<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Modal Vale Indonesia (INCO) di 2023 Diprediksi USD120 Juta, untuk Apa?</title><description>PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memprediksi anggaran belanja modal  perseroan atau capital expenditure (capex) pada 2023 mencapai USD120  juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa"/><item><title>Belanja Modal Vale Indonesia (INCO) di 2023 Diprediksi USD120 Juta, untuk Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa-prdyvwBZVx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja modal Vale di 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/278/2662177/belanja-modal-vale-indonesia-inco-di-2023-diprediksi-usd120-juta-untuk-apa-prdyvwBZVx.jpg</image><title>Belanja modal Vale di 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memprediksi anggaran belanja modal perseroan atau capital expenditure (capex) pada 2023 mencapai USD120 juta. Adapun, capex tersebut akan dialokasikan pada beberapa rencana perseroan antara lain, riset dan program kerja keberlanjutan atau sustaining.
BACA JUGA:Setelah THR, Investor Kecipratan Dividen INCO Rp469 Miliar

&quot;Ini tentu komitmen jangka panjang. Untuk riset sendiri kita alokasikan kira-kira USD5 juta,&quot; kata Direktur Keuangan INCO Bernadus Irmanto saat ditemui usai konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/9/2022).
BACA JUGA:Vale Indonesia (INCO) Sukses Raup Laba Rp2,25 Triliun di Semester I-2022

Sementara itu, Bernadus memaparkan bahwa, realisasi capex sebesar USD130 juta untuk program kerja berkelanjutan perseroan, riset, termasuk untuk pembangunan ulang Furnace 4.
Tahun ini, perseroan juga berkomitmen untuk berinvestasi bersama dua mitra yakni, PT Taiyuan Iron dan Steel (Grup) Co, Ltd (TISCO) dan Shandong Xinhai Technology Co, Ltd (Xinhai) dengan total USD2,1 miliar, yang akan digunakan untuk pembangunan Blok Bahodopi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Mungkin USD2,1 miliar akan kami realisasikan tahun depan untuk  membentuk perusahaan patungan. Dana tersebut nantinya bukan Vale yang  membelanjakan, tapi perusahaan patungan tadi,&quot; kata dia.
Pada semester I 2022, INCO membukukan laba sebesar USD150,4 juta.  Adapun, pendapatan perseroan tercatat tumbuh menjadi USD564,53 juta dari  sebelumnya sebesar USD414,94 juta. Dari sisi produksi, perseroan  mengalami penurunan produksi sebesar 13% yang disebabkan oleh adanya  pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memprediksi anggaran belanja modal perseroan atau capital expenditure (capex) pada 2023 mencapai USD120 juta. Adapun, capex tersebut akan dialokasikan pada beberapa rencana perseroan antara lain, riset dan program kerja keberlanjutan atau sustaining.
BACA JUGA:Setelah THR, Investor Kecipratan Dividen INCO Rp469 Miliar

&quot;Ini tentu komitmen jangka panjang. Untuk riset sendiri kita alokasikan kira-kira USD5 juta,&quot; kata Direktur Keuangan INCO Bernadus Irmanto saat ditemui usai konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/9/2022).
BACA JUGA:Vale Indonesia (INCO) Sukses Raup Laba Rp2,25 Triliun di Semester I-2022

Sementara itu, Bernadus memaparkan bahwa, realisasi capex sebesar USD130 juta untuk program kerja berkelanjutan perseroan, riset, termasuk untuk pembangunan ulang Furnace 4.
Tahun ini, perseroan juga berkomitmen untuk berinvestasi bersama dua mitra yakni, PT Taiyuan Iron dan Steel (Grup) Co, Ltd (TISCO) dan Shandong Xinhai Technology Co, Ltd (Xinhai) dengan total USD2,1 miliar, yang akan digunakan untuk pembangunan Blok Bahodopi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Mungkin USD2,1 miliar akan kami realisasikan tahun depan untuk  membentuk perusahaan patungan. Dana tersebut nantinya bukan Vale yang  membelanjakan, tapi perusahaan patungan tadi,&quot; kata dia.
Pada semester I 2022, INCO membukukan laba sebesar USD150,4 juta.  Adapun, pendapatan perseroan tercatat tumbuh menjadi USD564,53 juta dari  sebelumnya sebesar USD414,94 juta. Dari sisi produksi, perseroan  mengalami penurunan produksi sebesar 13% yang disebabkan oleh adanya  pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4.</content:encoded></item></channel></rss>
