<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Bendungan Way Apu Ditargetkan Rampung 2023</title><description>Pembangunan Bendungan Way Apu ditargetkan rampung 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023"/><item><title>Pembangunan Bendungan Way Apu Ditargetkan Rampung 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023-s6Ra6g3Xm6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendungan Way Apu rampung 2023 (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/470/2663175/pembangunan-bendungan-way-apu-ditargetkan-rampung-2023-s6Ra6g3Xm6.jpg</image><title>Bendungan Way Apu rampung 2023 (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Bendungan Way Apu ditargetkan rampung 2023. Direktorat Jendral Sumber Daya Air PUPR membangun bendungan way apu yang terletak di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan, maka dari itu pembangunan bendungan penting sekaligus membangun jaringan irigasinya.
BACA JUGA:Bangun Bendungan dan Danau, PUPR Siapkan Rp14,2 Triliun
&quot;Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Kamis (8/9/2022).
Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Marva Rania Ibnu mengatakan, pembangunan bendungan yang memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta m3 ini kontraknya dimulai sejak Desember 2017.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Sebut 9 Bendungan Rampung Akhir 2022
&quot;Hingga saat ini progres fisiknya sebesar 42,36%. Pembangunan Bendungan Way Apu sempat terkendala pembebasan lahan pada awal pembangunan, sehingga dilakukan adendum kontrak semula rampung pada 2022 menjadi 2024. Namun kami upayakan percepatan konstruksi untuk dapat rampung pada akhir 2023,&quot; kata Marva.
Setelah rampung, menurut Marva Bendungan Way Apu akan menjadi bendungan multifungsi bagi masyarakat Maluku. Selain penyediaan air baku dan air irigasi, bendungan tersebut sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir dan memiliki potensi listrik.


Bendungan Way Apu bakal menyediakan  air irigasi seluas 10.000  hektare, tersedianya air baku dengan debit 500 liter/detik, kemampuan  mereduksi banjir sebesar 557 m3/detik dan sebagai pembangkit listrik  sebesar 8 mw yang mampu menerangi kurang lebih 8.750 rumah dengan daya  900 watt.
Bendungan ini membendung Sungai Way Apu yang merupakan salah satu  sungai terpanjang di Pulau Buru yang alirannya melintasi permukiman di  daerah Way Apu dan terletak di Kabupaten Buru.
Bendungan Way Apu dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp2,08  triliun yang terbagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket 1 berupa  konstruksi bendungan utama senilai Rp1,07 triliun oleh kontraktor PT  PP-Adhi Karya, KSO. Kemudian, pekerjaan paket 2 berupa konstruksi  bendungan pelimpah (spillway) senilai Rp1,013 triliun oleh kontraktor PT  Hutama Karya-Jakon, KSO.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan Bendungan Way Apu ditargetkan rampung 2023. Direktorat Jendral Sumber Daya Air PUPR membangun bendungan way apu yang terletak di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan, maka dari itu pembangunan bendungan penting sekaligus membangun jaringan irigasinya.
BACA JUGA:Bangun Bendungan dan Danau, PUPR Siapkan Rp14,2 Triliun
&quot;Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki pada pernyataan tertulisnya, Kamis (8/9/2022).
Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Marva Rania Ibnu mengatakan, pembangunan bendungan yang memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta m3 ini kontraknya dimulai sejak Desember 2017.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Sebut 9 Bendungan Rampung Akhir 2022
&quot;Hingga saat ini progres fisiknya sebesar 42,36%. Pembangunan Bendungan Way Apu sempat terkendala pembebasan lahan pada awal pembangunan, sehingga dilakukan adendum kontrak semula rampung pada 2022 menjadi 2024. Namun kami upayakan percepatan konstruksi untuk dapat rampung pada akhir 2023,&quot; kata Marva.
Setelah rampung, menurut Marva Bendungan Way Apu akan menjadi bendungan multifungsi bagi masyarakat Maluku. Selain penyediaan air baku dan air irigasi, bendungan tersebut sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir dan memiliki potensi listrik.


Bendungan Way Apu bakal menyediakan  air irigasi seluas 10.000  hektare, tersedianya air baku dengan debit 500 liter/detik, kemampuan  mereduksi banjir sebesar 557 m3/detik dan sebagai pembangkit listrik  sebesar 8 mw yang mampu menerangi kurang lebih 8.750 rumah dengan daya  900 watt.
Bendungan ini membendung Sungai Way Apu yang merupakan salah satu  sungai terpanjang di Pulau Buru yang alirannya melintasi permukiman di  daerah Way Apu dan terletak di Kabupaten Buru.
Bendungan Way Apu dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp2,08  triliun yang terbagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket 1 berupa  konstruksi bendungan utama senilai Rp1,07 triliun oleh kontraktor PT  PP-Adhi Karya, KSO. Kemudian, pekerjaan paket 2 berupa konstruksi  bendungan pelimpah (spillway) senilai Rp1,013 triliun oleh kontraktor PT  Hutama Karya-Jakon, KSO.</content:encoded></item></channel></rss>
