<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! 1 Kios di Mal Blok M yang Masih Buka, Netizen: Tinggal Kenangan</title><description>Potret kondisi mal legendaris Blok M disoroti oleh netizen di media sosial (medsos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan"/><item><title>Viral! 1 Kios di Mal Blok M yang Masih Buka, Netizen: Tinggal Kenangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan-cJNVfVdkp4.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Hanya 1 kios yang masih buka di Mal Blok M. (Foto: TikTok/@mumualoha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/320/2663419/viral-1-kios-di-mal-blok-m-yang-masih-buka-netizen-tinggal-kenangan-cJNVfVdkp4.JPG</image><title>Hanya 1 kios yang masih buka di Mal Blok M. (Foto: TikTok/@mumualoha)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Potret kondisi mal legendaris Blok M disoroti oleh netizen di media sosial (medsos).

Dikutip dari akun TikTok @mumualoha, terlihat dalam video kondisi Blok M sangat sepi.

Bahkan hanya ada satu kios yang buka.

&amp;ldquo;Satu kios yang masih bertahan, Blok M Mal bawah tanah semakin tenggelam,&amp;rdquo; tulis pengguna akun tersebut dalam videonya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Curhat Pedagang Mal Blok M, Omzet Hancur-hancuran hingga Harga Sewa Naik
Mal itu tampak gelap dan sepi pengunjung.

Hal ini diduga terjadi karena adanya perkembangan zaman, di mana belanja secara online saat ini lebih digemari.

&amp;ldquo;Dampak negatif adanya online shop, offline shop jadi sepi. Kadang kasian juga, cuma emang perkembangan zaman. Harus bisa terus mengikuti,&amp;rdquo; katanya.

Netizen yang melihat video ini pun mengaku kalau adanya toko online mempengaruhi pusat perbelanjaan.

&amp;rdquo;TikTok live, diem rebahan undah bisa keliling banyak toko,&amp;rdquo; tulis netizen dengan akun @s*nd***_
&amp;ldquo;Iyalah, orang sekarang belanjanya di online. Apalagi di TikTok, gratis ongkir dan banyak kuponnya. Pasar jadi sepi,&amp;rdquo; cuit pengguna akun @k*p*sp

Banyak juga yang menyayangkan hal ini terjadi.

Karena Blok M dikenal sebagai pusat perbelanjaan legendaris.

&amp;ldquo;Dulu waktu masih kecil, masih SD, tahun 90an. Suka banget beli baju lebaran di Blok M sama mama dan bapak,&amp;rdquo; tulis akun @k*m*k*r*

&amp;rdquo;Sebelum corona sering nongkrong di sana sama temen-temen, sekarang tinggal kenangan,&amp;rdquo; pemilik akun TikTok @g*l*hs*p*tr* ikut memberi komentar

&amp;rdquo;2007 pernah kesitu. Zaman rame-ramenya anak muda santai duduk dekat tangga,&amp;rdquo; cuit pengguna akun @g*r**r*l</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Potret kondisi mal legendaris Blok M disoroti oleh netizen di media sosial (medsos).

Dikutip dari akun TikTok @mumualoha, terlihat dalam video kondisi Blok M sangat sepi.

Bahkan hanya ada satu kios yang buka.

&amp;ldquo;Satu kios yang masih bertahan, Blok M Mal bawah tanah semakin tenggelam,&amp;rdquo; tulis pengguna akun tersebut dalam videonya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Curhat Pedagang Mal Blok M, Omzet Hancur-hancuran hingga Harga Sewa Naik
Mal itu tampak gelap dan sepi pengunjung.

Hal ini diduga terjadi karena adanya perkembangan zaman, di mana belanja secara online saat ini lebih digemari.

&amp;ldquo;Dampak negatif adanya online shop, offline shop jadi sepi. Kadang kasian juga, cuma emang perkembangan zaman. Harus bisa terus mengikuti,&amp;rdquo; katanya.

Netizen yang melihat video ini pun mengaku kalau adanya toko online mempengaruhi pusat perbelanjaan.

&amp;rdquo;TikTok live, diem rebahan undah bisa keliling banyak toko,&amp;rdquo; tulis netizen dengan akun @s*nd***_
&amp;ldquo;Iyalah, orang sekarang belanjanya di online. Apalagi di TikTok, gratis ongkir dan banyak kuponnya. Pasar jadi sepi,&amp;rdquo; cuit pengguna akun @k*p*sp

Banyak juga yang menyayangkan hal ini terjadi.

Karena Blok M dikenal sebagai pusat perbelanjaan legendaris.

&amp;ldquo;Dulu waktu masih kecil, masih SD, tahun 90an. Suka banget beli baju lebaran di Blok M sama mama dan bapak,&amp;rdquo; tulis akun @k*m*k*r*

&amp;rdquo;Sebelum corona sering nongkrong di sana sama temen-temen, sekarang tinggal kenangan,&amp;rdquo; pemilik akun TikTok @g*l*hs*p*tr* ikut memberi komentar

&amp;rdquo;2007 pernah kesitu. Zaman rame-ramenya anak muda santai duduk dekat tangga,&amp;rdquo; cuit pengguna akun @g*r**r*l</content:encoded></item></channel></rss>
