utama Krakatau  Steel, yakni Hot Rolled Coil dan Cold Rolled Coil, ditopang dengan  program hilirisasi Krakatau Steel yang semakin berkembang. Hingga  semester I/2022, volume penjualan produk baja hilir naik 206% menjadi  14.400 ton.
Produksi pipa baja ERW juga meningkat 21,45% menjadi 15.613 ton dari  sebelumnya sebesar 12.856 ton di 2021. Melalui kenaikan produktivitas,  pendapatan Krakatau Steel juga meningkat hingga 29,8% menjadi Rp20,6  triliun pada semester I/2022, dibandingkan periode yang sama pada tahun  lalu yang sebesar Rp15,8 triliun.
Hal ini juga didukung dengan pendapatan dari penjualan produk baja  hilir yang meningkat 179% menjadi Rp218 miliar, dari tahun sebelumnya  yang sebesar Rp122 miliar. Produk-produk yang berhasil dijual adalah  varian baja ringan hollow, genteng metal, KS-5 atap, floordeck, baja  CNP, guard rail, serta lima penambahan produk baja hilir di 2022 yaitu  baja tower, cut to length overflow, custom section &amp;amp; flange, join  plate, dan mini plate.</content:encoded></item></channel></rss>
