<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau IPO, Fox Logger Incar Dana Segar Rp100 Miliar</title><description>Fox Logger berencana menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar"/><item><title>Mau IPO, Fox Logger Incar Dana Segar Rp100 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar-Rq6YwGGoo3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fox Logger bakal IPO (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2661752/mau-ipo-fox-logger-incar-dana-segar-rp100-miliar-Rq6YwGGoo3.jpg</image><title>Fox Logger bakal IPO (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Fox Logger berencana menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Fox Logger adalah pemain terbesar GPS Tracker di Indonesia.
Untuk memuluskan aksi korporasi tersebu, perseroan tengah menggodok dan bakal melepas sekitar 20% saham dengan membidik dana segar hingga Rp100 miliar.
BACA JUGA:BEI: 23 Perusahaan Antre IPO, Bidik Rp1 Triliun hingga Rp9,5 Triliun

CEO Fox Logger Alamsyah Cheung mengatakan, selain untuk investasi di teknologi dan dana operasional untuk belanja barang tambahan demi memperbesar volume penjualan, dana itu rencananya juga akan digunakan untuk penguatan perusahaan dari segala sisi, termasuk merekrut eksekutif andal yang akan membuat manajemen Fox Logger makin tangguh.
&amp;rdquo;Kami hanya berencana melepas sekitar 20% saja, tapi bisa jadi lebih karena kami masih menggodok berapa banyak kebutuhan dana yang diperlukan untuk bisa mengeksekusi rencana kerja ke depan,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:Trimegah Karya Pratama (UVCR) Laporkan Sisa Dana IPO Rp342,75 Juta

Sebagai startup teknologi, kata Alamsyah, tantangan awal sudah dilewati. Perlahan tapi pasti, Fox Logger terus tumbuh dengan satu strategi mengandalkan keuntungan yang diperoleh dari operasionalnya. Reinvestasi pun dilakukan dari waktu ke waktu, terutama untuk inovasi produk, teknologi, maupun layanan agar Fox Logger bisa menjadi yang terdepan di tengah kompetisi.
&amp;ldquo;Selama 8 tahun terakhir ini kami telah tumbuh mengesankan. Bahkan di tengah pandemi, penjualan kami terus tumbuh. Dari sanalah kami melakukan reinvestasi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menghadapi tantangan yang lebih besar, serta demi menggapai  pertumbuhan yang lebih cepat, kini Fox Logger mengubah strategi yang  selama ini diandalkan. Menyadari dibutuhkannya tambahan dana operasional  yang lebih besar agar tetap unggul di medan persaingan, Fox Logger  menempuh jalur IPO demi meraih dana segar dari publik.
&amp;ldquo;Dengan menggunakan dana yang didapat dari IPO nanti, maka kami akan  dapat merealisasikan rencana kerja pendek dan menengah panjang dalam  satu kesatuan waktu,&amp;rdquo; ujar Alamsyah.
Alamsyah meyakini kemampuan Fox Logger yang terus berkembang menjadi  pemain utama GPS Tracker di Indonesia bisa meyakinkan investor publik  kelak saat IPO.
&amp;ldquo;Kami yakin, prestasi yang sudah kami torehkan selama ini akan  menimbulkan kepercayaan kalangan investor atas keunggulan bisnis Fox  Logger, juga atas kompetensi manajemen Fox Logger dalam hal value  creation sehingga perusahaan terus mencetak keuntungan,&amp;rdquo; tegas Alamsyah.
Lebih lanjut Alamsyah mengatakan, membedakan Fox Logger dengan  perusahaan lain sejenisnya adalah kejelian membidik pasar serta  kehati-hatian dalam setiap perencanaan dan eksekusi yang terbukti  menghasilkan keuntungan yang baik untuk perusahaan.&amp;ldquo;Intinya, Fox Logger  akan berupaya membuat dirinya menjadi perusahaan teknologi yang bisa  tumbuh berkembang secara konsisten dan sustain bersama kalangan  investor,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fox Logger berencana menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Fox Logger adalah pemain terbesar GPS Tracker di Indonesia.
Untuk memuluskan aksi korporasi tersebu, perseroan tengah menggodok dan bakal melepas sekitar 20% saham dengan membidik dana segar hingga Rp100 miliar.
BACA JUGA:BEI: 23 Perusahaan Antre IPO, Bidik Rp1 Triliun hingga Rp9,5 Triliun

CEO Fox Logger Alamsyah Cheung mengatakan, selain untuk investasi di teknologi dan dana operasional untuk belanja barang tambahan demi memperbesar volume penjualan, dana itu rencananya juga akan digunakan untuk penguatan perusahaan dari segala sisi, termasuk merekrut eksekutif andal yang akan membuat manajemen Fox Logger makin tangguh.
&amp;rdquo;Kami hanya berencana melepas sekitar 20% saja, tapi bisa jadi lebih karena kami masih menggodok berapa banyak kebutuhan dana yang diperlukan untuk bisa mengeksekusi rencana kerja ke depan,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:Trimegah Karya Pratama (UVCR) Laporkan Sisa Dana IPO Rp342,75 Juta

Sebagai startup teknologi, kata Alamsyah, tantangan awal sudah dilewati. Perlahan tapi pasti, Fox Logger terus tumbuh dengan satu strategi mengandalkan keuntungan yang diperoleh dari operasionalnya. Reinvestasi pun dilakukan dari waktu ke waktu, terutama untuk inovasi produk, teknologi, maupun layanan agar Fox Logger bisa menjadi yang terdepan di tengah kompetisi.
&amp;ldquo;Selama 8 tahun terakhir ini kami telah tumbuh mengesankan. Bahkan di tengah pandemi, penjualan kami terus tumbuh. Dari sanalah kami melakukan reinvestasi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menghadapi tantangan yang lebih besar, serta demi menggapai  pertumbuhan yang lebih cepat, kini Fox Logger mengubah strategi yang  selama ini diandalkan. Menyadari dibutuhkannya tambahan dana operasional  yang lebih besar agar tetap unggul di medan persaingan, Fox Logger  menempuh jalur IPO demi meraih dana segar dari publik.
&amp;ldquo;Dengan menggunakan dana yang didapat dari IPO nanti, maka kami akan  dapat merealisasikan rencana kerja pendek dan menengah panjang dalam  satu kesatuan waktu,&amp;rdquo; ujar Alamsyah.
Alamsyah meyakini kemampuan Fox Logger yang terus berkembang menjadi  pemain utama GPS Tracker di Indonesia bisa meyakinkan investor publik  kelak saat IPO.
&amp;ldquo;Kami yakin, prestasi yang sudah kami torehkan selama ini akan  menimbulkan kepercayaan kalangan investor atas keunggulan bisnis Fox  Logger, juga atas kompetensi manajemen Fox Logger dalam hal value  creation sehingga perusahaan terus mencetak keuntungan,&amp;rdquo; tegas Alamsyah.
Lebih lanjut Alamsyah mengatakan, membedakan Fox Logger dengan  perusahaan lain sejenisnya adalah kejelian membidik pasar serta  kehati-hatian dalam setiap perencanaan dan eksekusi yang terbukti  menghasilkan keuntungan yang baik untuk perusahaan.&amp;ldquo;Intinya, Fox Logger  akan berupaya membuat dirinya menjadi perusahaan teknologi yang bisa  tumbuh berkembang secara konsisten dan sustain bersama kalangan  investor,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
