<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Rokok Wismilak (WIIM) Raup Penjualan Rp1,94 Triliun</title><description>Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) raup penjualan bersih Rp1,94 triliun di semester pertama 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun"/><item><title>Emiten Rokok Wismilak (WIIM) Raup Penjualan Rp1,94 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun-UAhaaFP1mo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Wismilak alami kenaikan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661740/emiten-rokok-wismilak-wiim-raup-penjualan-rp1-94-triliun-UAhaaFP1mo.jpg</image><title>Penjualan Wismilak alami kenaikan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) raup penjualan bersih Rp1,94 triliun di semester pertama 2022. Penjualan WIIM naik 38,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,4 triliun.
&amp;ldquo;Kami terus konsisten melakukan inovasi dengan adanya produk baru dan mencermati pasar yang sesuai dan fokus pada produk yang diminati konsumen,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan Wismilak Inti Makmur, Surjanto Yasaputera.
BACA JUGA:Wismilak Inti Makmur (WIIM) Akan Buyback Saham, Siapkan Rp36 Miliar

Sementara itu, laba bersih WIIM juga meningkat 31,2% menjadi Rp106,6 miliar dibandingkan 7 bulan pertama pada 2021. Surjanto melanjutkan, pertumbuhan produk WIIM di segmen sigaret kretek mesin (SKM) naik 50,2% dibandingkan tahun lalu.
&amp;ldquo;Pertumbuhan SKM merupakan kelanjutan dari upaya yang dilakukan Wismilak sejak 2019,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:Wismilak Inti Makmur (WIIM) Kantongi Laba Rp82 Miliar di Semester I-2022

Sebagai informasi, WIIM melakukan buyback saham terhitung sejak 1 Agustus 2022 menggunakan dana khusus yang telah dicadangkan, sehingga tidak mempengaruhi pendapatan perseroan. Buyback saham WIIM senilai Rp36 miliar tersebut setara 20% dari jumlah modal yang disetorkan, dengan pelaksanaan mulai 1 Agustus 2022 hingga 31 Oktober 2022.
&amp;ldquo;Kami yakin buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha. Wismilak memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup memadai untuk kegiatan operasional kami,&amp;rdquo; lanjut Surjanto.Manajemen WIIM menegaskan, pelaksanaan buyback ini tidak akan  berdampak secara material terhadap biaya operasional perseroan, sehingga  laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan. Selain  itu, pengalihan aset berupa kas menjadi treasury stock tidak akan  mempengaruhi pendapatan perseroan.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan  memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat  modal kerja dan arus kas yang dimiliki cukup memadai untuk membiayai  kegiatan perseroan. Pada semester I/2022 Wismilak memiliki total nilai  aset Rp1,89 triliun, sedangkan ekuitas mencapai Rp1,39 triliun. Adapun  untuk strategi bisnis di sisa tahun ini, WIIM fokus pada pengembangan  rokok kualitas premium.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) raup penjualan bersih Rp1,94 triliun di semester pertama 2022. Penjualan WIIM naik 38,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,4 triliun.
&amp;ldquo;Kami terus konsisten melakukan inovasi dengan adanya produk baru dan mencermati pasar yang sesuai dan fokus pada produk yang diminati konsumen,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan Wismilak Inti Makmur, Surjanto Yasaputera.
BACA JUGA:Wismilak Inti Makmur (WIIM) Akan Buyback Saham, Siapkan Rp36 Miliar

Sementara itu, laba bersih WIIM juga meningkat 31,2% menjadi Rp106,6 miliar dibandingkan 7 bulan pertama pada 2021. Surjanto melanjutkan, pertumbuhan produk WIIM di segmen sigaret kretek mesin (SKM) naik 50,2% dibandingkan tahun lalu.
&amp;ldquo;Pertumbuhan SKM merupakan kelanjutan dari upaya yang dilakukan Wismilak sejak 2019,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:Wismilak Inti Makmur (WIIM) Kantongi Laba Rp82 Miliar di Semester I-2022

Sebagai informasi, WIIM melakukan buyback saham terhitung sejak 1 Agustus 2022 menggunakan dana khusus yang telah dicadangkan, sehingga tidak mempengaruhi pendapatan perseroan. Buyback saham WIIM senilai Rp36 miliar tersebut setara 20% dari jumlah modal yang disetorkan, dengan pelaksanaan mulai 1 Agustus 2022 hingga 31 Oktober 2022.
&amp;ldquo;Kami yakin buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha. Wismilak memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup memadai untuk kegiatan operasional kami,&amp;rdquo; lanjut Surjanto.Manajemen WIIM menegaskan, pelaksanaan buyback ini tidak akan  berdampak secara material terhadap biaya operasional perseroan, sehingga  laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan. Selain  itu, pengalihan aset berupa kas menjadi treasury stock tidak akan  mempengaruhi pendapatan perseroan.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan  memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat  modal kerja dan arus kas yang dimiliki cukup memadai untuk membiayai  kegiatan perseroan. Pada semester I/2022 Wismilak memiliki total nilai  aset Rp1,89 triliun, sedangkan ekuitas mencapai Rp1,39 triliun. Adapun  untuk strategi bisnis di sisa tahun ini, WIIM fokus pada pengembangan  rokok kualitas premium.</content:encoded></item></channel></rss>
