<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Biaya Logistik Gimana Nih?</title><description>Kenaikan harga BBM akan berpengaruh terhadap biaya logistik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih"/><item><title>Harga BBM Naik, Biaya Logistik Gimana Nih?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih</guid><pubDate>Senin 05 September 2022 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih-I5nE1PEX5B.png" expression="full" type="image/jpeg">Biaya logistik mahal imbas kenaikan harga BBM (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661192/harga-bbm-naik-biaya-logistik-gimana-nih-I5nE1PEX5B.png</image><title>Biaya logistik mahal imbas kenaikan harga BBM (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM akan berpengaruh terhadap biaya logistik. DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai biaya logistik akan semakin mahal karena harga BBM naik.
Kendati demikian, Ketua Umum ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan setuju atas naiknya harga BBM selama adanya kepastian untuk ketersediaan BBM di lapangan. Namun tentu saja kebijakan ini akan berdampak terhadap hitungan biaya angkutan darat.
BACA JUGA:Erick Thohir Pamer Kinerja BUMN Transportasi, Logistik hingga Pelabuhan

Menurutnya terdapat dua efek yakni efek langsung dan tidak langsung. Untuk efek langsungnya yaitu berhubung faktor komponen BBM dalam sebuah  formula hitungan biaya angkutan darat merepresentasi 35-40% jadi berapa pun koefisien kenaikan BBM akan berdampak besar. Sementara itu efek tidak langsungnya yaitu biaya lain seperti harga maintenance dan parts juga akan terdongkrak naik akibat tidak langsung dari ongkos produksi dan pengiriman spare parts kepada pengusaha/pemilik truk.
BACA JUGA:Cara Tekan Biaya Logistik Indonesia Timur, Pelabuhan Ambon Dimaksimalkan

&quot;Potensi tekanan pada kinerja logistik tentu juga sangat besar, karena saya sampaikan tadi komponen BBM dalam  angkutan darat cukup tinggi. Seperti kita ketahui distribusi barang dengan moda transportasi darat secara nasional masih didominasi angkutan darat,&quot; ucapnya kepada MPI, Senin (5/9/2022).
Dia menambahkan belum lagi respons pasar pengguna angkutan, yang pada dasarnya free market, seakan tidak peduli dan membebankan pergeseran harga akibat kenaikan harga BBM kepada pelaku penyedia jasa angkutan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS8xLzE1Mjg0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya kondisi industri logistik di tengah momentum pemulihan  ekonomi cukup baik, volume sudah berangsur naik dan Mobilitas semakin  longgar. Hanya saja industri logistik masih memerlukan dukungan  pemerintah guna memastikan agenda pemerintah bisa terealisasi.
Contohnya pada kasus BBM ini, dia menyatakan bahwa perlu kepastian  mengenai ketersediaan supply BBM tanpa henti secara nasional. Fenomena  antrean pengisian BBM di SPBU yang kita lihat akhir akhir ini cukup  masif dan memprihatinkan dan sudah berdampak kepada kinerja logistik,  karena produktivitas barang modal(truck) tidak optimal.
&quot;Di daerah,  ALFI sudah menginisiasi untuk mengambil peran dan  berinovasi dalam membantu pertamina untuk melakukan ini,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM akan berpengaruh terhadap biaya logistik. DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai biaya logistik akan semakin mahal karena harga BBM naik.
Kendati demikian, Ketua Umum ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan setuju atas naiknya harga BBM selama adanya kepastian untuk ketersediaan BBM di lapangan. Namun tentu saja kebijakan ini akan berdampak terhadap hitungan biaya angkutan darat.
BACA JUGA:Erick Thohir Pamer Kinerja BUMN Transportasi, Logistik hingga Pelabuhan

Menurutnya terdapat dua efek yakni efek langsung dan tidak langsung. Untuk efek langsungnya yaitu berhubung faktor komponen BBM dalam sebuah  formula hitungan biaya angkutan darat merepresentasi 35-40% jadi berapa pun koefisien kenaikan BBM akan berdampak besar. Sementara itu efek tidak langsungnya yaitu biaya lain seperti harga maintenance dan parts juga akan terdongkrak naik akibat tidak langsung dari ongkos produksi dan pengiriman spare parts kepada pengusaha/pemilik truk.
BACA JUGA:Cara Tekan Biaya Logistik Indonesia Timur, Pelabuhan Ambon Dimaksimalkan

&quot;Potensi tekanan pada kinerja logistik tentu juga sangat besar, karena saya sampaikan tadi komponen BBM dalam  angkutan darat cukup tinggi. Seperti kita ketahui distribusi barang dengan moda transportasi darat secara nasional masih didominasi angkutan darat,&quot; ucapnya kepada MPI, Senin (5/9/2022).
Dia menambahkan belum lagi respons pasar pengguna angkutan, yang pada dasarnya free market, seakan tidak peduli dan membebankan pergeseran harga akibat kenaikan harga BBM kepada pelaku penyedia jasa angkutan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS8xLzE1Mjg0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya kondisi industri logistik di tengah momentum pemulihan  ekonomi cukup baik, volume sudah berangsur naik dan Mobilitas semakin  longgar. Hanya saja industri logistik masih memerlukan dukungan  pemerintah guna memastikan agenda pemerintah bisa terealisasi.
Contohnya pada kasus BBM ini, dia menyatakan bahwa perlu kepastian  mengenai ketersediaan supply BBM tanpa henti secara nasional. Fenomena  antrean pengisian BBM di SPBU yang kita lihat akhir akhir ini cukup  masif dan memprihatinkan dan sudah berdampak kepada kinerja logistik,  karena produktivitas barang modal(truck) tidak optimal.
&quot;Di daerah,  ALFI sudah menginisiasi untuk mengambil peran dan  berinovasi dalam membantu pertamina untuk melakukan ini,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
