<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dosni Roha (ZBRA) Rugi Rp33,8 Miliar di Semester I-2022</title><description>PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) membukukan kerugian sebesar Rp33,85 miliar di paruh pertama tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022"/><item><title>Dosni Roha (ZBRA) Rugi Rp33,8 Miliar di Semester I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 10:37 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022-5s4n5sJ58c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dosni Roha bukukan kerugian (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661669/dosni-roha-zbra-rugi-rp33-8-miliar-di-semester-i-2022-5s4n5sJ58c.jpg</image><title>Dosni Roha bukukan kerugian (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) membukukan kerugian sebesar Rp33,85 miliar di paruh pertama tahun ini. Angka itu berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan masih membukukan laba sebesar Rp2,01 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan, Selasa (6/9/2022), beban pokok pendapatan perseroan membengkak 13.628% menjadi Rp1,28 triliun dari sebelumnya hanya sebesar Rp9,36 miliar. Kemudian, beban penjualan pada semester I tahun ini tercatat sebesar Rp31,21 miliar.
BACA JUGA:Emiten Batu Bara DSSA Kantongi Laba Rp3,74 Triliun, Meroket 472%

Selanjutnya, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp144,05 miliar atau naik dari sebelumnya Rp2,10 miliar, serta beban keuangan yang pada semester I tahun lalu nihil menjadi sebesar Rp57,31 miliar pada semester I tahun ini.
BACA JUGA:Cek Aksi Emiten Hari Ini Jelang Akhir Pekan

Padahal, penjualan perseroan melesat hingga 13.153% menjadi Rp1,47 triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,12 miliar. Adapun, segmen consumer healthcare tercatat sebesar Rp571,06 miliar, kemudian produk obat-obatan tercatat sebesar Rp469,75 miliar.
Selanjutnya, segmen perlengkapan medis mencatatkan penjualan sebesar  Rp248,60 miliar, segmen e-commerce tercatat sebesar Rp93 miliar, produk  makanan sehat atau healthfood sebesar Rp14,54 miliar, penjualan gas  tercatat sebesar Rp9,32 miliar dan penjualan lainnya sebesar Rp68,77  miliar.
Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset ZBRA turun tipis 0,13%  menjadi Rp3,16 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,17 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,83 triliun dan ekuitas sebesar  Rp1,33 triliun.
Saat ini, perseroan tengah memperkuat sektor digital, yakni  digitalisasi transportasi dan logistik, untuk menyatukan pemilik  kendaraan dengan pengguna jasa. Di samping itu, anggaran belanja modal  atau capital expenditure (capex) sebesar Rp300 miliar digunakan  perseroan untuk pembelian armada pengangkutan, khususnya logistik pihak  ketiga atau third party logistics (3PL).</description><content:encoded>JAKARTA - PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) membukukan kerugian sebesar Rp33,85 miliar di paruh pertama tahun ini. Angka itu berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan masih membukukan laba sebesar Rp2,01 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan, Selasa (6/9/2022), beban pokok pendapatan perseroan membengkak 13.628% menjadi Rp1,28 triliun dari sebelumnya hanya sebesar Rp9,36 miliar. Kemudian, beban penjualan pada semester I tahun ini tercatat sebesar Rp31,21 miliar.
BACA JUGA:Emiten Batu Bara DSSA Kantongi Laba Rp3,74 Triliun, Meroket 472%

Selanjutnya, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp144,05 miliar atau naik dari sebelumnya Rp2,10 miliar, serta beban keuangan yang pada semester I tahun lalu nihil menjadi sebesar Rp57,31 miliar pada semester I tahun ini.
BACA JUGA:Cek Aksi Emiten Hari Ini Jelang Akhir Pekan

Padahal, penjualan perseroan melesat hingga 13.153% menjadi Rp1,47 triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,12 miliar. Adapun, segmen consumer healthcare tercatat sebesar Rp571,06 miliar, kemudian produk obat-obatan tercatat sebesar Rp469,75 miliar.
Selanjutnya, segmen perlengkapan medis mencatatkan penjualan sebesar  Rp248,60 miliar, segmen e-commerce tercatat sebesar Rp93 miliar, produk  makanan sehat atau healthfood sebesar Rp14,54 miliar, penjualan gas  tercatat sebesar Rp9,32 miliar dan penjualan lainnya sebesar Rp68,77  miliar.
Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset ZBRA turun tipis 0,13%  menjadi Rp3,16 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,17 triliun.  Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,83 triliun dan ekuitas sebesar  Rp1,33 triliun.
Saat ini, perseroan tengah memperkuat sektor digital, yakni  digitalisasi transportasi dan logistik, untuk menyatukan pemilik  kendaraan dengan pengguna jasa. Di samping itu, anggaran belanja modal  atau capital expenditure (capex) sebesar Rp300 miliar digunakan  perseroan untuk pembelian armada pengangkutan, khususnya logistik pihak  ketiga atau third party logistics (3PL).</content:encoded></item></channel></rss>
