<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Sarana Menara (TOWR) Naik 33,85% Jadi Rp5,31 Triliun</title><description>PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan pendapatan Rp5,31 triliun di semester pertama 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun"/><item><title>Pendapatan Sarana Menara (TOWR) Naik 33,85% Jadi Rp5,31 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun-7yrkLZv7vu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan TOWR alami kenaikan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661726/pendapatan-sarana-menara-towr-naik-33-85-jadi-rp5-31-triliun-7yrkLZv7vu.jpg</image><title>Pendapatan TOWR alami kenaikan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan pendapatan Rp5,31 triliun di semester pertama 2022. Pendapatan TOWR naik 33,85% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp3,97 triliun.
Perseroan menyebutkan, perolehan pendapatan dikontribusi dari pendapatan pihak ketiga sebesar Rp5,24 triliun, yang terbagi atas pendapatan sewa sebesar Rp4,8 triliun dan pendapatan jasa dan lainnya sebesar Rp366 miliar.
BACA JUGA:Anak Usaha Sarana Menara Nusantara (TOWR) Kantongi Pinjaman Rp1,5 Triliun

Berdasarkan pelanggannya, TOWR memperoleh pendapatan terbesar dari PT XL Axiata Tbk. (EXCL), yakni senilai Rp1,56 triliun di semester I/2022, atau sebesar 29% dari total pendapatan perseroan. TOWR juga memperoleh pendapatan dari PT Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp1,14 triliun, PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp890 miliar, dan PT Telekomunikasi Selular sebesar Rp793 miliar.
Beban pokok pendapatan TOWR juga tercatat naik hingga semester I/2022 menjadi Rp1,4 triliun, dari Rp1,08 triliun atau meningkat 33,17% secara tahunan atau year on year (yoy). Meski beban naik, TOWR masih mencetak laba bruto yang signifikan sebesar 34,11% menjadi Rp3,87 triliun, dari Rp2,8 triliun.
BACA JUGA:Anak Usaha Sarana Menara (TOWR) Dapat Pinjaman Rp2,6 Triliun

Akan tetapi, laba bersih TOWR tercatat hanya mampu tumbuh 0,08% menjadi Rp1,69 triliun di semester I/2022, dari Rp1,68 triliun di semester I/2021. Tipisnya kenaikan laba bersih ini diakibatkan dari membengkaknya biaya keuangan TOWR di semester I/2022 menjadi Rp1,2 triliun, dari Rp522 miliar secara tahunan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun hingga 30 Juni 2022, TOWR mencatatkan total aset senilai  Rp63,3 triliun, turun dari 31 Desember 2021 sebesar Rp65,8 triliun.  Total liabilitas perseroan tercatat turun menjadi Rp50,4 triliun di  akhir Juni 2022, dari Rp53,7 triliun di akhir Desember 2021.
Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat naik menjadi Rp12,9  triliun di semester I/2022, dibandingkan 2021 sebesar Rp12,06 triliun.  Hingga akhir Juni 2022, TOWR mencatat penerimaan kas dari pelanggan  senilai Rp7,4 triliun, dengan total kas yang diterima dari aktivitas  operasi sebesar Rp5,3 triliun.
Jumlah kas dan bank awal tahun TOWR tercatat sebesar Rp4,7 triliun,  dengan kas dan bank akhir tahun TOWR tercatat sebesar Rp769,2 miliar.  Tahun ini, emiten menara telekomunikasi Grup Djarum ini membidik  pertumbuhan pendapatan sekitar 20% atau Rp10,5 triliun dan EBITDA margin  sekitar 85% di akhir 2022. TOWR membukukan pendapatan Rp8,63 triliun  pada 2021. Pendapatan ini tumbuh 15,98% dari Rp7,44 triliun di 2020.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan pendapatan Rp5,31 triliun di semester pertama 2022. Pendapatan TOWR naik 33,85% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp3,97 triliun.
Perseroan menyebutkan, perolehan pendapatan dikontribusi dari pendapatan pihak ketiga sebesar Rp5,24 triliun, yang terbagi atas pendapatan sewa sebesar Rp4,8 triliun dan pendapatan jasa dan lainnya sebesar Rp366 miliar.
BACA JUGA:Anak Usaha Sarana Menara Nusantara (TOWR) Kantongi Pinjaman Rp1,5 Triliun

Berdasarkan pelanggannya, TOWR memperoleh pendapatan terbesar dari PT XL Axiata Tbk. (EXCL), yakni senilai Rp1,56 triliun di semester I/2022, atau sebesar 29% dari total pendapatan perseroan. TOWR juga memperoleh pendapatan dari PT Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp1,14 triliun, PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp890 miliar, dan PT Telekomunikasi Selular sebesar Rp793 miliar.
Beban pokok pendapatan TOWR juga tercatat naik hingga semester I/2022 menjadi Rp1,4 triliun, dari Rp1,08 triliun atau meningkat 33,17% secara tahunan atau year on year (yoy). Meski beban naik, TOWR masih mencetak laba bruto yang signifikan sebesar 34,11% menjadi Rp3,87 triliun, dari Rp2,8 triliun.
BACA JUGA:Anak Usaha Sarana Menara (TOWR) Dapat Pinjaman Rp2,6 Triliun

Akan tetapi, laba bersih TOWR tercatat hanya mampu tumbuh 0,08% menjadi Rp1,69 triliun di semester I/2022, dari Rp1,68 triliun di semester I/2021. Tipisnya kenaikan laba bersih ini diakibatkan dari membengkaknya biaya keuangan TOWR di semester I/2022 menjadi Rp1,2 triliun, dari Rp522 miliar secara tahunan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun hingga 30 Juni 2022, TOWR mencatatkan total aset senilai  Rp63,3 triliun, turun dari 31 Desember 2021 sebesar Rp65,8 triliun.  Total liabilitas perseroan tercatat turun menjadi Rp50,4 triliun di  akhir Juni 2022, dari Rp53,7 triliun di akhir Desember 2021.
Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat naik menjadi Rp12,9  triliun di semester I/2022, dibandingkan 2021 sebesar Rp12,06 triliun.  Hingga akhir Juni 2022, TOWR mencatat penerimaan kas dari pelanggan  senilai Rp7,4 triliun, dengan total kas yang diterima dari aktivitas  operasi sebesar Rp5,3 triliun.
Jumlah kas dan bank awal tahun TOWR tercatat sebesar Rp4,7 triliun,  dengan kas dan bank akhir tahun TOWR tercatat sebesar Rp769,2 miliar.  Tahun ini, emiten menara telekomunikasi Grup Djarum ini membidik  pertumbuhan pendapatan sekitar 20% atau Rp10,5 triliun dan EBITDA margin  sekitar 85% di akhir 2022. TOWR membukukan pendapatan Rp8,63 triliun  pada 2021. Pendapatan ini tumbuh 15,98% dari Rp7,44 triliun di 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
