<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips MotionTrade: Pilih Saham Murah, Tapi Jangan yang Murahan!</title><description>MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk  (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan"/><item><title>Tips MotionTrade: Pilih Saham Murah, Tapi Jangan yang Murahan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan</guid><pubDate>Rabu 07 September 2022 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan-EZB7RDdjWl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips beli saham murah tapi jangan murahan (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/07/278/2662736/tips-motiontrade-pilih-saham-murah-tapi-jangan-yang-murahan-EZB7RDdjWl.jpg</image><title>Tips beli saham murah tapi jangan murahan (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, kini MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.
Berinvestasi bisa menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan, salah satunya dengan berinvestasi saham. Bagi Anda investor pemula atau belum memiliki banyak pengalaman, pastinya perlu mempelajari lebih jauh mengenai saham. Anda perlu waspada terhadap saham &amp;ndash;saham &quot;murah&quot; yang sering kali disebut sebagai penny stock.
BACA JUGA:Siap-Siap Dapat Motor Baru dari Top Referral Challenge di Aplikasi MotionTrade!

Di bursa luar negeri, penny stock  merupakan sebutan untuk saham yang harganya berada di bawah USD5/ lembar saham. Dikarenakan harga saham terendah di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah Rp50/ lembar saham, sebutan penny stock di Indonesia digunakan untuk saham biasa dari perusahaan publik kecil yang diperdagangkan dengan harga 50/ lembar saham atau sering juga disebut sebagai saham gocap. Harganya yang relatif murah menjadi daya tarik tersendiri bagi para trader dan investor pemula. Meskipun modal yang dibutuhkan untuk membeli saham gocap sangat terjangkau, Anda perlu berhati-hati agar tidak terjebak. Simak ciri-ciri saham gocap yang perlu diwaspadai berikut ini:
BACA JUGA:Kesempatan Masih Terbuka, Ikuti MotionTrade Syariah Challenge Periode 2! 
&amp;nbsp;
 
1. Terindikasi Unusual Market Activity (UMA)
Unsual Market Activity (UMA) merupakan aktivitas perdagangan atau pergerakan harga suatu saham yang tidak biasa pada kurun waktu tertentu. Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya memberikan pengumuman saham-saham yang pergerakannya tidak wajar sebagai bahan pertimbangan investor. Tak jarang juga, saham yang masuk dalam daftar UMA dapat dibekukan sementara atau di-suspend transaksinya oleh BEI.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8yNy80LzEzODM5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Perubahan Volume Drastis
Saham bisa saja mengalami kenaikan volume seolah-olah terlihat diburu  banyak orang, padahal biasanya transaksinya sepi atau jarang  diperdagangkan. Saham seperti ini perlu untuk dihindari karena setelah  naik bisa saja turun drastis, kemudian &quot;tidur&quot; kembali atau tidak  likuid, sehingga harus diperdagangkan di pasar nego dengan harga di  bawah Rp50/ lembar.
3. Tidak Didukung Fundamental Perusahaan
Naik turunnya volume perdagangan suatu saham yang tidak diimbangi  dengan fundamental perusahaan juga patut untuk diwaspadai. Apakah  kenaikan harga saham tersebut hanya euforia dalam jangka waktu singkat  saja? Jika demikian, Anda perlu mempertimbangkan perbandingan antara  reward dengan resiko atas transaksi saham tersebut.
Ciri-ciri saham seperti ini tentunya perlu Anda waspadai.  Untuk  memudahkan Anda memantau kondisi dan pergerakan harga saham, Anda dapat  mengunakan aplikasi MotionTrade, yang dilengkapi dengan fitur notasi  emiten. Anda dapat mengetahui saham mana yang sedang dalam pemantauan  khusus oleh BEI, status ekuitas negatif, belum menyampaikan laporan  keuangan, dan sebagainya.
Dengan fitur &amp;rsquo;Open Account&amp;rsquo;, Anda dapat membuka rekening saham dan  rekening reksadana melalui smartphone kapan pun dan dimana pun!  Nikmati  layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera  mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience.  Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple  AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest  with The Best!</description><content:encoded>JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, kini MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.
Berinvestasi bisa menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan, salah satunya dengan berinvestasi saham. Bagi Anda investor pemula atau belum memiliki banyak pengalaman, pastinya perlu mempelajari lebih jauh mengenai saham. Anda perlu waspada terhadap saham &amp;ndash;saham &quot;murah&quot; yang sering kali disebut sebagai penny stock.
BACA JUGA:Siap-Siap Dapat Motor Baru dari Top Referral Challenge di Aplikasi MotionTrade!

Di bursa luar negeri, penny stock  merupakan sebutan untuk saham yang harganya berada di bawah USD5/ lembar saham. Dikarenakan harga saham terendah di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah Rp50/ lembar saham, sebutan penny stock di Indonesia digunakan untuk saham biasa dari perusahaan publik kecil yang diperdagangkan dengan harga 50/ lembar saham atau sering juga disebut sebagai saham gocap. Harganya yang relatif murah menjadi daya tarik tersendiri bagi para trader dan investor pemula. Meskipun modal yang dibutuhkan untuk membeli saham gocap sangat terjangkau, Anda perlu berhati-hati agar tidak terjebak. Simak ciri-ciri saham gocap yang perlu diwaspadai berikut ini:
BACA JUGA:Kesempatan Masih Terbuka, Ikuti MotionTrade Syariah Challenge Periode 2! 
&amp;nbsp;
 
1. Terindikasi Unusual Market Activity (UMA)
Unsual Market Activity (UMA) merupakan aktivitas perdagangan atau pergerakan harga suatu saham yang tidak biasa pada kurun waktu tertentu. Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya memberikan pengumuman saham-saham yang pergerakannya tidak wajar sebagai bahan pertimbangan investor. Tak jarang juga, saham yang masuk dalam daftar UMA dapat dibekukan sementara atau di-suspend transaksinya oleh BEI.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8yNy80LzEzODM5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Perubahan Volume Drastis
Saham bisa saja mengalami kenaikan volume seolah-olah terlihat diburu  banyak orang, padahal biasanya transaksinya sepi atau jarang  diperdagangkan. Saham seperti ini perlu untuk dihindari karena setelah  naik bisa saja turun drastis, kemudian &quot;tidur&quot; kembali atau tidak  likuid, sehingga harus diperdagangkan di pasar nego dengan harga di  bawah Rp50/ lembar.
3. Tidak Didukung Fundamental Perusahaan
Naik turunnya volume perdagangan suatu saham yang tidak diimbangi  dengan fundamental perusahaan juga patut untuk diwaspadai. Apakah  kenaikan harga saham tersebut hanya euforia dalam jangka waktu singkat  saja? Jika demikian, Anda perlu mempertimbangkan perbandingan antara  reward dengan resiko atas transaksi saham tersebut.
Ciri-ciri saham seperti ini tentunya perlu Anda waspadai.  Untuk  memudahkan Anda memantau kondisi dan pergerakan harga saham, Anda dapat  mengunakan aplikasi MotionTrade, yang dilengkapi dengan fitur notasi  emiten. Anda dapat mengetahui saham mana yang sedang dalam pemantauan  khusus oleh BEI, status ekuitas negatif, belum menyampaikan laporan  keuangan, dan sebagainya.
Dengan fitur &amp;rsquo;Open Account&amp;rsquo;, Anda dapat membuka rekening saham dan  rekening reksadana melalui smartphone kapan pun dan dimana pun!  Nikmati  layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera  mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience.  Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple  AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest  with The Best!</content:encoded></item></channel></rss>
