<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Ajak Negara G20 Bangun Ekonomi Biru dan Hijau</title><description>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak negara G20 membangun ekonomi biru dan hijau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau"/><item><title>Menko Luhut Ajak Negara G20 Bangun Ekonomi Biru dan Hijau</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau-6lI407ZSb0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut ajak negara G20 bangun ekonomi hijau dan biru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663343/menko-luhut-ajak-negara-g20-bangun-ekonomi-biru-dan-hijau-6lI407ZSb0.jpeg</image><title>Luhut ajak negara G20 bangun ekonomi hijau dan biru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak negara G20 membangun ekonomi biru dan hijau. Menurutnya, pembangunan ekonomi biru dan hijau penting demi masa depan dunia.
&quot;Kami mengajak seluruh negara untuk membangun prototipe ekonomi biru dan ekonomi hijau untuk masa depan bumi ini,&quot; kata Luhut dilansir dari Antara, Kamis (8/9/2022).
BACA JUGA:Menko Luhut: Semua Kerjasama Negara G20 Harus Untungkan Kedua Pihak
Dia pun mengajak peran negara G20 untuk berdiskusi terkait peta jalan (roadmap) G20 untuk negara berkembang dalam forum tersebut.
&quot;Selama dua hari ke depan akan terjadi banyak diskusi terkait roadmap G20 untuk pembangunan negara berkembang, prinsip G20 dalam meningkatkan keuangan negara berkembang, serta visi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,&quot; tambahnya.
BACA JUGA:Menko Luhut Sebut G20 untuk Pembangunan Dunia
Keberlanjutan serta masa depan bumi, menurut Luhut, tergantung dengan komitmen dan aksi setiap negara dalam menjaganya.
&quot;Para pembuat kebijakan G20 yang hadir pada malam ini, tugas kita bersama adalah untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik untuk generasi kita mendatang,&quot; tegasnya.
Luhut mengatakan pemerintah Indonesia telah membentuk Global Blended  Finance Alliance sebagai wadah untuk mendorong percepatan investasi guna  menghadapi tantangan untuk mengatur keuangan untuk perbaikan iklim dan  target pembangunan berkelanjutan.
&quot;Saya mengapresiasi peran serta anggota G20 menyampaikan pendapatnya  dalam inisiatif ini. Saya juga turut senang karena India berkomitmen  untuk membawa isu ini pada G20 mendatang dan Brasil pada tahun  berikutnya,&quot; ujarnya.
Upaya tersebut, menurut Luhut, dapat membantu meningkatkan  efektivitas dalam memberikan inovasi dan pengaturan keuangan, utamanya  bagi negara berkembang dan negara kurang berkembang.
Saat ini pengetahuan serta teknologi juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
&quot;Kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara setiap negara anggota G20  akan meningkatkan pencapaian target kita bersama. Saya percaya kita  bisa pulih bersama, pulih lebih kuat, untuk lingkungan yang  berkelanjutan,&quot; ujar Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak negara G20 membangun ekonomi biru dan hijau. Menurutnya, pembangunan ekonomi biru dan hijau penting demi masa depan dunia.
&quot;Kami mengajak seluruh negara untuk membangun prototipe ekonomi biru dan ekonomi hijau untuk masa depan bumi ini,&quot; kata Luhut dilansir dari Antara, Kamis (8/9/2022).
BACA JUGA:Menko Luhut: Semua Kerjasama Negara G20 Harus Untungkan Kedua Pihak
Dia pun mengajak peran negara G20 untuk berdiskusi terkait peta jalan (roadmap) G20 untuk negara berkembang dalam forum tersebut.
&quot;Selama dua hari ke depan akan terjadi banyak diskusi terkait roadmap G20 untuk pembangunan negara berkembang, prinsip G20 dalam meningkatkan keuangan negara berkembang, serta visi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,&quot; tambahnya.
BACA JUGA:Menko Luhut Sebut G20 untuk Pembangunan Dunia
Keberlanjutan serta masa depan bumi, menurut Luhut, tergantung dengan komitmen dan aksi setiap negara dalam menjaganya.
&quot;Para pembuat kebijakan G20 yang hadir pada malam ini, tugas kita bersama adalah untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik untuk generasi kita mendatang,&quot; tegasnya.
Luhut mengatakan pemerintah Indonesia telah membentuk Global Blended  Finance Alliance sebagai wadah untuk mendorong percepatan investasi guna  menghadapi tantangan untuk mengatur keuangan untuk perbaikan iklim dan  target pembangunan berkelanjutan.
&quot;Saya mengapresiasi peran serta anggota G20 menyampaikan pendapatnya  dalam inisiatif ini. Saya juga turut senang karena India berkomitmen  untuk membawa isu ini pada G20 mendatang dan Brasil pada tahun  berikutnya,&quot; ujarnya.
Upaya tersebut, menurut Luhut, dapat membantu meningkatkan  efektivitas dalam memberikan inovasi dan pengaturan keuangan, utamanya  bagi negara berkembang dan negara kurang berkembang.
Saat ini pengetahuan serta teknologi juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
&quot;Kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara setiap negara anggota G20  akan meningkatkan pencapaian target kita bersama. Saya percaya kita  bisa pulih bersama, pulih lebih kuat, untuk lingkungan yang  berkelanjutan,&quot; ujar Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
