<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Infrastruktur Bukan Rp100 Triliun, Sri Mulyani: But it Can Be Ribuan Triliun</title><description>Indonesia butuh ribuan triliun untuk membangun infrastruktur dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun"/><item><title>Bangun Infrastruktur Bukan Rp100 Triliun, Sri Mulyani: But it Can Be Ribuan Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun-zOTsZEWWSP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia butuh ribuan triliun untuk bangun infrastruktur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/320/2662171/bangun-infrastruktur-bukan-rp100-triliun-sri-mulyani-but-it-can-be-ribuan-triliun-zOTsZEWWSP.jpg</image><title>Indonesia butuh ribuan triliun untuk bangun infrastruktur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia butuh ribuan triliun untuk membangun infrastruktur dalam negeri. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap untuk pembebasan lahan saja, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp125 triliun.
Pernyataa tersebut dia sampaikan dalam  sambutannya di gelaran Penyelesaian Transaksi antara PT Waskita Toll Road (WTR) dengan Indonesia Investment Authority (INA) terkait Ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang.
BACA JUGA:Pembangunan Infrastruktur Tak Bisa Hanya Andalkan APBN

Dia mencatat dana sebesar Rp125 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu dialokasikan untuk pembebasan lahan bagi 128 Proyek Strategis Nasional (PSN). Jumlah proyek tersebut dibangun pemerintah sejak 2016-2022
&quot;Selama ini 128 proyek strategis nasional Rp716,4 triliun (nilai investasi) dari land akuisisi dari APBN, makanya kita bisa mengeluarkan dana lebih dari Rp125 triliun only for land akuisisi,&quot; ungkap Sri Mulyani, Selasa (6/9/2022).
BACA JUGA:Daftar Pembangunan Infrastruktur Dasar di IKN, Habiskan Triliunan Rupiah

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menilai pembangunan PSN, khusus proyek infrastruktur, tidak serta merta bergantung pada APBN hingga neraca keuangan BUMN saja.
&quot;Karena kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur bukan Rp100 triliun, bukan Rp700 triliun, but it can be ribuan triliun,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOS80LzE1MTcyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sejak 2016-2022 nilai investasi Proyek Strategi Nasional di bidang  infrastruktur mencapai Rp716,4 triliun. Sri Mulyani mencatat nilai  tersebut berasal dari 128 PSN.
&quot;Saya ingin share, tadi pagi kita rapat dengan Pak Presiden (Jokowi)  bicara tentang PSN, selama 2016-2022 ini ada 128 PSN yang dibangun oleh  pemerintah. Dan saya ingin menyampaikan dari sisi strategis pembiayaan  karena ini merupakan salah satu yang diprioritaskan pembangunan  pemerintah, 128 PSN ini biaya investasinya sebesar Rp716,4 triliun,&quot;  ujarnya.
Sejak 2016, lanjut Sri Mulyani, Indonesia mulai mencanangkan untuk  membangun Indonesia. Di mana, pemerintah mulai mengidentifikasi  permasalahan infrastruktur dan ditemukan bahwa Indonesia dari sisi  rangking masuk sebagai negara emergency yang memiliki gap infrastruktur  yang sangat serius.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia butuh ribuan triliun untuk membangun infrastruktur dalam negeri. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap untuk pembebasan lahan saja, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp125 triliun.
Pernyataa tersebut dia sampaikan dalam  sambutannya di gelaran Penyelesaian Transaksi antara PT Waskita Toll Road (WTR) dengan Indonesia Investment Authority (INA) terkait Ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang.
BACA JUGA:Pembangunan Infrastruktur Tak Bisa Hanya Andalkan APBN

Dia mencatat dana sebesar Rp125 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu dialokasikan untuk pembebasan lahan bagi 128 Proyek Strategis Nasional (PSN). Jumlah proyek tersebut dibangun pemerintah sejak 2016-2022
&quot;Selama ini 128 proyek strategis nasional Rp716,4 triliun (nilai investasi) dari land akuisisi dari APBN, makanya kita bisa mengeluarkan dana lebih dari Rp125 triliun only for land akuisisi,&quot; ungkap Sri Mulyani, Selasa (6/9/2022).
BACA JUGA:Daftar Pembangunan Infrastruktur Dasar di IKN, Habiskan Triliunan Rupiah

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menilai pembangunan PSN, khusus proyek infrastruktur, tidak serta merta bergantung pada APBN hingga neraca keuangan BUMN saja.
&quot;Karena kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur bukan Rp100 triliun, bukan Rp700 triliun, but it can be ribuan triliun,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOS80LzE1MTcyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sejak 2016-2022 nilai investasi Proyek Strategi Nasional di bidang  infrastruktur mencapai Rp716,4 triliun. Sri Mulyani mencatat nilai  tersebut berasal dari 128 PSN.
&quot;Saya ingin share, tadi pagi kita rapat dengan Pak Presiden (Jokowi)  bicara tentang PSN, selama 2016-2022 ini ada 128 PSN yang dibangun oleh  pemerintah. Dan saya ingin menyampaikan dari sisi strategis pembiayaan  karena ini merupakan salah satu yang diprioritaskan pembangunan  pemerintah, 128 PSN ini biaya investasinya sebesar Rp716,4 triliun,&quot;  ujarnya.
Sejak 2016, lanjut Sri Mulyani, Indonesia mulai mencanangkan untuk  membangun Indonesia. Di mana, pemerintah mulai mengidentifikasi  permasalahan infrastruktur dan ditemukan bahwa Indonesia dari sisi  rangking masuk sebagai negara emergency yang memiliki gap infrastruktur  yang sangat serius.</content:encoded></item></channel></rss>
