<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuk ke RI, Investor Asing Boleh Punya 100% Saham Sektor Pariwisata tapi...</title><description>Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)siap memberikan fasilitas untuk investor asing</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi"/><item><title>Masuk ke RI, Investor Asing Boleh Punya 100% Saham Sektor Pariwisata tapi...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2022 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi-N2uEfUBEnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi investasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/09/320/2664170/masuk-ke-ri-investor-asing-boleh-punya-100-saham-sektor-pariwisata-tapi-N2uEfUBEnY.jpg</image><title>Ilustrasi investasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) siap memberikan fasilitas untuk investor asing yang mau menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

Hal tersebut untuk mendorong pengembangan pariwisata khususnya pada 5 DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas).

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan saat ini investor asing bisa memegang penuh saham jika melakukan investasi khususnya di kawasan DPSP.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Industri Makanan dan Minuman Tarik Investasi Rp21,9 Triliun, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja
&quot;Seluruh kegiatan pariwisata di Indonesia ini terbuka 100% untuk kepemilikan saham asing, jadi PMA yang datang ke Indonesia, itu boleh sahamnya 100% asing,&quot; ujarnya dalam acara Investment Forum: 5 Super Priority Tourism Destinations secara virtual, Jumat (9/9/2022).

Meski sudah ditawari kepemilikan saham 100% atas Invetasi yang dilakukan di sektor pariwisata, namun banyak juga investor yang bertanya untuk mencari partner dengan pengusaha domestik.

&quot;Kenapa mereka bertanya demikian, karena pariwisata itu konten lokalnya luar biasa, mereka harus diberikan masukan tentang itu, karena kalau bicara indahnya pantai ciptaan tuhan ya indahnya hanya seperti itu,&quot; jelasnya.
&quot;Namun perlu ada konten lokal seperti budayanya, masyarakat yang ramah, kemudian histori yang bisa diceritakan yang bisa menjadi nilai tambah,&quot; sambungnya.

Dia menyebut investor asing punya kesempatan untuk memegang sahamnya 100%.

Dia pun menambahkan pemerintah tetap bakal melakukan pengawasan dan pembatasan dalam rangka memberikan proteksi terhadap usaha masyarakat kecil dan menengah.

&quot;Bahwa kita ingin melindungi usaha kecil di Indonesia, sehingga investor yang masuk ke Indonesia itu tidak boleh bersaing secara langsung dengan usaha kecil menengah,&quot; jelasnya.

Selain itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga bakal mewajibkan Invetasi yang masuk di sektor pariwisata menggandeng pengusaha lokal.

&quot;Kedua kementerian pariwisata sudah melakukan inisiasi bahwa kegiatan investasi yang berlalu di pariwisata di Indonesia harus menggandeng usaha kecil menengah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) siap memberikan fasilitas untuk investor asing yang mau menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

Hal tersebut untuk mendorong pengembangan pariwisata khususnya pada 5 DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas).

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan saat ini investor asing bisa memegang penuh saham jika melakukan investasi khususnya di kawasan DPSP.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Industri Makanan dan Minuman Tarik Investasi Rp21,9 Triliun, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja
&quot;Seluruh kegiatan pariwisata di Indonesia ini terbuka 100% untuk kepemilikan saham asing, jadi PMA yang datang ke Indonesia, itu boleh sahamnya 100% asing,&quot; ujarnya dalam acara Investment Forum: 5 Super Priority Tourism Destinations secara virtual, Jumat (9/9/2022).

Meski sudah ditawari kepemilikan saham 100% atas Invetasi yang dilakukan di sektor pariwisata, namun banyak juga investor yang bertanya untuk mencari partner dengan pengusaha domestik.

&quot;Kenapa mereka bertanya demikian, karena pariwisata itu konten lokalnya luar biasa, mereka harus diberikan masukan tentang itu, karena kalau bicara indahnya pantai ciptaan tuhan ya indahnya hanya seperti itu,&quot; jelasnya.
&quot;Namun perlu ada konten lokal seperti budayanya, masyarakat yang ramah, kemudian histori yang bisa diceritakan yang bisa menjadi nilai tambah,&quot; sambungnya.

Dia menyebut investor asing punya kesempatan untuk memegang sahamnya 100%.

Dia pun menambahkan pemerintah tetap bakal melakukan pengawasan dan pembatasan dalam rangka memberikan proteksi terhadap usaha masyarakat kecil dan menengah.

&quot;Bahwa kita ingin melindungi usaha kecil di Indonesia, sehingga investor yang masuk ke Indonesia itu tidak boleh bersaing secara langsung dengan usaha kecil menengah,&quot; jelasnya.

Selain itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga bakal mewajibkan Invetasi yang masuk di sektor pariwisata menggandeng pengusaha lokal.

&quot;Kedua kementerian pariwisata sudah melakukan inisiasi bahwa kegiatan investasi yang berlalu di pariwisata di Indonesia harus menggandeng usaha kecil menengah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
