<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ingin Harga BBM Naik, Jokowi: Pemerintah Sudah Sekuat Tenaga Lindungi Rakyat dari Gejolak</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap pemerintah sudah sekuat tenaga melindungi rakyat dari gejolak harga minyak dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak"/><item><title>Tak Ingin Harga BBM Naik, Jokowi: Pemerintah Sudah Sekuat Tenaga Lindungi Rakyat dari Gejolak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak-CVaCu25tIO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden sekuat tenaga lindungi rakyat dari gejolak (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660250/tak-ingin-harga-bbm-naik-jokowi-pemerintah-sudah-sekuat-tenaga-lindungi-rakyat-dari-gejolak-CVaCu25tIO.jpg</image><title>Presiden sekuat tenaga lindungi rakyat dari gejolak (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap pemerintah sudah sekuat tenaga melindungi rakyat dari gejolak harga minyak dunia. Selama ini pemerintah tetap menyalurkan subsidi melalui APBN saat harga minyak dunia naik.
&quot;Saya sebetulnya ingin harga BBM di dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dari APBN. Tetapi anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu akan meningkat terus,&quot; kata Presiden  dilansir dari Antara, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Punya Mobil, Sri Mulyani Akui Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya

Jokowi mengemukakan sebanyak 70% dari belanja subsidi BBM yang telah disalurkan pemerintah malah dinikmati kelompok masyarakat mampu atau yang memiliki mobil pribadi. Seharusnya, kata Jokowi, subsidi di APBN yang merupakan uang negara diprioritaskan untuk masyarakat tidak mampu.
&amp;ldquo;Dan saat ini pemerintah harus membuat keputusan di situasi yang sulit,&amp;rdquo; kata dia.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Luhut: Tak Mungkin Presiden Membuat Rakyatnya Menderita

Pemerintah memutuskan mengalihkan subsidi BBM untuk bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Karena itu, dengan pengalihan subsidi BBM, maka akan terjadi penyesuaian harga BBM.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk menyesuaikan harga BBM subsidi pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter mulai Sabtu, pukul 14.30 WIB.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1Mjc4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pemerintah juga menyesuaikan harga BBM subsidi untuk solar dari  Rp5.150 rupiah per liter menjadi Rp6.800 per liter. Untuk BBM  nonsubsidi, pemerintah menyesuaikan harga pertamax dari Rp12.500 per  liter menjadi Rp14.500 per liter.
&amp;ldquo;Ini berlaku satu jam sejak saat diumumkannya penyesuaian harga ini. Jadi akan berlaku mulai pukul 14.30 WIB,&amp;rdquo; kata Arifin.
Pemerintah resmi memutuskan skema mengalihkan subsidi BBM menjadi  bantuan sosial sehingga harga BBM mengalami penyesuaian. Saat ini  besaran subsidi dan kompensasi energi telah mencapai Rp502,4 triliun di  APBN 2022 yang terdiri atas subsidi energi Rp208,9 triliun dan  kompensasi energi sebesar Rp293,5 triliun.
Subsidi BBM dialihkan menjadi bantuan sosial tambahan sebesar Rp24,7 triliun yang sudah mulai disalurkan pada 31 Agustus 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap pemerintah sudah sekuat tenaga melindungi rakyat dari gejolak harga minyak dunia. Selama ini pemerintah tetap menyalurkan subsidi melalui APBN saat harga minyak dunia naik.
&quot;Saya sebetulnya ingin harga BBM di dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dari APBN. Tetapi anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu akan meningkat terus,&quot; kata Presiden  dilansir dari Antara, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Punya Mobil, Sri Mulyani Akui Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya

Jokowi mengemukakan sebanyak 70% dari belanja subsidi BBM yang telah disalurkan pemerintah malah dinikmati kelompok masyarakat mampu atau yang memiliki mobil pribadi. Seharusnya, kata Jokowi, subsidi di APBN yang merupakan uang negara diprioritaskan untuk masyarakat tidak mampu.
&amp;ldquo;Dan saat ini pemerintah harus membuat keputusan di situasi yang sulit,&amp;rdquo; kata dia.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Luhut: Tak Mungkin Presiden Membuat Rakyatnya Menderita

Pemerintah memutuskan mengalihkan subsidi BBM untuk bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Karena itu, dengan pengalihan subsidi BBM, maka akan terjadi penyesuaian harga BBM.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk menyesuaikan harga BBM subsidi pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter mulai Sabtu, pukul 14.30 WIB.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1Mjc4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pemerintah juga menyesuaikan harga BBM subsidi untuk solar dari  Rp5.150 rupiah per liter menjadi Rp6.800 per liter. Untuk BBM  nonsubsidi, pemerintah menyesuaikan harga pertamax dari Rp12.500 per  liter menjadi Rp14.500 per liter.
&amp;ldquo;Ini berlaku satu jam sejak saat diumumkannya penyesuaian harga ini. Jadi akan berlaku mulai pukul 14.30 WIB,&amp;rdquo; kata Arifin.
Pemerintah resmi memutuskan skema mengalihkan subsidi BBM menjadi  bantuan sosial sehingga harga BBM mengalami penyesuaian. Saat ini  besaran subsidi dan kompensasi energi telah mencapai Rp502,4 triliun di  APBN 2022 yang terdiri atas subsidi energi Rp208,9 triliun dan  kompensasi energi sebesar Rp293,5 triliun.
Subsidi BBM dialihkan menjadi bantuan sosial tambahan sebesar Rp24,7 triliun yang sudah mulai disalurkan pada 31 Agustus 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
