<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukit Asam (PTBA) Kurangi Penggunaan Diesel, Hemat Rp47,7 Miliar/Tahun</title><description>PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengurangi penggunaan 7 juta liter diesel per tahun dan mereduksi emisi sebesar 19.777 tCO2e.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun"/><item><title>Bukit Asam (PTBA) Kurangi Penggunaan Diesel, Hemat Rp47,7 Miliar/Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun-DMwRS2qnr1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PTBA kurangi penggunaan diesel (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/278/2660110/bukit-asam-ptba-kurangi-penggunaan-diesel-hemat-rp47-7-miliar-tahun-DMwRS2qnr1.jpg</image><title>PTBA kurangi penggunaan diesel (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengurangi penggunaan 7 juta liter diesel per tahun dan mereduksi emisi sebesar 19.777 tCO2e. Pemangkasan ini dicapai melalui program Eco-Mechanized Mining (e-MM) dan E-Mining Reporting System.
Sebagai informasi, Eco-Mechanized Mining (e-MM) merupakan program konversi alat-alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbasis listrik. Alat-alat pertambangan tersebut mulai dari untuk proses penggalian, transportasi, dan peralatan pendukung lainnya.
BACA JUGA:Daftar Proyek Bukit Asam (PTBA), Kapan LPG Diganti dengan DME?
&amp;ldquo;Program ini menciptakan penghematan sebesar Rp47,7 miliar per tahun,&quot; kata Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (3/9/2022).
Sedangkan, E-Mining Reporting System merupakan program yang berkaitan dengan pelaporan online dan real time untuk operasional pertambangan. Sistem berbasis online ini bisa diakses melalui aplikasi Corporate Information System and Enterprise Application (CISEA) yang menggantikan sistem pelaporan manual.
BACA JUGA:Bukit Asam Catat Produksi Batu Bara 15,9 Juta Ton, Naik 20% 
Berkat program ini, PTBA dapat menghemat konsumsi diesel sebanyak 1,2 juta liter per tahun dan menekan emisi karbon hingga 1.677 tCO2e per tahun. Selain itu, program ini mampu menciptakan penghematan hingga Rp10,78 miliar per tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Apollonius menjelaskan, total efisiensi yang dihasilkan program e-MM  dan E-Mining Reporting mencapai Rp58,48 miliar. Sebagaimana diketahui,  elektrifikasi dan digitalisasi pertambangan juga merupakan langkah PTBA  untuk mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060.
Di samping itu, program-program PTBA lainnya untuk menekan emisi  karbon yakni, beralih ke kendaraan berbasis listrik untuk operasional  pertambangan, melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, mengganti  bahan perusak ozon dengan bahan lain yang ramah lingkungan, serta kerja  sama dengan lembaga internasional Climate Disclosure Project (CDP) dalam  bentuk pendampingan laporan CDP Climate Change PTBA.
Perseroan pun terus meningkatkan portofolio pembangkit listrik  berbasis energi baru terbarukan (EBT), di antaranya yakni, Pembangkit  Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 241 kWp di Bandara  Soekarno-Hatta dan PLTS berkapasitas 400 kWp di Jalan Tol Bali Mandara.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengurangi penggunaan 7 juta liter diesel per tahun dan mereduksi emisi sebesar 19.777 tCO2e. Pemangkasan ini dicapai melalui program Eco-Mechanized Mining (e-MM) dan E-Mining Reporting System.
Sebagai informasi, Eco-Mechanized Mining (e-MM) merupakan program konversi alat-alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbasis listrik. Alat-alat pertambangan tersebut mulai dari untuk proses penggalian, transportasi, dan peralatan pendukung lainnya.
BACA JUGA:Daftar Proyek Bukit Asam (PTBA), Kapan LPG Diganti dengan DME?
&amp;ldquo;Program ini menciptakan penghematan sebesar Rp47,7 miliar per tahun,&quot; kata Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (3/9/2022).
Sedangkan, E-Mining Reporting System merupakan program yang berkaitan dengan pelaporan online dan real time untuk operasional pertambangan. Sistem berbasis online ini bisa diakses melalui aplikasi Corporate Information System and Enterprise Application (CISEA) yang menggantikan sistem pelaporan manual.
BACA JUGA:Bukit Asam Catat Produksi Batu Bara 15,9 Juta Ton, Naik 20% 
Berkat program ini, PTBA dapat menghemat konsumsi diesel sebanyak 1,2 juta liter per tahun dan menekan emisi karbon hingga 1.677 tCO2e per tahun. Selain itu, program ini mampu menciptakan penghematan hingga Rp10,78 miliar per tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Apollonius menjelaskan, total efisiensi yang dihasilkan program e-MM  dan E-Mining Reporting mencapai Rp58,48 miliar. Sebagaimana diketahui,  elektrifikasi dan digitalisasi pertambangan juga merupakan langkah PTBA  untuk mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060.
Di samping itu, program-program PTBA lainnya untuk menekan emisi  karbon yakni, beralih ke kendaraan berbasis listrik untuk operasional  pertambangan, melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, mengganti  bahan perusak ozon dengan bahan lain yang ramah lingkungan, serta kerja  sama dengan lembaga internasional Climate Disclosure Project (CDP) dalam  bentuk pendampingan laporan CDP Climate Change PTBA.
Perseroan pun terus meningkatkan portofolio pembangkit listrik  berbasis energi baru terbarukan (EBT), di antaranya yakni, Pembangkit  Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 241 kWp di Bandara  Soekarno-Hatta dan PLTS berkapasitas 400 kWp di Jalan Tol Bali Mandara.</content:encoded></item></channel></rss>
