<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Usaha Gudang Garam (GGRM) Bangun Bandara Internasional, Ini Lokasinya</title><description>Entitas anak PT Gudang Garam Tbk (GGRM) bakal mengeksekusi proyek pembangunan bandara internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya"/><item><title>Anak Usaha Gudang Garam (GGRM) Bangun Bandara Internasional, Ini Lokasinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2022 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya-FLqb6deH7W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak usaha Gudang Garam bangun bandara. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/09/278/2664252/anak-usaha-gudang-garam-ggrm-bangun-bandara-internasional-ini-lokasinya-FLqb6deH7W.jpg</image><title>Anak usaha Gudang Garam bangun bandara. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Entitas anak PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI) bakal mengeksekusi proyek pembangunan bandara internasional di Kediri, Jawa Timur.

Direktur GGRM, Heru Budiman mengatakan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama antara Pemerintah dan Badan (KPBU), dengan nilai investasi total sebesar Rp10,8 triliun.
Kolaborasi ini juga menandai pembangunan bandara pertama di Indonesia dengan pembiayaan swasta murni alias tanpa menggunakan dana APBN.

Dalam kerja sama ini, SDHI merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) KPBU, sedangkan pemerintah yakni Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub akan bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Laba Gudang Garam (GGRM) Anjlok 59% Jadi Rp956,1 Miliar
&quot;Ini juga merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya perseroan sebagai Badan Usaha Pemrakarsa oleh Kemenhub berdasarkan Surat Nomor: PL.101/1/9 PHB 2021, tanggal 1 Maret 2021,&quot; kata Heru, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (9/9/2022).
Heru menerangkan bahwa perjanjian kerja sama ini memiliki jangka waktu 50 tahun sejak tanggal operasi komersial tahap I.

&quot;Ini tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,&quot; tegas Heru.

Sebelumnya, Presiden Direktur SDHI, Istata Taswin menargetkan Bandara Dhoho Kediri ini bakal beroperasi pada 2023, yang merupakan pembangunan tahap pertama.
Sementara tahap kedua diproyeksikan selesai pada 2043, dan tahap ketiga pada 2059.</description><content:encoded>JAKARTA - Entitas anak PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI) bakal mengeksekusi proyek pembangunan bandara internasional di Kediri, Jawa Timur.

Direktur GGRM, Heru Budiman mengatakan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama antara Pemerintah dan Badan (KPBU), dengan nilai investasi total sebesar Rp10,8 triliun.
Kolaborasi ini juga menandai pembangunan bandara pertama di Indonesia dengan pembiayaan swasta murni alias tanpa menggunakan dana APBN.

Dalam kerja sama ini, SDHI merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) KPBU, sedangkan pemerintah yakni Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub akan bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Laba Gudang Garam (GGRM) Anjlok 59% Jadi Rp956,1 Miliar
&quot;Ini juga merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya perseroan sebagai Badan Usaha Pemrakarsa oleh Kemenhub berdasarkan Surat Nomor: PL.101/1/9 PHB 2021, tanggal 1 Maret 2021,&quot; kata Heru, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (9/9/2022).
Heru menerangkan bahwa perjanjian kerja sama ini memiliki jangka waktu 50 tahun sejak tanggal operasi komersial tahap I.

&quot;Ini tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,&quot; tegas Heru.

Sebelumnya, Presiden Direktur SDHI, Istata Taswin menargetkan Bandara Dhoho Kediri ini bakal beroperasi pada 2023, yang merupakan pembangunan tahap pertama.
Sementara tahap kedua diproyeksikan selesai pada 2043, dan tahap ketiga pada 2059.</content:encoded></item></channel></rss>
