<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Ongkos Angkot Naik 35%</title><description>Kurnia Lesani Adnan mengatakan dampak kenaikan harga BBM otomatis dalam waktu dekat bakal membuat tarif angkutan umum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35"/><item><title>Harga BBM Naik, Ongkos Angkot Naik 35%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35</guid><pubDate>Rabu 07 September 2022 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35-PTfVZgGvDB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tarif Angkot (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/07/320/2662588/harga-bbm-naik-ongkos-angkot-naik-35-PTfVZgGvDB.jpg</image><title>Tarif Angkot (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan mengatakan dampak kenaikan harga BBM otomatis dalam waktu dekat bakal membuat tarif angkutan umum mengalami kenaikan.
Pihaknya juga telah melakukan simulasi hitung-hitungan dengan menggunakan asumsi harga BBM yang terbaru saat ini, yang mana harga solar naik sekitar 32%, dan BBM pertalite naik 31%.
BACA JUGA:Ketika Sri Mulyani Tantang 100 Ekonom Hitung Subsidi BBM di 2023

&quot;Kalau secara keseluruhan, hitungan yang kami coba hitung itu kenaikan untuk tarif ini semuanya itu berkisar antara 20%-35%, jadi angka itu kita sesuaikan dengan komponen langsungnya yaitu bahan bakar,&quot; ujar Kurnia dalam Market Review IDXChanel, Rabu (7/9/2022).
Sebab lanjut dia, harga BBM menjadi nyawa untuk operasional angkutan umum, ketika harga BBM naik, praktis harga tarif bakal langsung menyesuaikan, meskipun terkadang aturan pemerintah untuk penyesuaian tarif kerap terlambat.
&quot;BBM ini menjadi salah satu komponen besar dari biaya operasional yang kami lakukan, komponen bahan bakar ini kurang lebih 40-50% dari biaya operasional angkutan darat,&quot; kata Kurnia.
BACA JUGA:Menko Luhut: Pengurangan Subsidi BBM Buat RI Tambah Kuat

Menurutnya saat ini sudah ada layanan angkutan darat yang mulai melakukan penyesuaian tarif, utamanya adalah angkutan dengan kelas non ekonomi. Karena memang harganya dilepas menyesuaikan harga pasar.&quot;Sementara ini yang sudah naik itu mayoritas untuk pelayanan AKAP, tarif untuk non ekonomi ini kan dilepas ke pasar, untuk yang layanan ekonomi yang diatur pemerintah,&quot; lanjut Kurnia.
&quot;Kami beroperasi membutuhkan bahan bakar, maka mau tidak mau kita menyesuaikan dulu, ini bukan kita bicara menambahkan margin, tetapi supaya kebutuhan operasional terpenuhi maka sudah ada yang menyesuaikan tarifnya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan mengatakan dampak kenaikan harga BBM otomatis dalam waktu dekat bakal membuat tarif angkutan umum mengalami kenaikan.
Pihaknya juga telah melakukan simulasi hitung-hitungan dengan menggunakan asumsi harga BBM yang terbaru saat ini, yang mana harga solar naik sekitar 32%, dan BBM pertalite naik 31%.
BACA JUGA:Ketika Sri Mulyani Tantang 100 Ekonom Hitung Subsidi BBM di 2023

&quot;Kalau secara keseluruhan, hitungan yang kami coba hitung itu kenaikan untuk tarif ini semuanya itu berkisar antara 20%-35%, jadi angka itu kita sesuaikan dengan komponen langsungnya yaitu bahan bakar,&quot; ujar Kurnia dalam Market Review IDXChanel, Rabu (7/9/2022).
Sebab lanjut dia, harga BBM menjadi nyawa untuk operasional angkutan umum, ketika harga BBM naik, praktis harga tarif bakal langsung menyesuaikan, meskipun terkadang aturan pemerintah untuk penyesuaian tarif kerap terlambat.
&quot;BBM ini menjadi salah satu komponen besar dari biaya operasional yang kami lakukan, komponen bahan bakar ini kurang lebih 40-50% dari biaya operasional angkutan darat,&quot; kata Kurnia.
BACA JUGA:Menko Luhut: Pengurangan Subsidi BBM Buat RI Tambah Kuat

Menurutnya saat ini sudah ada layanan angkutan darat yang mulai melakukan penyesuaian tarif, utamanya adalah angkutan dengan kelas non ekonomi. Karena memang harganya dilepas menyesuaikan harga pasar.&quot;Sementara ini yang sudah naik itu mayoritas untuk pelayanan AKAP, tarif untuk non ekonomi ini kan dilepas ke pasar, untuk yang layanan ekonomi yang diatur pemerintah,&quot; lanjut Kurnia.
&quot;Kami beroperasi membutuhkan bahan bakar, maka mau tidak mau kita menyesuaikan dulu, ini bukan kita bicara menambahkan margin, tetapi supaya kebutuhan operasional terpenuhi maka sudah ada yang menyesuaikan tarifnya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
