<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Menteri ESDM Sebut Kenaikan Harga BBM Keputusan Jangka Panjang</title><description>Pemerintah segera menaikkan harga BBM subsidi. Mantan Menteri ESDM  Sudirman Said menilai kenaikan harga BBM ditujukan untuk jangka panjang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang"/><item><title>Mantan Menteri ESDM Sebut Kenaikan Harga BBM Keputusan Jangka Panjang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang-uBHaSth19M.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kenaikan harga BBM keputusan jangka panjang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660089/mantan-menteri-esdm-sebut-kenaikan-harga-bbm-keputusan-jangka-panjang-uBHaSth19M.jpeg</image><title>Kenaikan harga BBM keputusan jangka panjang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah segera menaikkan harga BBM subsidi. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said menilai kenaikan harga BBM ditujukan untuk jangka panjang dan bukan hanya untuk beberapa tahun ke depan saja.
&quot;(Penyesuaian harga BBM) ini tidak bisa dilihat dari satu periode presiden, namun jangka panjang yang berkelanjutan,&quot; ujar Sudirman  dilansir dari Antara, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Jokowi: Kenaikan Harga BBM Tinggal Diputuskan

Dia mengatakan subsidi BBM lebih baik direalokasikan untuk kebutuhan yang lebih produktif, seperti pembangunan sumber energi baru terbarukan (EBT), sehingga bisa mengurangi ketergantungan akan energi fosil, sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya alam di Indonesia.
&quot;Sudah separuh kebutuhan BBM kita impor, sementara ada potensi EBT yang belum tereksplor, itu yang mungkin bisa dimaksimalkan untuk masa depan,&quot; ujar Sudirman.
BACA JUGA:Harga BBM Mau Naik, KKP Minta Pertamina Jamin Pasokan untuk Nelayan

Sedangkan, untuk jangka pendek, menurut Menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019 itu, penyesuaian harga BBM yang terpenting untuk menyelamatkan postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) terlebih dahulu.
&quot;Dengan uang yang ada kita bisa sustain, yang diutamakan ketersediaan terlebih dahulu,&quot; ujar Sudirman.
Dengan kondisi harga minyak di tingkat global dan anggaran subsidi yang diperkirakan dapat terus membengkak, menurut dia, tidak ada pilihan lagi selain melakukan penyesuaian harga BBM.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMi8xLzE1Mjc1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menyebutkan semakin cepat penyesuaian harga diumumkan, akan  semakin baik, karena tidak akan menyebabkan kenaikan harga pangan maupun  barang yang ditimbulkan oleh spekulasi.
&quot;Harus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa energi itu ada harganya,&quot; ujarnya.
Ke depan, Sudirman mengatakan subsidi lebih baik diberikan kepada  orang, karena apabila diberikan kepada barang akan selalu menimbulkan  pergeseran atau distorsi.
Dirinya mengapresiasi upaya pemerintah yang mulai melakukan realokasi anggaran subsidi BBM ke bantalan sosial (bansos).
Presiden Joko Widodo telah menggelontorkan tambahan anggaran bantalan  sosial sebesar Rp24,17 triliun sebagai pengalihan beban biaya subsidi  BBM, yang terbagi untuk BLT sebesar Rp12,4 triliun, bantuan subsidi upah  (BSU) Rp9,6 triliun, dan subsidi transportasi daerah sebesar Rp2,17  triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah segera menaikkan harga BBM subsidi. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said menilai kenaikan harga BBM ditujukan untuk jangka panjang dan bukan hanya untuk beberapa tahun ke depan saja.
&quot;(Penyesuaian harga BBM) ini tidak bisa dilihat dari satu periode presiden, namun jangka panjang yang berkelanjutan,&quot; ujar Sudirman  dilansir dari Antara, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Jokowi: Kenaikan Harga BBM Tinggal Diputuskan

Dia mengatakan subsidi BBM lebih baik direalokasikan untuk kebutuhan yang lebih produktif, seperti pembangunan sumber energi baru terbarukan (EBT), sehingga bisa mengurangi ketergantungan akan energi fosil, sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya alam di Indonesia.
&quot;Sudah separuh kebutuhan BBM kita impor, sementara ada potensi EBT yang belum tereksplor, itu yang mungkin bisa dimaksimalkan untuk masa depan,&quot; ujar Sudirman.
BACA JUGA:Harga BBM Mau Naik, KKP Minta Pertamina Jamin Pasokan untuk Nelayan

Sedangkan, untuk jangka pendek, menurut Menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019 itu, penyesuaian harga BBM yang terpenting untuk menyelamatkan postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) terlebih dahulu.
&quot;Dengan uang yang ada kita bisa sustain, yang diutamakan ketersediaan terlebih dahulu,&quot; ujar Sudirman.
Dengan kondisi harga minyak di tingkat global dan anggaran subsidi yang diperkirakan dapat terus membengkak, menurut dia, tidak ada pilihan lagi selain melakukan penyesuaian harga BBM.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMi8xLzE1Mjc1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menyebutkan semakin cepat penyesuaian harga diumumkan, akan  semakin baik, karena tidak akan menyebabkan kenaikan harga pangan maupun  barang yang ditimbulkan oleh spekulasi.
&quot;Harus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa energi itu ada harganya,&quot; ujarnya.
Ke depan, Sudirman mengatakan subsidi lebih baik diberikan kepada  orang, karena apabila diberikan kepada barang akan selalu menimbulkan  pergeseran atau distorsi.
Dirinya mengapresiasi upaya pemerintah yang mulai melakukan realokasi anggaran subsidi BBM ke bantalan sosial (bansos).
Presiden Joko Widodo telah menggelontorkan tambahan anggaran bantalan  sosial sebesar Rp24,17 triliun sebagai pengalihan beban biaya subsidi  BBM, yang terbagi untuk BLT sebesar Rp12,4 triliun, bantuan subsidi upah  (BSU) Rp9,6 triliun, dan subsidi transportasi daerah sebesar Rp2,17  triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
