<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Masyarakat Jangan Terpancing Informasi Hoaks!</title><description>Kenaikan harga BBM subsidi membuat aparat keamanan di Kota Malang menjaga SPBU.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks"/><item><title>Harga BBM Naik, Masyarakat Jangan Terpancing Informasi Hoaks!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks-vwIfLCrmaO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM naik (Foto: Avirista/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/320/2660276/harga-bbm-naik-masyarakat-jangan-terpancing-informasi-hoaks-vwIfLCrmaO.jpg</image><title>Harga BBM naik (Foto: Avirista/Okezone)</title></images><description>MALANG - Kenaikan harga BBM subsidi membuat aparat keamanan di Kota Malang menjaga SPBU. Penjagaan dilakukan oleh kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi adanya panic buyying sebelum pemberlakuan harga BBM bersubsidi baru.
Terlihat di beberapa SPBU di Kota Malang sepanjang Sabtu (3/9/2022) sebelum kenaikan bersubsidi jenis Pertalite dan solar, memang tampak lengang. Kondisi ini terjadi sebelum harga BBM diputuskan naik per pukul 14.30 WIB sesuai pengumuman pemerintah pusat.
BACA JUGA:Perubahan Harga BBM Picu Kenaikan Produk Parekraf, Sandiaga: Kami Siap Berikan Solusi

Tampak pada wilayah Kedungkandang SPBU sulfat terpantau normal seperti biasa konsumen tertib dalam antrian, begitu juga dengan SPBU Brantas yang berada di wilayah hukum Polsek Klojen.
Situasi antrian normal dan aman tersebut juga terpantau pada SPBU Lowokdoro, wilayah hukum Polsek Sukun dan SPBU Panji Suroso yang berada di Kecamatan Blimbing. Begitu juga pada SPBU Bendungan Sutami daerah Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru yang terpantau normal.
BACA JUGA:Harga Minyak Turun tapi BBM Naik, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto meminta masyarakat Malang tidak terpancing isu-isu negatif yang mengiringi kenaikan harga BBM bersubsidi. Mengingat akan ada bantuan sosial yang mengiringi kenaikan harga BBM bersubsidi, sebagai konsekuensinya.
&quot;Kita semua telah mendengar keputusan pemerintah bahwa adanya penetapan penyesuaian harga BBM. Namun kami imbau agar masyarakat Kota Malang tetap tenang,jangan terpancing isu-isu negatif, maupun berita hoaks dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,&quot; ucap Budi Hermanto, pada Sabtu petang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1Mjc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sejauh ini di wilayah Kota Malang telah melakukan pengecekan dan  patroli di sejumlah SPBU sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM.  Hasilnya memang sepanjang hari Sabtu ini, kondisinya lebih kondusif  dibandingkan pada Rabu malam lalu.
&quot;Sejauh ini personel kami telah melakukan pengecekan dan pengamanan  pada SPBU Paska penetapan penyesuaian harga BBM situasi kota Malang  secara umum terpantau normal dan tetap dalam keadaan aman kondusif,&quot;  ungkap Buher, sapaan akrabnya.
Pihaknya meminta masyarakat tidak melakukan panic buyying atau  pembelian berlebihan. Pasalnya stok dan pasokan BBM juga dipastikan  normal.
&quot;Pasca adanya penetapan penyesuaian harga BBM tadi siang terpantau  tidak ada kondisi panic buying, semuanya normal, kalau pun ada antrian  pengisian BBM di beberapa SPBU, mengingat akhir pekan, kondisi lalu  lintas, memang terjadi peningkatan kendaraan dari luar kota yang masuk  di wilayah Kota Malang,&quot; jelasnya.
&quot;Kami dari Polresta Malang Kota, bersama anggota TNI, stakeholder,  dan segenap elemen masyarakat Kota Malang, terus bekerjasama dan  berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif  di wilayah Kota Malang pasca penetapan penyesuaian harga BBM,&quot;  pungkasnya.
