<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Mati! Sri Mulyani Siapkan 20% Anggaran untuk Pendidikan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya perbaikan pendidikan di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan"/><item><title>Harga Mati! Sri Mulyani Siapkan 20% Anggaran untuk Pendidikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan-3bgnFq0S7e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani tekankan pentingnya reformasi pendidikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/320/2661766/harga-mati-sri-mulyani-siapkan-20-anggaran-untuk-pendidikan-3bgnFq0S7e.jpg</image><title>Sri Mulyani tekankan pentingnya reformasi pendidikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya perbaikan pendidikan di Indonesia. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus melakukan fungsinya untuk mendorong dan mendukung berbagai reformasi yang dilakukan Kementerian/Lembaga, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Reformasi di bidang pendidikan meliputi peningkatan akses pendidikan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terutama di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal, penguatan link and match dengan pasar kerja, pemerataan kualitas pendidikan, dan penguatan kualitas layanan PAUD.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pola Kerja Baru Dorong Efisiensi Anggaran Kemenkeu

&amp;ldquo;Jadi di bidang pendidikan, ini yang menjadi sangat penting karena 20% dari anggaran adalah untuk pendidikan. Kami terus berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan Kementerian Agama, dan juga Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta kita terus menggunakan tools kita untuk daerah di dalam rangka untuk compliance terhadap 20% ini dan terutama mendorong terus perbaikan bagi pendidikan di daerah 3T,&amp;rdquo; ungkap Sri, Selasa (6/9/2022).
Selain itu, berbagai langkah-langkah yang dilakukan oleh Kementerian terkait akan didukung Kemenkeu melalui kebijakan keuangan negara. Tidak hanya terkait dengan jumlah anggarannya, tapi cara untuk membayarkan dan termasuk manajemen dari pengelolaan sumber keuangan ini.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Setiap Ada Commodity Boom, Penerimaan Melonjak tapi Langsung Pingsan

&amp;ldquo;Jadi beberapa dari sisi pembahasan seperti pengelolaan dana BOS, kemudian penggunaan dana-dana abadi, dan juga bagaimana kita terus mendorong berbagai reform di sektor pendidikan seperti merdeka belajar, merdeka kampus, dan juga penelitian-penelitian yang sifatnya lebih aplikatif dan bekerja sama secara global terus kita dukung. Untuk itu kita akan terus melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki dari sisi tata kelola,&amp;rdquo; tandas Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xOC80LzE1MDc1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu di bidang kesehatan, reformasi didesain dengan enam  pilar transformasi kesehatan. Pilar tersebut yakni transformasi layanan  primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan  kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sumber  daya manusia kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
&amp;ldquo;Kami sekarang juga terus mendukung dari sisi kesehatan dengan reform  yang sedang didesain dan terus didorong oleh Kementerian Kesehatan,&amp;rdquo;  ungkap Sri.
Di sisi lain, dukungan reformasi di bidang perlinsos juga dilakukan  oleh Kemenkeu. Sri mengatakan, di antaranya dengan memberikan dana yang  memadai untuk melakukan perbaikan data termasuk yang saat sedang  dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik yakni kegiatan Regsosek dan  prinsip satu data Indonesia yang menjadi sumber konsisten bagi K/L untuk  mendesain bantuan sosial kepada masyarakat.
&amp;ldquo;Ini hal-hal yang akan terus kita dukung melalui keuangan negara baik  dari sisi jumlah anggarannya, tapi juga dari sisi tata kelola, dan  bahkan dari sisi teknologi digital dan informasi yang kita bangun  bersama untuk makin memperbaiki policy-policy yang sangat fundamental  penting,&amp;rdquo; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya perbaikan pendidikan di Indonesia. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus melakukan fungsinya untuk mendorong dan mendukung berbagai reformasi yang dilakukan Kementerian/Lembaga, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Reformasi di bidang pendidikan meliputi peningkatan akses pendidikan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terutama di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal, penguatan link and match dengan pasar kerja, pemerataan kualitas pendidikan, dan penguatan kualitas layanan PAUD.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pola Kerja Baru Dorong Efisiensi Anggaran Kemenkeu

&amp;ldquo;Jadi di bidang pendidikan, ini yang menjadi sangat penting karena 20% dari anggaran adalah untuk pendidikan. Kami terus berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan Kementerian Agama, dan juga Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta kita terus menggunakan tools kita untuk daerah di dalam rangka untuk compliance terhadap 20% ini dan terutama mendorong terus perbaikan bagi pendidikan di daerah 3T,&amp;rdquo; ungkap Sri, Selasa (6/9/2022).
Selain itu, berbagai langkah-langkah yang dilakukan oleh Kementerian terkait akan didukung Kemenkeu melalui kebijakan keuangan negara. Tidak hanya terkait dengan jumlah anggarannya, tapi cara untuk membayarkan dan termasuk manajemen dari pengelolaan sumber keuangan ini.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Setiap Ada Commodity Boom, Penerimaan Melonjak tapi Langsung Pingsan

&amp;ldquo;Jadi beberapa dari sisi pembahasan seperti pengelolaan dana BOS, kemudian penggunaan dana-dana abadi, dan juga bagaimana kita terus mendorong berbagai reform di sektor pendidikan seperti merdeka belajar, merdeka kampus, dan juga penelitian-penelitian yang sifatnya lebih aplikatif dan bekerja sama secara global terus kita dukung. Untuk itu kita akan terus melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki dari sisi tata kelola,&amp;rdquo; tandas Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xOC80LzE1MDc1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu di bidang kesehatan, reformasi didesain dengan enam  pilar transformasi kesehatan. Pilar tersebut yakni transformasi layanan  primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan  kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sumber  daya manusia kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
&amp;ldquo;Kami sekarang juga terus mendukung dari sisi kesehatan dengan reform  yang sedang didesain dan terus didorong oleh Kementerian Kesehatan,&amp;rdquo;  ungkap Sri.
Di sisi lain, dukungan reformasi di bidang perlinsos juga dilakukan  oleh Kemenkeu. Sri mengatakan, di antaranya dengan memberikan dana yang  memadai untuk melakukan perbaikan data termasuk yang saat sedang  dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik yakni kegiatan Regsosek dan  prinsip satu data Indonesia yang menjadi sumber konsisten bagi K/L untuk  mendesain bantuan sosial kepada masyarakat.
&amp;ldquo;Ini hal-hal yang akan terus kita dukung melalui keuangan negara baik  dari sisi jumlah anggarannya, tapi juga dari sisi tata kelola, dan  bahkan dari sisi teknologi digital dan informasi yang kita bangun  bersama untuk makin memperbaiki policy-policy yang sangat fundamental  penting,&amp;rdquo; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
