<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Sektor Ritel Terpuruk Lagi?</title><description>Kenaikan harga BBM dinilai akan berdampak pada kinerja sektor ritel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi"/><item><title>Harga BBM Naik, Sektor Ritel Terpuruk Lagi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi</guid><pubDate>Senin 05 September 2022 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi-l4pIybGNqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor ritel terdampak kenaikan harga BBM (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661138/harga-bbm-naik-sektor-ritel-terpuruk-lagi-l4pIybGNqt.jpg</image><title>Sektor ritel terdampak kenaikan harga BBM (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM dinilai akan berdampak pada kinerja sektor ritel. Mahalnya harga BBM akan mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.
BACA JUGA:Tarif Angkot di Bekasi Naik Imbas Kenaikan Harga BBM 

Pengamatan Properti Anton Sitorus menilai kenaikan harga BBM saat ini sedikit banyak bakal memengaruhi masyarakat dalam mengeluarkan uang, termasuk berkunjung ke mal. Kemungkinan masyarakat bakal memenuhi kebutuhan primer dan sekunder, kebutuhan primer seperti berkunjung ke mal menjadi pertimbangan.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, APBN Tetap Bengkak Jadi Rp648 Triliun

&quot;Apalagi nanti dengan kenaikan BBM ini harga meningkat, tentu orang makin memperketat mereka punya spending, jadi selama ini yang punya pengeluaran untuk pergi ke mal, untuk makan di luar, dan lain sebagainya mungkin akan ditinjau kembali kalau memang hal ini membuat daya beli mereka terdampak,&quot; ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Senin (5/9/2022).
Menurutnya Anton, mengatakan dalam situasi seperti ini perlu dukungan dan kolaborasi antara penyewa atau pemilik tenant dengan manajemen pengelola mal. Bagaimana menyusun strategi untuk menarik masyarakat datang berkunjung ke mal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS8xLzE1Mjg0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi mal yang perform bagus itu biasanya antara manajemen malnya dan  retailernya mereka punya hubungan yang baik, jadi ketika mereka doing  marketing, ketika mereka melakukan program campaign kepada konsumen, itu  benar-benar bisa menarik orang untuk datang ke malnya,&quot; lanjut Anton.
&quot;Sementara mal yang antara manajemen dan tenantnya biasa saja, itu akan sulit menghadapi tantangan ini ke depannya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM dinilai akan berdampak pada kinerja sektor ritel. Mahalnya harga BBM akan mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.
BACA JUGA:Tarif Angkot di Bekasi Naik Imbas Kenaikan Harga BBM 

Pengamatan Properti Anton Sitorus menilai kenaikan harga BBM saat ini sedikit banyak bakal memengaruhi masyarakat dalam mengeluarkan uang, termasuk berkunjung ke mal. Kemungkinan masyarakat bakal memenuhi kebutuhan primer dan sekunder, kebutuhan primer seperti berkunjung ke mal menjadi pertimbangan.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, APBN Tetap Bengkak Jadi Rp648 Triliun

&quot;Apalagi nanti dengan kenaikan BBM ini harga meningkat, tentu orang makin memperketat mereka punya spending, jadi selama ini yang punya pengeluaran untuk pergi ke mal, untuk makan di luar, dan lain sebagainya mungkin akan ditinjau kembali kalau memang hal ini membuat daya beli mereka terdampak,&quot; ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Senin (5/9/2022).
Menurutnya Anton, mengatakan dalam situasi seperti ini perlu dukungan dan kolaborasi antara penyewa atau pemilik tenant dengan manajemen pengelola mal. Bagaimana menyusun strategi untuk menarik masyarakat datang berkunjung ke mal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS8xLzE1Mjg0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi mal yang perform bagus itu biasanya antara manajemen malnya dan  retailernya mereka punya hubungan yang baik, jadi ketika mereka doing  marketing, ketika mereka melakukan program campaign kepada konsumen, itu  benar-benar bisa menarik orang untuk datang ke malnya,&quot; lanjut Anton.
&quot;Sementara mal yang antara manajemen dan tenantnya biasa saja, itu akan sulit menghadapi tantangan ini ke depannya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