Sebagai informasi pemerintah pusat menaikkan harga BBM bersubsidi  jenis Pertalite dari Rp7.650 ke Rp10.000 per liter, kemudian solar  subsidi dari Rp5.150 ke Rp6.800 per liter, serta Pertamax dari Rp12.500  menjadi Rp14.500 per liter.</description><content:encoded>MALANG - Kenaikan harga BBM subsidi membuat aparat keamanan di Kota Malang menjaga SPBU. Penjagaan dilakukan oleh kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi adanya panic buyying sebelum pemberlakuan harga BBM bersubsidi baru.
Terlihat di beberapa SPBU di Kota Malang sepanjang Sabtu (3/9/2022) sebelum kenaikan bersubsidi jenis Pertalite dan solar, memang tampak lengang. Kondisi ini terjadi sebelum harga BBM diputuskan naik per pukul 14.30 WIB sesuai pengumuman pemerintah pusat.
BACA JUGA:Perubahan Harga BBM Picu Kenaikan Produk Parekraf, Sandiaga: Kami Siap Berikan Solusi

Tampak pada wilayah Kedungkandang SPBU sulfat terpantau normal seperti biasa konsumen tertib dalam antrian, begitu juga dengan SPBU Brantas yang berada di wilayah hukum Polsek Klojen.
Situasi antrian normal dan aman tersebut juga terpantau pada SPBU Lowokdoro, wilayah hukum Polsek Sukun dan SPBU Panji Suroso yang berada di Kecamatan Blimbing. Begitu juga pada SPBU Bendungan Sutami daerah Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru yang terpantau normal.
BACA JUGA:Harga Minyak Turun tapi BBM Naik, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto meminta masyarakat Malang tidak terpancing isu-isu negatif yang mengiringi kenaikan harga BBM bersubsidi. Mengingat akan ada bantuan sosial yang mengiringi kenaikan harga BBM bersubsidi, sebagai konsekuensinya.
&quot;Kita semua telah mendengar keputusan pemerintah bahwa adanya penetapan penyesuaian harga BBM. Namun kami imbau agar masyarakat Kota Malang tetap tenang,jangan terpancing isu-isu negatif, maupun berita hoaks dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,&quot; ucap Budi Hermanto, pada Sabtu petang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1Mjc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sejauh ini di wilayah Kota Malang telah melakukan pengecekan dan  patroli di sejumlah SPBU sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM.  Hasilnya memang sepanjang hari Sabtu ini, kondisinya lebih kondusif  dibandingkan pada Rabu malam lalu.
&quot;Sejauh ini personel kami telah melakukan pengecekan dan pengamanan  pada SPBU Paska penetapan penyesuaian harga BBM situasi kota Malang  secara umum terpantau normal dan tetap dalam keadaan aman kondusif,&quot;  ungkap Buher, sapaan akrabnya.
Pihaknya meminta masyarakat tidak melakukan panic buyying atau  pembelian berlebihan. Pasalnya stok dan pasokan BBM juga dipastikan  normal.
&quot;Pasca adanya penetapan penyesuaian harga BBM tadi siang terpantau  tidak ada kondisi panic buying, semuanya normal, kalau pun ada antrian  pengisian BBM di beberapa SPBU, mengingat akhir pekan, kondisi lalu  lintas, memang terjadi peningkatan kendaraan dari luar kota yang masuk  di wilayah Kota Malang,&quot; jelasnya.
&quot;Kami dari Polresta Malang Kota, bersama anggota TNI, stakeholder,  dan segenap elemen masyarakat Kota Malang, terus bekerjasama dan  berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif  di wilayah Kota Malang pasca penetapan penyesuaian harga BBM,&quot;  pungkasnya.
Sebagai informasi pemerintah pusat menaikkan harga BBM bersubsidi  jenis Pertalite dari Rp7.650 ke Rp10.000 per liter, kemudian solar  subsidi dari Rp5.150 ke Rp6.800 per liter, serta Pertamax dari Rp12.500  menjadi Rp14.500 per liter.</content:encoded></item></channel></rss>
