<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Cecar PPATK soal Aliran Dana Judi Online Rp608 Miliar</title><description>DPR cecar Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal aliran dana judi online Rp608 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar"/><item><title>DPR Cecar PPATK soal Aliran Dana Judi Online Rp608 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar-hKat08z1ei.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">DPR cecer PPATK soal aliran dana judi online (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663153/dpr-cecar-ppatk-soal-aliran-dana-judi-online-rp608-miliar-hKat08z1ei.jpeg</image><title>DPR cecer PPATK soal aliran dana judi online (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; DPR cecar Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal aliran dana judi online Rp608 miliar. Anggota Komisi III DPR mempertanyakan aliran dana judi online tersebut dan meminta PPATK bisa memberikan keterangan.
Awalnya, Anggota komisi III Hinca Pandjaitan meminta PPATK untuk memberikan menjelaskan rinci terkait usulan penambahan dana anggaran PPATK untuk pagu anggaran 2023.
BACA JUGA:Kecanduan Judi Online, Pria Ini Nekat Gadaikan Motor Pacarnya

Kemudian ia menyinggung pemberitaan yang tengah beredar terkait PPATK dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah memantau aliran dana sebesar Rp608 miliar yang diduga hasil judi online dengan menggunakan transaksi perbankan.
BACA JUGA:Judi Online Berkedok Warnet Digerebek, 6 Pelaku Ditangkap

&quot;Baru saja, kira-kira berita hari ini, baru naik berita hari ini, PPATK memantau bersama OJK 608 koma sekian miliar judi online yang menggunakan transaksi perbankan. uangnya ada di Thailand Kamboja Philipina bahkan pergi ke negara-negara tax haven jumlahnya ratusan triliun per tahun,&quot; ujar Hinca saat rapat kerja dengan PPATK, dikutip Kamis (8/9/2022).
Ia meminta PPATK untuk bisa membawa pulang temuan yang dilakukan dengan menggunakan alat canggih tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8zMC8xLzE1MjU5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau itu yang terjadi ya kita naikin anggarannya, itu yang saya  tangkap dari semangat kami di komisi III ini, untuk memastikan PPATK ini  menjadi sangar mencari itu,&quot; tegasnya.
Sementara itu, anggota komisi III yang lain, Arteria Dahlan juga  meminta konfirmasi kepada PPATK terkait temuan aliran dana yang diduga  hasil judi online tersebut.
&quot;Kami ingin penjelasan masalah judi online mengalir ke 608 miliar  dana bank yang terindikasi judi online, ratusan triliun transaksi judi  online Rp800,4 miliar mengalir ke oknum polisi dan BNN nah ini  pernyataan-pernyataan seperti ini kami mohon klarifikasi hari ini  sebelum kita menyetujui Pak,&quot; pungkasnya.
Namun belum sempat dijawab, pimpinan sidang memutuskan untuk menunda  rapat kerja hingga tanggal 13 September 2022 untuk menjawab semua  pertanyaan yang diajukan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; DPR cecar Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal aliran dana judi online Rp608 miliar. Anggota Komisi III DPR mempertanyakan aliran dana judi online tersebut dan meminta PPATK bisa memberikan keterangan.
Awalnya, Anggota komisi III Hinca Pandjaitan meminta PPATK untuk memberikan menjelaskan rinci terkait usulan penambahan dana anggaran PPATK untuk pagu anggaran 2023.
BACA JUGA:Kecanduan Judi Online, Pria Ini Nekat Gadaikan Motor Pacarnya

Kemudian ia menyinggung pemberitaan yang tengah beredar terkait PPATK dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah memantau aliran dana sebesar Rp608 miliar yang diduga hasil judi online dengan menggunakan transaksi perbankan.
BACA JUGA:Judi Online Berkedok Warnet Digerebek, 6 Pelaku Ditangkap

&quot;Baru saja, kira-kira berita hari ini, baru naik berita hari ini, PPATK memantau bersama OJK 608 koma sekian miliar judi online yang menggunakan transaksi perbankan. uangnya ada di Thailand Kamboja Philipina bahkan pergi ke negara-negara tax haven jumlahnya ratusan triliun per tahun,&quot; ujar Hinca saat rapat kerja dengan PPATK, dikutip Kamis (8/9/2022).
Ia meminta PPATK untuk bisa membawa pulang temuan yang dilakukan dengan menggunakan alat canggih tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8zMC8xLzE1MjU5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau itu yang terjadi ya kita naikin anggarannya, itu yang saya  tangkap dari semangat kami di komisi III ini, untuk memastikan PPATK ini  menjadi sangar mencari itu,&quot; tegasnya.
Sementara itu, anggota komisi III yang lain, Arteria Dahlan juga  meminta konfirmasi kepada PPATK terkait temuan aliran dana yang diduga  hasil judi online tersebut.
&quot;Kami ingin penjelasan masalah judi online mengalir ke 608 miliar  dana bank yang terindikasi judi online, ratusan triliun transaksi judi  online Rp800,4 miliar mengalir ke oknum polisi dan BNN nah ini  pernyataan-pernyataan seperti ini kami mohon klarifikasi hari ini  sebelum kita menyetujui Pak,&quot; pungkasnya.
Namun belum sempat dijawab, pimpinan sidang memutuskan untuk menunda  rapat kerja hingga tanggal 13 September 2022 untuk menjawab semua  pertanyaan yang diajukan.</content:encoded></item></channel></rss>
