<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Menteri ESDM Perketat Pengawasan Subsidi</title><description>Harga BBM subsidi resmi naik mulai hari ini. Pengawasan BBM subsidi pun akan diperketat usai kenaikan harga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi"/><item><title>Harga BBM Naik, Menteri ESDM Perketat Pengawasan Subsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi-pMC4uMPKIm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengawasan BBM subsidi diperketat (Foto: MPI/Inda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660208/harga-bbm-naik-menteri-esdm-perketat-pengawasan-subsidi-pMC4uMPKIm.jpg</image><title>Pengawasan BBM subsidi diperketat (Foto: MPI/Inda)</title></images><description>JAKARTA – Harga BBM subsidi resmi naik mulai hari ini. Pengawasan BBM subsidi pun akan diperketat usai kenaikan harga.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan akan mengawasi ketepatan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Begini Kata Pengusaha
Hal ini disampaikan saat konferensi pers Presiden Jokowi dan Menteri Terkait perihal Pengalihan Subsidi BBM pada Sabtu (3/9/2022) di Jakarta.
“Mengenai kecepatan alokasi subsidi ini, tadi sudah disampaikan oleh Ibu Menkeu, banyak dari masyarakat yang masih menggunakan BBM subsidi meski tergolong massif. Ke depan akan dilakukan pengawasan-pengawasan,” ucapnya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Subsidi Tahun Depan Rp336 Triliun
Dia menyampaikan bahwa harga minyak memang tidak bisa dijadikan patokan. Di mana, harga minyak memang memiliki tren yang fluktuasi.


&quot;Harga minyak memang trennya turun naik tiap hari. Jadi, memang tidak bisa dijadikan patokan dalam jangka panjang,&quot; lanjutnya.
Sementara, kata Arifin, Pertamina juga sudah menyiapkan sebuah sistem  pengawasan. Adapun nantinya melalui sistem tersebut diharapkan akan  bisa memastikan BBM subsidi tepat sasaran.
&quot;Pertamina juga sudah menyiapkan sistem pengawasan digitalisasi,  harapannya bisa lebih mempertajam ketepatan bbm bersubsidi ini kepada  yang lebih membutuhkan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA – Harga BBM subsidi resmi naik mulai hari ini. Pengawasan BBM subsidi pun akan diperketat usai kenaikan harga.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan akan mengawasi ketepatan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Begini Kata Pengusaha
Hal ini disampaikan saat konferensi pers Presiden Jokowi dan Menteri Terkait perihal Pengalihan Subsidi BBM pada Sabtu (3/9/2022) di Jakarta.
“Mengenai kecepatan alokasi subsidi ini, tadi sudah disampaikan oleh Ibu Menkeu, banyak dari masyarakat yang masih menggunakan BBM subsidi meski tergolong massif. Ke depan akan dilakukan pengawasan-pengawasan,” ucapnya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Subsidi Tahun Depan Rp336 Triliun
Dia menyampaikan bahwa harga minyak memang tidak bisa dijadikan patokan. Di mana, harga minyak memang memiliki tren yang fluktuasi.


&quot;Harga minyak memang trennya turun naik tiap hari. Jadi, memang tidak bisa dijadikan patokan dalam jangka panjang,&quot; lanjutnya.
Sementara, kata Arifin, Pertamina juga sudah menyiapkan sebuah sistem  pengawasan. Adapun nantinya melalui sistem tersebut diharapkan akan  bisa memastikan BBM subsidi tepat sasaran.
&quot;Pertamina juga sudah menyiapkan sistem pengawasan digitalisasi,  harapannya bisa lebih mempertajam ketepatan bbm bersubsidi ini kepada  yang lebih membutuhkan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
