<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Olah Sampah 12.000 Ton/Hari, Indonesia Bersih!</title><description>Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin Indonesia bisa mengolah sampah 12.000 ton dalam sehari.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih"/><item><title>Menko Luhut: Olah Sampah 12.000 Ton/Hari, Indonesia Bersih!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih-Y2ZVTEY6Iz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut ingin Indonesia bersih (Foto: Kemenko Marves)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663242/menko-luhut-olah-sampah-12-000-ton-hari-indonesia-bersih-Y2ZVTEY6Iz.jpg</image><title>Menko Luhut ingin Indonesia bersih (Foto: Kemenko Marves)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin Indonesia bisa mengolah sampah 12.000 ton dalam sehari. Menurutnya, pengolahan sampah akan membuat Indonesia bersih.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara Gerakan Laut Bersih Nasional Tahun 2022 yang diadakan di Tanjung Priok, Jakarta.
BACA JUGA:Luhut Ingin Bali Bebas Sampah saat Puncak KTT G20

&amp;ldquo;Kami bermimpi pada tahun 2024 kuartal kedua kita bisa mengolah 12.000 ton sampah per hari dan menjadikan Indonesia bersih,&amp;rdquo; ungkap Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis (8/9/202).
Menurut Luhut, pencemaran akibat sampah plastik di laut merupakan isu krusial yang sedang kita hadapi bersama, bahkan ini sudah menjadi perhatian global.
BACA JUGA:Indonesia Ajak Negara G20 Bersama-sama Tanggulangi Kerusakan Lahan hingga Sampah Laut

Luhut juga menyampaikan fakta tentang sampah laut, di mana dalam tiga tahun terakhir telah terjadi pengurang sampah laut sekitar 28,5% dari adanya upaya sinergi berbagai pihak melalui berbagai kebijakan, program, dan aksi-aksi di lapangan.
&quot;Namun, ini masih jauh dari target kita di tahun 2025 yang ingin mengurangi sampah plastik laut sebesar 70%,&amp;rdquo; ujarnya.
Oleh sebab itu, Dia meminta kepada seluruh pihak untuk kompak dalam menyikapi permasalahan sampah baik di darat maupun laut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yOS81LzE1MjU1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Perlu menjadi perhatian bahwa upaya terbesar penanganan sampah laut  sebenarnya adalah dengan memitigasi kebocoran sampah dari darat,&amp;rdquo;  katanya
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa lebih dari 80% sampah laut itu  berasal dari darat yang terbawa ke laut dari sungai-sungai. Upaya  pengelolaan sampah yang lebih baik dan kolaboratif akan mewujudkan  ekosistem laut yang lebih bersih dan sehat.
Untuk itu, pemerintah terus mengintensifkan upaya pengelolaan sampah  secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Menko Luhut menjelaskan bahwa  telah dimanfaatkan berbagai teknologi dan penerapan inovasi untuk  menggenjot pengurangan sampah laut di Indonesia.
Contohnya, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang  memiliki karya anak bangsa yang mampu mengolah 100 ton sampah menjadi  energi listrik, serta pengolahan 2.000 ton sampah menjadi Refuse Derived  Fuel (RDF) setiap harinya. RDF dapat digunakan sebagai bahan bakar di  pabrik semen.
Sementara itu, Kepala Staf TNI AL Yudo Margono juga menilai laut sebagai peradaban masa depan bangsa perlu kita jaga.
&amp;ldquo;Acara ini kita adakan sebagai upaya menyadarkan sekaligus mengajak  masyarakat Indonesia tentang pentingnya hal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin Indonesia bisa mengolah sampah 12.000 ton dalam sehari. Menurutnya, pengolahan sampah akan membuat Indonesia bersih.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara Gerakan Laut Bersih Nasional Tahun 2022 yang diadakan di Tanjung Priok, Jakarta.
BACA JUGA:Luhut Ingin Bali Bebas Sampah saat Puncak KTT G20

&amp;ldquo;Kami bermimpi pada tahun 2024 kuartal kedua kita bisa mengolah 12.000 ton sampah per hari dan menjadikan Indonesia bersih,&amp;rdquo; ungkap Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis (8/9/202).
Menurut Luhut, pencemaran akibat sampah plastik di laut merupakan isu krusial yang sedang kita hadapi bersama, bahkan ini sudah menjadi perhatian global.
BACA JUGA:Indonesia Ajak Negara G20 Bersama-sama Tanggulangi Kerusakan Lahan hingga Sampah Laut

Luhut juga menyampaikan fakta tentang sampah laut, di mana dalam tiga tahun terakhir telah terjadi pengurang sampah laut sekitar 28,5% dari adanya upaya sinergi berbagai pihak melalui berbagai kebijakan, program, dan aksi-aksi di lapangan.
&quot;Namun, ini masih jauh dari target kita di tahun 2025 yang ingin mengurangi sampah plastik laut sebesar 70%,&amp;rdquo; ujarnya.
Oleh sebab itu, Dia meminta kepada seluruh pihak untuk kompak dalam menyikapi permasalahan sampah baik di darat maupun laut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yOS81LzE1MjU1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Perlu menjadi perhatian bahwa upaya terbesar penanganan sampah laut  sebenarnya adalah dengan memitigasi kebocoran sampah dari darat,&amp;rdquo;  katanya
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa lebih dari 80% sampah laut itu  berasal dari darat yang terbawa ke laut dari sungai-sungai. Upaya  pengelolaan sampah yang lebih baik dan kolaboratif akan mewujudkan  ekosistem laut yang lebih bersih dan sehat.
Untuk itu, pemerintah terus mengintensifkan upaya pengelolaan sampah  secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Menko Luhut menjelaskan bahwa  telah dimanfaatkan berbagai teknologi dan penerapan inovasi untuk  menggenjot pengurangan sampah laut di Indonesia.
Contohnya, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang  memiliki karya anak bangsa yang mampu mengolah 100 ton sampah menjadi  energi listrik, serta pengolahan 2.000 ton sampah menjadi Refuse Derived  Fuel (RDF) setiap harinya. RDF dapat digunakan sebagai bahan bakar di  pabrik semen.
Sementara itu, Kepala Staf TNI AL Yudo Margono juga menilai laut sebagai peradaban masa depan bangsa perlu kita jaga.
&amp;ldquo;Acara ini kita adakan sebagai upaya menyadarkan sekaligus mengajak  masyarakat Indonesia tentang pentingnya hal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
