<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan BBM Bikin Beban Operasional Angkutan Pelayaran Semakin Berat</title><description>Kenaikan harga BBM saat ini berdampak langsung terhadap pelayaran angkutan penumpang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat"/><item><title>Kenaikan BBM Bikin Beban Operasional Angkutan Pelayaran Semakin Berat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat</guid><pubDate>Senin 05 September 2022 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat-fH2bNhaPzg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kenaikan BBM bikin biaya operasional pelayaran makin mahal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/05/320/2661336/kenaikan-bbm-bikin-beban-operasional-angkutan-pelayaran-semakin-berat-fH2bNhaPzg.jpeg</image><title>Kenaikan BBM bikin biaya operasional pelayaran makin mahal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM saat ini berdampak langsung terhadap pelayaran angkutan penumpang. Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan, saat ini sektor pelayaran penumpang menggunakan BBM subsidi.
&quot;Sudah pasti beban operasional bagi angkutan pelayaran penumpang semakin berat seiring kenaikan harga BBM,&quot; katanya, Senin (05/09/2022).
BACA JUGA:Ramalan Jokowi soal Demo Kenaikan Harga BBM Pertalite Terbukti

Menurut Carmelita, pelayaran sektor angkutan penumpang yang melayani jarak dekat, selama ini tarif angkutannya ditentukan Pemerintah. Untuk itu, Carmelita berharap Pemerintah bisa segera melakukan penyesuaian tarif untuk pelayaran penumpang jarak dekat.
&quot;Idealnya saat ada kenaikan BBM, maka langsung ada penyesuaian tarif untuk angkutan penumpang jarak pendek secepatnya karena beban kenaikan BBM cukup besar,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Harga BBM RON 95 di Malaysia Hanya Rp6.814/Liter, Lebih Murah dari Pertamax Rp14.500/Liter

Dalam struktur biaya operasional, bahan bakar menyumbang 40% -50%  terhadap total biaya operasional pelayaran. Adapun untuk pelayaran penumpang jarak jauh, Carmelita meminta para operator pelayaran melihat potensi dan mekanisme pasar yang berlaku di tiap lokasi pelayaran, agar tetap kompetitif namun juga harus mengutamakan keselamatan penumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS80LzE1Mjg1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk pelayaran penumpang jarak jauh kita harap mereka bisa tetap  memberikan layanan terbaik, dan mengutamakan faktor keselamatan,&quot;  ujarnya.
Untuk kenaikan harga BBM non subsidi yang selalu fluktuatif seperti  yang dipublikasikan Pertamina setiap 15 hari, sambung Carmelita, maka  pelaku usaha menerapkan fuel surcharge.
Selain terhadap pelayaran, dampak kenaikan BBM ini juga berdampak  terhadap kenaikan ongkos trucking dan transportasi dan biaya  kepelabuhanan.
&quot;Jadi penyesuaian tarif angkutan karena naiknya BBM, ini tidak hanya  pada sektor pelayaran, tapi juga angkutan lainnya,&quot; kata Carmelita.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kenaikan harga BBM saat ini berdampak langsung terhadap pelayaran angkutan penumpang. Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan, saat ini sektor pelayaran penumpang menggunakan BBM subsidi.
&quot;Sudah pasti beban operasional bagi angkutan pelayaran penumpang semakin berat seiring kenaikan harga BBM,&quot; katanya, Senin (05/09/2022).
BACA JUGA:Ramalan Jokowi soal Demo Kenaikan Harga BBM Pertalite Terbukti

Menurut Carmelita, pelayaran sektor angkutan penumpang yang melayani jarak dekat, selama ini tarif angkutannya ditentukan Pemerintah. Untuk itu, Carmelita berharap Pemerintah bisa segera melakukan penyesuaian tarif untuk pelayaran penumpang jarak dekat.
&quot;Idealnya saat ada kenaikan BBM, maka langsung ada penyesuaian tarif untuk angkutan penumpang jarak pendek secepatnya karena beban kenaikan BBM cukup besar,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Harga BBM RON 95 di Malaysia Hanya Rp6.814/Liter, Lebih Murah dari Pertamax Rp14.500/Liter

Dalam struktur biaya operasional, bahan bakar menyumbang 40% -50%  terhadap total biaya operasional pelayaran. Adapun untuk pelayaran penumpang jarak jauh, Carmelita meminta para operator pelayaran melihat potensi dan mekanisme pasar yang berlaku di tiap lokasi pelayaran, agar tetap kompetitif namun juga harus mengutamakan keselamatan penumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNS80LzE1Mjg1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk pelayaran penumpang jarak jauh kita harap mereka bisa tetap  memberikan layanan terbaik, dan mengutamakan faktor keselamatan,&quot;  ujarnya.
Untuk kenaikan harga BBM non subsidi yang selalu fluktuatif seperti  yang dipublikasikan Pertamina setiap 15 hari, sambung Carmelita, maka  pelaku usaha menerapkan fuel surcharge.
Selain terhadap pelayaran, dampak kenaikan BBM ini juga berdampak  terhadap kenaikan ongkos trucking dan transportasi dan biaya  kepelabuhanan.
&quot;Jadi penyesuaian tarif angkutan karena naiknya BBM, ini tidak hanya  pada sektor pelayaran, tapi juga angkutan lainnya,&quot; kata Carmelita.</content:encoded></item></channel></rss>
