<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OPEC+ Pangkas Produksi Minyak Mentah 100.000 Barel/Hari</title><description>OPEC+ memutuskan untuk memangkas produksi minyak mentah sebesar 100.000 barel per hari pada Oktober dari level September.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari"/><item><title>OPEC+ Pangkas Produksi Minyak Mentah 100.000 Barel/Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari-K49wZ0aO8e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OPEC+ pangkas produksi minyak mentah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663160/opec-pangkas-produksi-minyak-mentah-100-000-barel-hari-K49wZ0aO8e.jpg</image><title>OPEC+ pangkas produksi minyak mentah (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; OPEC+ memutuskan untuk memangkas produksi minyak mentah sebesar 100.000 barel per hari pada Oktober dari level September. Pernyataan OPEC dirilis setelah Pertemuan Tingkat Menteri OPEC dan non-OPEC ke-32.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Anjlok 5% ke Level Terendah Sejak Januari

Menteri energi Arab Saudi mengatakan, keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya alias OPEC+ mengurangi produksi minyak bertujuan untuk meningkatkan stabilitas pasar, demikian dilansir dari Antara, Kamis (8/9/2022).
BACA JUGA:Harga Minyak Sulit Diprediksi karena Jadi Instrumen Perang 

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa organisasi tersebut penuh perhatian, pre-emptive dan proaktif dalam mendukung stabilitas pasar untuk kepentingan industri, kata Abdulaziz bin Salman seperti dikutip oleh SPA.
Ini merupakan pengembalian ke tingkat produksi Agustus dan penambahan 100.000 barel pada September selalu dimaksudkan sebagai ukuran untuk bulan itu saja, jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNi80LzE1MjkwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kami melihat sinyal campuran dalam kaitannya dengan pertumbuhan  ekonomi dari berbagai belahan dunia, dan ada kecenderungan berlebihan  dalam beberapa analisis negatif dari situasi ekonomi global,&quot; kata  Menteri Saudi.
Data menunjukkan resesi dengan kontraksi permintaan minyak yang  terbatas, atau bahkan pertumbuhan permintaan di tahun-tahun resesi,  seperti pada 1991, tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; OPEC+ memutuskan untuk memangkas produksi minyak mentah sebesar 100.000 barel per hari pada Oktober dari level September. Pernyataan OPEC dirilis setelah Pertemuan Tingkat Menteri OPEC dan non-OPEC ke-32.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Anjlok 5% ke Level Terendah Sejak Januari

Menteri energi Arab Saudi mengatakan, keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya alias OPEC+ mengurangi produksi minyak bertujuan untuk meningkatkan stabilitas pasar, demikian dilansir dari Antara, Kamis (8/9/2022).
BACA JUGA:Harga Minyak Sulit Diprediksi karena Jadi Instrumen Perang 

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa organisasi tersebut penuh perhatian, pre-emptive dan proaktif dalam mendukung stabilitas pasar untuk kepentingan industri, kata Abdulaziz bin Salman seperti dikutip oleh SPA.
Ini merupakan pengembalian ke tingkat produksi Agustus dan penambahan 100.000 barel pada September selalu dimaksudkan sebagai ukuran untuk bulan itu saja, jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNi80LzE1MjkwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kami melihat sinyal campuran dalam kaitannya dengan pertumbuhan  ekonomi dari berbagai belahan dunia, dan ada kecenderungan berlebihan  dalam beberapa analisis negatif dari situasi ekonomi global,&quot; kata  Menteri Saudi.
Data menunjukkan resesi dengan kontraksi permintaan minyak yang  terbatas, atau bahkan pertumbuhan permintaan di tahun-tahun resesi,  seperti pada 1991, tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
